Universitas Padjadjaran

English
  • Profil Unpad
  • Fakultas
    • Hukum
    • Ekonomi
    • Kedokteran
    • Matematika & IPA
    • Pertanian
    • Kedokteran Gigi
    • Ilmu Sosial & Ilmu Politik
    • Sastra
    • Psikologi
    • Peternakan
    • Ilmu Komunikasi
    • Keperawatan
    • Perikanan & Ilmu Kelautan
    • Teknologi Industri Pertanian
    • Farmasi
    • Teknik Geologi
Berita
Home | Berita | Mahasiswa Asing Mengaku Senang Kuliah di Unpad
 

Berita Terbaru

  • Dodi, Office Boy yang Berhasil Lulus Kuliah di Unpad
  • Tiga Wisudawan Lulus S-1 Dalam Waktu 3 Tahun 3 Bulan
  • Lowongan Kerja PT Guna Teguh Abadi Construction
  • Aktif di Organisasi Kemahasiswaan, Gina Ratnasari Raih IPK 3,95
  • Lowongan Guru Bintang Pelajar Institute

Mahasiswa Asing Mengaku Senang Kuliah di Unpad

Laporan oleh: Erman Hardiman

[Unpad.ac.id, 4/03] Indonesia adalah negara yang menyenangkan, Bandung juga kota yang banyak memberi kenangan manis. Masyarakatnya ramah, makanannya beragam, budayanya menarik. Unpad pun menyediakan pendidikan yang bagus, meskipun ada beberapa hal yang masih harus ditingkatkan lagi di masa mendatang. Itulah kesan yang diungkapkan 10 mahasiswa asing yang sedang belajar di Unpad ketika ditemui di Ruang Kerja Sama Luar Negeri Unpad, Jl. Dipati Ukur 35 Bandung, Rabu (4/03).

Berdiri kiri-kanan:

Berdiri kiri-kanan:Musa, Phongananh, Santi, Miray, Ilotsoa, Josephine. Jongkok kiri-kanan: Oh Chi Noon, Peter, Htun Htunaye, Bunly Soeung. (Foto: Dadan T.)

Kesepuluh mahasiswa yang mengambil program master (S-2) itu adalah Miray Razanajatovo dan Ilotsoa Ravonjy dari Madagaskar, Peter Pomarkas P. Pokanis dan Josephine Junita Hamadi (Papua New Guinea), Phongananh Xayavong dan Santi Songnavong (Laos), Oh Chi Noon (South Korea), Muwaga Musa (Uganda), Bunly Soeung (Cambodia), dan Htun Htunaye (Myanmar).  Mereka adalah para mahasiswa asing penerima beasiswa Kemitraan Negara Berkembang (KNB).

Beasiswa KNB merupakan beasiswa yang diberikan pemerintah Indonesia kepada para mahasiswa dari negara-negara berkembang. Awalnya, beasiswa ini merupakan kesepakatan antara anggota Gerakan Non Blok dan mulai diberikan tahun 1993. Seiring perjalanan waktu dan mulai cairnya era “perang dingin”, maka sejak tahun 2002 beasiswa ini diberikan bukan saja kepada negara anggota Gerakan Non Blok tetapi juga ke negara-negara berkembang.

“Ini pertama kalinya saya pergi ke luar negeri. Tentu saja saya mengalami homesick, tapi bisa mengatasinya. Soal sistem pendidikan, kami memang merasa ada perbedaan. Setidaknya di sini sistemnya per semester, sementara di Madagaskar yang mengacu pada sistem Perancis pendidikan berjalan per tahun. It’s a great experience, kami sedang ada di sini,” ujar Miray Razanajatovo dalam bahasa Indonesia yang cukup lancar.

Sementara Peter Pomarkas dari PNG mengatakan, sebelum berangkat dirinya menerima informasi negatif tentang Indonesia. Namun setelah tinggal di Malang dan Bandung selama 2 tahun, dia tidak menemukan hal-hal negatif yang pernah didengarnya itu. ”Indonesia adalah negara yang aman dan nyaman, masyarakatnya dermawan, pekerja keras. I love Indonesia, dan akan ke sini lagi bila ada kesempatan,” ujar Peter yang fasih berbahasa Indonesia.

Pada kesempatan tersebut, para mahasiswa bertemu dengan Pembantu Rektor Bidang Kerja Sama Unpad, Prof. Dr. Tb Zulriska Iskandar, S.Psi., M.Si.,  Direktur Kerja Sama Dr. Ramdan Panigoro, dan Kepala Bagian Kerjasama Biro Adm. Akademik, Nyi Raden Anita Trikusumawati, SE., MM.

Dalam pertemuan tersebut, para mahasiswa mengungkapkan berbagai hal, termasuk sejumlah permasalahan yang mereka temui seperti perpanjangan paspor, kemudahan akomodasi, penguasaan bahasa Inggris para dosen, hingga mempertanyakan pajak sebesar 5% yang dikenakan pada beasiswa mereka sejak Januari 2009 lalu. ”Kami hanya ingin kejelasan, mengapa di sini begini sementara di tempat lain begitu,” ujar Santi Songnavong dari Laos.

“Terima kasih atas masukannya, kami akan menindaklanjuti setiap permasalahan yang diungkapkan. Jangan ragu untuk menghubungi kami,” ujar Anita sambil memberitahukan alamat e-mailnya kepada seluruh mahasiswa asing itu. *

PR: wait… I: wait… L: wait… LD: wait… I: wait…wait… Rank: wait… Traffic: wait… Price: wait… C: wait…

Sebelumnya

  • Dharma Wanita Persatuan Unpad Gelar Penyuluhan Bagi Kader Posyandu
  • Mengenal Lebih Dekat Palawa Unpad
  • Afgant, Presiden dan Wakil Presiden BEM Kema Unpad Terpilih 2009/2010

Sesudahnya

  • Dodi, Office Boy yang Berhasil Lulus Kuliah di Unpad
  • Tiga Wisudawan Lulus S-1 Dalam Waktu 3 Tahun 3 Bulan
  • Aktif di Organisasi Kemahasiswaan, Gina Ratnasari Raih IPK 3,95

Akademik

  • Akademik
  • Beasiswa
  • International Student
  • Jadwal Kuliah
  • SMUP
  • SNMPTN

Referensi

  • CISRAL
  • E-learning
  • HKI Unpad
  • Kepegawaian
  • Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
  • Perencanaan dan Sistem Informasi
  • Pustaka Ilmiah
  • Radio Unpad
ad-webmail ad-live ad-paus ad-mahasiswa Layanan Pengadaan PPID Tryout Online

© Unpad 2010
Hak cipta dilindungi undang-undang

kredit | kontak

twitter facebook youtube