<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?> <rss
version="2.0"
xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
><channel><title>Universitas Padjadjaran &#187; Berita</title> <atom:link href="http://www.unpad.ac.id/arsip/berita/feed" rel="self" type="application/rss+xml" /><link>http://www.unpad.ac.id</link> <description>To Be Recognized as World Class University</description> <lastBuildDate>Fri, 10 Feb 2012 06:35:37 +0000</lastBuildDate> <language>en</language> <sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod> <sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency> <generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator> <item><title>Segera Terbentuk, Forum Pembantu / Wakil Rektor Bidang Pengembangan dan Kerja Sama</title><link>http://www.unpad.ac.id/archives/51607</link> <comments>http://www.unpad.ac.id/archives/51607#comments</comments> <pubDate>Fri, 10 Feb 2012 06:24:28 +0000</pubDate> <dc:creator>erman</dc:creator> <category><![CDATA[Berita]]></category><guid
isPermaLink="false">http://www.unpad.ac.id/?p=51607</guid> <description><![CDATA[[Unpad.ac.id, 10/02/2012] Pembantu/Wakil Rektor Bidang Pengembangan dan Kerja Sama dari seluruh Perguruan Tinggi di seluruh Indonesia akan membentuk Forum Pembantu/Wakil Rektor Pengembangan dan Kerja Sama. Hari ini, Jumat (10/02), para...]]></description> <content:encoded><![CDATA[<p>[Unpad.ac.id, 10/02/2012] Pembantu/Wakil Rektor Bidang Pengembangan dan Kerja Sama dari seluruh Perguruan Tinggi di seluruh Indonesia akan membentuk Forum Pembantu/Wakil Rektor Pengembangan dan Kerja Sama. Hari ini, Jumat (10/02), para Pembantu/Wakil Rektor Bidang Pengembangan dan Kerja Sama dari sebelas perguruan tinggi yang ada di Indonesia melakukan diskusi bersama Rektor Unpad, Prof. Ganjar Kurnia, terkait hal tersebut di Ruang Rapat Rektor, Gedung Rektorat Unpad, kampus Jatinangor.</p><div
id="attachment_51609" class="wp-caption alignleft" style="width: 310px"><a
href="http://www.unpad.ac.id/wp-content/uploads/2012/02/pengembangan-dan-kerja-sama.jpg"><img
class="size-medium wp-image-51609" title="pengembangan dan kerja sama" src="http://www.unpad.ac.id/wp-content/uploads/2012/02/pengembangan-dan-kerja-sama-300x200.jpg" alt="" width="300" height="200" /></a><p
class="wp-caption-text">Tim perumus pembentukan Forum Pembantu/Wakil Rektor Bidang Pengembangan dan Kerja Sama Perguruan Tinggi Seluruh Indonesia (Foto: Tedi Yusup)*</p></div><p>“Maksud kami kesini adalah untuk <em>sounding </em>atas hal-hal yang sudah kami lakukan. Proses dan inisiasi yang kami lakukan sudah panjang terkait keinginan kami untuk membentuk asosiasi atau paguyuban Wakil Rektor Bidang Pengembangan dan Kerja Sama,” ungkap Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Pengembangan, dan Kerja Sama Universitas Hasanuddin, Prof. Dr. Dwia Aries Tina Pulubuhu, MA.</p><p>Pertemuan ini merupakan tindak lanjut dari pertemuan persiapan pembentukan Forum Pembantu/ Wakil Rektor Bidang Pengembangan  dan Kerja Sama, yang sebelumnya telah dilaksanakan di Palembang tanggal 20 Oktober 2011, Jakarta  tanggal 14 Desember 2011, dan Surabaya pada 27 Desember 2011. Prof. Dwia mengungkapkan bahwa tujuan dari pembentukan forum atau paguyuban ini diantaranya adalah untuk saling berbagi pengalaman antara sesama Pembantu/ Wakil Rektor Bidang Pengembangan dan Kerja Sama seluruh perguran tinggi di Indonesia<em>, </em>serta untuk<em> </em>meningkatkan kerja sama antar universitas dan dengan berbagai pihak luar.