Berita Terbaru
- Segera Terbentuk, Forum Pembantu / Wakil Rektor Bidang Pengembangan dan Kerja Sama
- Surat Edaran Kebijakan Unggah Karya Ilmiah dan Jurnal
- Jalin Kerja Sama dengan Micromine, FTG Unpad Dapat Software Senilai Rp 2,275 Miliar
- Lowongan Pekerjaan Real Estate G4N Group
- Ikuti Pertukaran Mahasiswa ke Perancis, 5 Mahasiswa Unpad Dapat Pengalaman Menarik
Peluang Lanjutkan Studi dan Bekerja di Jepang Terbuka Lebar bagi Perawat Indonesia
Laporan oleh: Marlia
[Unpad.ac.id, 19/03] Kesempatan untuk melanjutkan studi ke Jepang bagi perawat Indonesia sangat terbuka lebar. Berbagai beasiswa dan program pertukaran pelajar ditawarkan berbagai institusi pendidikan di sana, termasuk di Chubu University, Nagoya Jepang.
“Di Jepang, banyak sekali program beasiswa ditawarkan bagi mahasiswa asing. Disana juga disediakan asrama bagi mahasiswa asing yang sangat nyaman,” jelas Yukari Takeno, dari Chubu University, Japan, pada acara studium general dengan judul “Nursing Educational System and Nursing Practice Regulation in Japan” di Fakultas Keperawatan (FKep) Unpad. Acara ini berlangsung di Aula FKep Unpad, Jatinangor, Jumat (19/03) dan diikuti oleh para mahasiswa dan alumni FKep Unpad.
Pada acara yang dipandu oleh Pembantu Dekan III FKep, Hana Rizmadewi Agustina, S.Kp.,M.N., Yukari menjelaskan bahwa pendidikan keperawatan di Jepang tidak terlalu berbeda dengan pendidikan keperawatan pada umumnya. Seperti di Indonesia, di Jepang juga terdapat dua sistem pendidikan keperawatan yaitu nursing college yang berada di bawah naungan Kementerian Pendidikan Jepang, dan nursing school yang berada di bawah Kementerian Kesehatan Jepang.
“Setiap perawat yang akan bekerja di Jepang, harus terdaftar di Kementerian Kesehatan Jepang. Bagi mereka yang kuliah di Nursing College, mereka sudah dipersiapkan untuk mengikuti tahap registrasi tersebut,” jelasnya.
Ia juga menjelaskan bahwa seluruh calon perawat di sana harus mengikuti ujian nasional yang diselenggarakan oleh Kementerian Kesehatan Jepang agar terdaftar dan dapat bekerja sebagai perawat. “Hal ini pun berlaku untuk perawat dari luar Jepang yang akan bekerja di Jepang. Mereka harus mempersiapkan diri lebih awal agar bisa teregistrasi di Jepang,” lanjutnya.
Selain kesempatan untuk melanjutkan studi, kesempatan bekerja sebagai perawat di Jepang pun terbuka lebar. Yukari menjelaskan bahwa perawat dari Indonesia pun bisa menjadi perawat di rumah sakit-rumah sakit di Jepang. “Banyak rumah sakit di Jepang yang ingin merekrut perawat Indonesia karena dikenal sebagai perawat yang sabar dan pekerja keras. Selain itu kemampuan dan ketrampilan perawat Indonesia juga tidak kalah,” tutur Yukari yang sudah enam kali ke Indonesia ini.
Namun Yukari menegaskan bagi para perawat Indonesia yang akan bekerja di Jepang, kemampuan bahasa Jepang yang baik, mutlak diperlukan. Banyak perawat asing yang ingin bekerja di Jepang tapi lemah dalam hal bahasa Jepang, dan inilah yang menghambat mereka untuk bekerja di Jepang. (eh)*



