Berita Terbaru
Buka Prodi Psikologi dan HI, Unmul Samarinda Jalin Kerja Sama dengan Unpad
Laporan oleh: Eka Bahtera
[Unpad.ac.id, 10/06] Rektor Universitas Mulawarman (Unmul) Samarinda beserta tiga orang staf pimpinan dari Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (Fisipol) Unmul berkunjung ke Unpad untuk membahas kerja sama pembinaan dan bimbingan program studi (prodi) baru di Unmul. Mereka berkunjung untuk meminta pembinaan dari Unpad terhadap dua prodi baru, yaitu Psikologi dan Hubungan Internasional.

Rektor Unmul, Prof. Ariffien Bratawinata, saat diwawancara seusai mengadakan pertemuan kerjasama antara Unpad dan Unmul (Foto: Malikkul Saleh)
“Tujuan kami tak lain adalah dalam hal pembinaan. Kami dari Unmul, terutama dua program studi tadi yang masih baru, perlu pembinaan dari Unpad untuk mengembangkan dan memajukan fakultas di Unmul,” ujar Rektor Unmul. Prof. Dr. Ir. H. Ach. Ariffien Bratawinata, M.Agr, saat ditemui seusai mengadakan pertemuan dengan Rektor Unpad, Prof. Dr. Ir. Ganjar Kurnia, DEA., di Ruang Rektor Gedung Rektorat Unpad, Jln. Dipati Ukur No. 35 Bandung, Kamis (10/06).
Rektor Unmul menganggap prodi Psikologi dan Hubungan Internasional Unpad merupakan program studi favorit yang sudah mapan dan sudah bagus kualitasnya. “Terkait dua prodi tadi, kami menganggap kalau Unpad sudah berpengalaman terutama dari dua fakultasnya, Psikologi dan FISIP. Kedua prodi favorit tersebut kita ajak kerjasama untuk membina fakultas-fakultas yang ada di Unmul,” tuturnya.
Di Unmul, prodi Psikologi dan Hubungan Internasional masuk ke dalam Fakultas Ilmu Sosial dan Politik. Maka kunjungan rektor Unmul kali ini didampingi oleh staf pimpinan Fisipol Unmul. “Karena Psikologi dan Hubungan Internasional ada di Fisipol, maka saya membawa rekan-rekan saya dari Fisipol. Tadi itu ada Dekan serta Pembantu Dekan II Fisipol, dan Ketua Program Studi Pasca Sarjana Ilmu Sosial dan Politik,” tutur Prof. Ariffien.
Selain kerjasama dalam pembinaan prodi, Rektor Unmul juga mengatakan bahwa kerjasama Unmul dengan Unpad sudah terjalin dengan baik dari sebelumnya dalam bidang pendidikan dan penelitian. “Dengan Unpad, kita sebetulnya sudah lama bekerjasama. Seperti dosen-dosen Unmul banyak yang disekolahkan ke sini. Kita ada kerja sama payung dalam penelitian dan pendidikan serta kami banyak mengirim dosen sekolah di Unpad,” katanya.
Rektor Unmul mengaku bahwa maksud kerjasama yang dilakukan oleh Unmul adalah untuk mengejar keseimbangan kualitas dan kuantitas agar universitasnya selalu dapat bersaing. “Kita dari Unmul harus ada kerjasamanya, tidak hanya dengan universitas dalam negeri saja tapi juga dengan luar negeri. Selain dengan Unpad, kita juga sudah menjalin kerjasama antar negara, seperti Belanda, Sudan, Thailand, dan Malaysia,” katanya.
Dari kunjungan ini Prof. Ariffien berharap dapat terjalin kerja sama yang saling menguntungkan, terutama dapat menguntungkan bagi Unmul yang memerlukan bimbingan. “Saya harap kerja sama ini dapat saling menguntungkan, terutama bagi kami untuk menghasilkan sumber daya manusia yang berkualitas, kerja keras, dan jujur. Dan Unpad saya sudah tahu betul bagaimana kualitasnya. Dosen-dosen yang sekolah di Unpad juga menjadi dosen kami di sana dengan kualitas baik,” tuturnya. (eh)*