</p><p>Dalam pertemuan ini, hadir Pembantu/Wakil Rektor Bidang Pengembangan dan Kerjasama dari Universitas Nasional Jakarta, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim, Universitas Udayana, Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Universitas Sumatera Utara, Universitas Andalas, Universitas Negeri Semarang, Universitas Tanjungpura, Universitas Hasanuddin, Institut Teknologi Bandung, dan Universitas Padjadjaran. Selain itu, turut hadir Kepala Sub Direktorat kerjasama antar Lembaga, Kepala Seksi Kerja sama Dalam Negeri, dan Staf Sub Direktorat Kerja sama Antar Lembaga dari DIT Kelembagaan dan Kerja sama Dikti, Pembantu Rektor Bidang Akademik Unpad, Direktur Kerja Sama Unpad, dan Direktur Pengembangan Sumber Daya Manusia Unpad.</p><p>“Kami tim perumus dari 11 universitas ini telah merumuskan Tugas Pokok dan Fungsi (Tupoksi) dari bidang pengembangan dan kerja sama, supaya masing-masing institusi bisa sama,” ungkap Prof. Dwia. Tupoksi yang telah disusun antara lain berkaitan dengan tanggung jawab perencanaan makro dari setiap institusi, <em>networking </em>dan promosi institusi, serta berbagai kegiatan kerja sama yang dilakukan, salah satunya adalah terkait pemanfaatan hasil riset yang dihasilkan dari institusi.</p><p>Pada kesempatan tersebut, Rektor Unpad mengungkapkan bahwa ia menyambut baik terbentuknya forum ini. “Kami sangat mendukung karena ini tujuannya sangat penting dan mulia, perannya sangat strategis untuk pengembangan universitas. Hanya yang harus dipikirkan nanti adalah apakah perlu nomenklatur yang sama?” ujar Prof. Ganjar.</p><p>Prof Ganjar mengungkapkan bahwa selama ini Struktur Organisasi Tenaga Kerja (SOTK) dari setiap universitas seolah-olah berbeda. Misalnya, ada beberapa universitas yang menggabungkan satu bidang dengan bidang lain, sementara di universitas yang lain hanya mengkhususkan di satu bidang saja. Menurutnya, hal inilah yang harus dicermati bersama. *</p><p
style="text-align: left;"><em>Laporan oleh: Artanti Hendriyana | <a
href="http://www.fb.com/artanti.hendriyana"><img
src="http://www.unpad.ac.id/wp-content/uploads/2011/05/facebook.png" alt="" width="16" height="16" /></a> | <a
href="http://www.twitter.com/tanolit"><img
src="http://www.unpad.ac.id/wp-content/uploads/2011/05/twitter.png" alt="" width="16" height="16" /></a> | eh*</em></p> ]]></content:encoded> <wfw:commentRss>http://www.unpad.ac.id/archives/51607/feed</wfw:commentRss> <slash:comments>0</slash:comments> </item> <item><title>Jalin Kerja Sama dengan Micromine, FTG Unpad Dapat Software Senilai Rp 2,275 Miliar</title><link>http://www.unpad.ac.id/archives/51577</link> <comments>http://www.unpad.ac.id/archives/51577#comments</comments> <pubDate>Fri, 10 Feb 2012 01:54:30 +0000</pubDate> <dc:creator>erman</dc:creator> <category><![CDATA[Berita]]></category><guid
isPermaLink="false">http://www.unpad.ac.id/?p=51577</guid> <description><![CDATA[[Unpad.ac.id, 10/02/2012] Fakultas Teknik Geologi (FTG) Unpad melakukan kerja sama dengan PT. Mikromine Indonesia Perdana (Micromine). Hubungan kerjasama ini ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dan Piagam Kerjasama yang...]]></description> <content:encoded><![CDATA[<p>[Unpad.ac.id, 10/02/2012] Fakultas Teknik Geologi (FTG) Unpad melakukan kerja sama dengan PT. Mikromine Indonesia Perdana (Micromine). Hubungan kerjasama ini ditandai dengan penandatanganan <em>Memorandum of Understanding</em> (MoU) dan Piagam Kerjasama yang dilakukan Dekan FTG Unpad, Dr. Hendarmawan, Ir., M.Sc dan Regional Manajer PT.Mikromine Perdana, Myke Jones. Dengan adanya kerjasama ini, FTG Unpad mendapatkan 5 lisensi jaringan perangkat lunak (software) micromine senilai US$ 250,000 atau Rp 2.275 Miliar.</p><div
