Universitas Padjadjaran

English
  • Profil Unpad
  • Fakultas
    • Hukum
    • Ekonomi dan Bisnis
    • Kedokteran
    • Matematika & IPA
    • Pertanian
    • Kedokteran Gigi
    • Ilmu Budaya
    • Ilmu Sosial & Ilmu Politik
    • Psikologi
    • Peternakan
    • Ilmu Komunikasi
    • Keperawatan
    • Perikanan & Ilmu Kelautan
    • Teknologi Industri Pertanian
    • Farmasi
    • Teknik Geologi
Berita
Home | Berita | Citizen Journalism di Indonesia Berkembang Cepat
 

Berita Terbaru

  • Festival Budaya Arab & Islam 2012
  • Invasi Barat ke Tanah Arab Munculkan Sekulerisme
  • KSH International Education Exhibition 2012
  • Talk Show Hak Cipta “Ciptaku Bukan Ciptamu”
  • Bantu Identifikasi Korban Sukhoi SJ100, Ahli Forensik Unpad Bergabung dengan Tim DVI Polri

Citizen Journalism di Indonesia Berkembang Cepat

Laporan oleh: Artanti Hendriyana

[Unpad.ac.id, 3/03/2011] Era digital seperti sekarang ini telah membuat dunia jurnalisme berubah. Sekarang, semua orang bisa menjadi jurnalis. Bahkan hanya dengan bermodalkan sebuah telepon seluler saja seseorang sudah bisa menjadi jurnalis. Hal inilah yang membuat citizen journalism terus berkembang.

Don Bosco Selamun saat berbicara tentang citizen journalism di kegiatan SCTV Goes to Campus (Foto: Fajar Giandi)*

“Digital age is changing journalism forever. Sekarang, citizen journalism sudah mengubah pekerjaan para wartawan. Wartawan tidak bisa lagi mengklaim bahwa dia yang pertama kali tahu tentang suatu peristiwa. Yang pertama kali tahu tentang peristiwa adalah publik,” jelas Pemimpin Redaksi Liputan6 SCTV, Don Bosco Selamun di acara “SCTV Goes to Campus” yang digelar di Gedung Balai Santika kampus Unpad, Jln. Raya Bandung-Sumedang KM 21, Jatinangor, Kamis (3/03). Acara ini terselenggara atas kerja sama SCTV dan Himpunan Mahasiswa Jurnalistik Fakultas Ilmu Komunikasi (HMJ Fikom) Unpad.

Don Bosco menjelaskan bahwa ada banyak peristiwa atau kebijakan yang bermula dari citizen journalism. Perang melawan terorisme misalnya, bermula dari gambar amatir yang diambil seorang warga pada peristiwa 9/11. Kemudian gambar amatir bencana tsunami Aceh tahun 2004, membuat seluruh warga di dunia tahu betapa dahsyatnya bencana ini. Gambar tersebut telah mengundang simpati warga di seluruh dunia untuk membantu para korban.

Selain itu, karena era digital pula, sekarang kita bisa mendapatkan informasi dimana saja dan kapan saja. “Kita tidak lagi bergantung pada koran untuk mendapatkan informasi. Kita bisa langsung buka HP, dan mendapatkan seluruh informasi yang dibutuhkan, bahkan yang tidak ada di koran dan televisi,” ujar Don Bosco.

Dalam kesempatan tersebut, Don Bosco juga mengajak seluruh peserta yang hadir untuk bisa melakukan liputan, dan mengirimkannya ke sebuah media. Hal ini dikarenakan seorang wartawan, tidak selalu berada pada tempat dan waktu yang tepat. “Anda semua adalah jurnalis. Gunakan jari Anda untuk mulai mengetik, buka email, attach, dan jadilah berita. Dunia berubah karena jari Anda semua,” ujarnya.

Pembicara lain, Produser Senior Liputan6 Raymond Kaya mengungkapkan bahwa citizen journalism di Indonesia berkembang pesat. “Mengapa? Karena kita suka bercerita. Pertama, kita suka cerita tentang diri sendiri, kedua kita juga suka menggosipkan orang lain. Semua yang suka menulis di Facebook sebetulnya mempunyai bakat untuk citizen journalism,” ungkapnya.

Ia juga menjelaskan bahwa berita berasal dari gambar. Beberapa gambar dapat dirangkaikan untuk menjadi sebuah berita. Dalam kesempatan tersebut,ia juga melatih para peserta agar bisa membuat sebuah berita dari rangkaian gambar.

Seminar mengenai citizen jornalism ini merupakan rangkaian acara SCTV Goes to Campus yang digelar sejak kemarin (2/03). Acara ini juga menggelar workshop citizen journalism, lomba presenter, dan seminar mengenai cara menghadapi professional life dengan pemateri Kepala Divisi Human Resources Development (HRD) SCTV, Immanuel. (eh)*

Sebelumnya

  • Wujud Kepekaan Sosial, Hima IESP Unpad Gelar Social Day
  • Lebih Dari 1 Abad Mengenal Film, Perfilman Indonesia Harusnya Lebih Maju
  • Kewirausahaan Sosial Sebagai Jawaban Pemberdayaan Masyarakat

Sesudahnya

  • Invasi Barat ke Tanah Arab Munculkan Sekulerisme
  • Bantu Identifikasi Korban Sukhoi SJ100, Ahli Forensik Unpad Bergabung dengan Tim DVI Polri
  • Fakultas Ilmu Keperawatan Unpad Gelar Perlombaan Vokal Grup Jaipongan se-Jawa Barat

Akademik

  • Akademik
  • Beasiswa
  • International Student
  • Jadwal Kuliah
  • SMUP
  • SNMPTN

Referensi

  • CISRAL
  • E-learning
  • HKI Unpad
  • Kepegawaian
  • Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
  • Perencanaan dan Sistem Informasi
  • Pustaka Ilmiah
  • Radio Unpad
ad-webmail ad-live ad-paus ad-mahasiswa Layanan Pengadaan PPID Tryout Online

© Unpad 2010
Hak cipta dilindungi undang-undang

kredit | kontak

twitter facebook youtube