id="attachment_51579" class="wp-caption alignleft" style="width: 310px"><a
href="http://www.unpad.ac.id/wp-content/uploads/2012/02/ftg-micromine.jpg"><img
class="size-medium wp-image-51579 " title="ftg-micromine" src="http://www.unpad.ac.id/wp-content/uploads/2012/02/ftg-micromine-300x200.jpg" alt="" width="300" height="200" /></a><p
class="wp-caption-text">Dekan FTG Unpad, Dr. Hendarmawan, Ir., M.Sc (kanan) dan Regional Manajer PT. Mikromine Perdana, Myke Jones (Foto: Tedi Yusup)</p></div><p>“Micromine akan memberikan 5 lisensi jaringan perangkat lunak untuk eksplorasi dan industri pertambangan yang dapat digunakan untuk meningkatkan kemampuan mahasiswanya. Ini merupakan salah satu program kami, dalam memajukan pendidikan anak bangsa,” kata Regional Manajer PT.Mikromine Perdana Myke Jones saat menyampaikan sambutannya di Auditorium Kampus FTG Unpad, Jln. Raya Bandung-Sumedang, Jatinangor, Kamis (9/2).</p><p>Selain memberikan lisensi jaringan perangkat lunak, micromine juga akan memberikan pelatihan kepada staf pengajar Unpad dalam hal penggunaan perangkat lunak tersebut. Instalasi software senilai 2 miliar tersebut baru akan dilakukan pekan depan yang dilanjutkan dengan pelatihan kepada sejumlah dosen dan instruktur. “Direncanakan dalam 3 minggu kedepan, <em>software micromine</em> sudah dapat digunakan para dosen dan mahasiswa,” jelas Myke.</p><p>Acara penandatanganan kemudian MoU dilanjutkan dengan peninjauan ke Laboratorium Petrologi &amp; Mineral FTG Unpad. FTG Unpad telah menyediakan sejumlah <em>hardware</em> yang nanti akan digunakan untuk melakukan instalasi.</p><p>“Untuk <em>hardware</em>, FTG Unpad sendiri yang menyediakan. Jadi, jika sebelumnya kita sudah memiliki <em>software</em> dalam bidang perminyakan, kini kita juga punya untuk pertambangan dan eksplorasi,” kata Dekan FTG Unpad Dr. Hendarmawan, Ir., M.Sc yang juga didampingi Pembantu Dekan II Yuyun Yuniardi, ST.,MT, dan Pembantu Dekan III Dr. Ir. Ildrem Syafri, DEA.</p><p><a
href="http://www.unpad.ac.id/wp-content/uploads/2012/02/ftg-micromine1.jpg"><img
class="alignleft size-medium wp-image-51581" title="ftg-micromine1" src="http://www.unpad.ac.id/wp-content/uploads/2012/02/ftg-micromine1-300x200.jpg" alt="" width="190" /></a><a
href="http://www.unpad.ac.id/wp-content/uploads/2012/02/ftg-micromine2.jpg"><img
class="alignleft size-medium wp-image-51583" title="ftg-micromine2" src="http://www.unpad.ac.id/wp-content/uploads/2012/02/ftg-micromine2-300x200.jpg" alt="" width="190" /></a><a
href="http://www.unpad.ac.id/wp-content/uploads/2012/02/ftg-micromine3.jpg"><img
class="alignleft size-medium wp-image-51585" title="ftg-micromine3" src="http://www.unpad.ac.id/wp-content/uploads/2012/02/ftg-micromine3-300x200.jpg" alt="" width="190" /></a>Sementara itu, perwakilan dari PT. Mikromine Indonesia Danang Kurniawan mengungkapkan bahwa software yang dimiliki micromine memiliki sejumlah keunggulan, salah satunya adalah <em>easy to use</em> atau mudah digunakan oleh siapapun.</p><p>“Selain itu, <em>Research &amp; Development (R&amp;D)</em> kami juga sangat kuat. Dalam 1 tahun, bisa 3 sampai 4 kali <em>upgrade</em>. 3-4 versi bisa keluar dalam 1 tahun. Dimana pengembangannya juga bergantung dari<em> customer</em>,” jelas Danang.</p><p>Danang melanjutkan, Mikromine yang diberikan kepada FTG Unpad sendiri dibagi kedalam dua modul, yaitu bagian eksplorasi dan mining. “Karena selama ini untuk <em>software</em> geologi belum ada yang lokal, jadi sedikit banyak kita ingin membangun bahwa kita juga bisa membuat software,” tambah Danang.</p><p>Ditemui disela-sela peninjauan, Dekan FTG juga menyampaikan bahwa kerjasama ini merupakan salah satu usaha dari mikromine terlibat dalam dunia pendidikan. “Kebetulan FTG sedang meningkatkan kompetensi para lulusannya. Untuk fakultas, harga ini berat. 2,275 miliar,” kata Hendarmawan. Dengan tersedianya <em>software</em> tersebut, ia juga berharap para mahasiswa FTG dapat terus meningkatkan kompetensi dan para lulusannya dapat terus bersaing.</p><p
style="text-align: left;"><em>Laporan oleh: Lydia Okva Anjelia | <a
href="http://www.fb.com/lydia.anjelia"><img
src="http://www.unpad.ac.id/wp-content/uploads/2011/05/facebook.png" alt="" width="16" height="16" /></a> | <a
href="http://www.twitter.com/okva"><img
src="http://www.unpad.ac.id/wp-content/uploads/2011/05/twitter.png" alt="" width="16" height="16" /></a> | eh*</em></p> ]]></content:encoded> <wfw:commentRss>http://www.unpad.ac.id/archives/51577/feed</wfw:commentRss> <slash:comments>0</slash:comments> </item> <item><title>Ikuti Pertukaran Mahasiswa ke Perancis, 5 Mahasiswa Unpad Dapat Pengalaman Menarik</title><link>http://www.unpad.ac.id/archives/51553</link> <comments>http://www.unpad.ac.id/archives/51553#comments</comments> <pubDate>Thu, 09 Feb 2012 07:55:08 +0000</pubDate> <dc:creator>erman</dc:creator> <category><![CDATA[Berita]]></category><guid
isPermaLink="false">http://www.unpad.ac.id/?p=51553</guid> <description><![CDATA[[Unpad.ac.id, 9/02/2012] Sejak Unpad menjalin kerja sama dengan Université de La Rochelle, Perancis, selama lima belas tahun lamanya, Unpad telah beberapa kali mengirimkan mahasiswanya dalam program pertukaran mahasiswa ke Perancis....]]></description> <content:encoded><![CDATA[<p>[Unpad.ac.id, 9/02/2012] Sejak Unpad menjalin kerja sama dengan Université de La Rochelle, Perancis, selama lima belas tahun lamanya, Unpad telah beberapa kali mengirimkan mahasiswanya dalam program pertukaran mahasiswa ke Perancis. Sayangnya program pertukaran mahasiswa ini sempat terhenti beberapa tahun dan baru mulai tahun 2011 lalu. Mahasiswa Hubungan Internasional FISIP Unpad, Ilham Fachriza (2008) mengawalinya kembali.</p><div
id="attachment_51555" class="wp-caption alignleft" style="width: 210px"><a
href="http://www.unpad.ac.id/wp-content/uploads/2012/02/la-rochelle.jpg"><img
class="size-medium wp-image-51555" title="la rochelle" src="http://www.unpad.ac.id/wp-content/uploads/2012/02/la-rochelle-200x300.jpg" alt="" width="200" height="300" /></a><p
class="wp-caption-text">Kiri-kanan: Danu Alif Alradino, Ilham Fachriza, Editha Nurida, Dwi Sophiawati Soejitno, Ahmad Adiyat (Foto: Dadan T.)*</p></div><p>Ilham mengikuti program tersebut pada Januari-Desember 2011 di bidang Ekonomi Internasional. Jejak Ilham kemudian diikuti oleh lima mahasiswa Sastra Perancis Fasa Unpad angkatan 2008, yaitu Editha Nurida, Danu Alif Alradino, Restu Nurul Aeni, Ahmad Adiyat, dan Sandy Yudha, yang mengikuti program tersebut pada September 2011-Januari 2012 lalu. Saat ini pun, seorang mahasiswa Sastra Perancis angkatan 2008, Khalida, baru berangkat untuk mengikuti program tersebut.</p><p>Editha yang ditemui bersama Ilham, Danu dan Ahmad di Ruang UPT Humas Unpad di Gedung Rektorat Unpad kampus Jatinangor, Kamis (9/2) menjelaskan bahwa program ini bisa diikuti oleh mahasiswa Unpad dari jurusan mana saja dan maksimal diikuti selama dua semester atau satu tahun.</p><p>“Keuntungannya, nilai kita selama kuliah di sana akan ditransfer ke nilai kita di sini untuk mata kuliah yang sama. Kita juga bebas memilih jurusan dan mata kuliah di sana sesuai dengan minat kita,” jelas Editha yang mengambil Sastra Perancis bersama keempat rekannya.</p><p>Ilham menjelaskan bahwa saat ini belum ada batasan kuota atau persyaratan khusus untuk mengikuti program tersebut. Bagi mahasiswa Unpad yang ingin mengikuti program tersebut, disarankan untuk menghubungi Kantor Kerja Sama Unpad di Gedung Rektorat Unpad, Jatinangor. Program ini bisa diikuti setiap semester. Namun Editha menyarankan sebaiknya diikuti mahasiswa semester 4-6 agar lebih optimal, dan tidak mengganggu program akademik lain, seperti KKN dan persiapan skripsi. “Syarat utamanya hanya kemampuan bahasa Perancis yang ditunjukkan melalui sertifikat Bahasa Perancis,” ujar Ilham.</p><p>Berbagai keuntungan yang mereka dapatkan selama mengikuti program tersebut. Danu menjelaskan, selain seluruh biaya akademik digratiskan mereka juga mendapat kursus bahasa Perancis gratis. Menariknya, selain mereka dapat mempraktikkan langsung kemampuan bahasa Perancisnya, mereka juga dapat berinteraksi dengan banyak orang dari berbagai belahan dunia.</p><p>“Kami jadi mengenal sistem pendidikan, sistem perekonomian, dan kultur masyarakat Perancis. Di sana banyak pengalaman yang menambah wawasan kami,” jelas Danu.</p><p>Selama di Perancis, Ahmad pun menjelaskan bahwa mereka juga terlibat dalam berbagai kegiatan mahasiswa Indonesia disana, khususnya yang diselenggarakan oleh Persatuan Pelajar Indonesia (PPI) di sana. Ilham menceritakan bahwa ia sempat mengikuti acara <em>Indonesian Day</em> yang diselenggarakan PPI untuk masyarakat Perancis dengan memperkenalkan kebudayaan dan makanan khas Indonesia.</p><p>Pada kesempatan wawancara ini, selain Ilham, Editha, Danu dan Ahmad, hadir pula mahasiswa dari Université de La Rochelle yang mengikuti program pertukaran mahasiswa di Unpad. Ia adalah Dwi Sophiawati Soejitno, yang akrab dipanggil Sophi, mahasiswa S-2 Ekonomi Université de La Rochelle yang akan mengikuti kuliah di S-2 Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Unpad. Selain Sophi, ada tiga rekannya yang lain, Fabien Lenesle dan Linh Ngo yang akan kuliah di FEB Unpad dan Bertille Têtenoire yang akan kuliah di Hubungan Internasional FISIP Unpad mulai Februari ini.</p><p>Sophi, yang berasal dari Kaledonia Baru ini menjelaskan bahwa ia mengambil Jurusan Ekonomi dengan konsentrasi Bahasa Indonesia. Salah satu kewajibannya dalam mengambil jurusan ini, ia harus mengikuti program pertukaran mahasiswa ke Indonesia dan magang di sebuah perusahaan di Indonesia, dan ia memilih Unpad untuk program tersebut.</p><p>“Kebetulan orangtua saya aslinya Indonesia, tapi sejak dulu saya sudah tinggal di Kaledonia Baru. Di sana pun banyak orang keturunan Indonesia, bahkan di keluarga saya diajarkan berbicara bahasa Indonesia dan bahasa Jawa. Saya juga senang belajar kebudayaan Indonesia, seperti tari-tarian,” tutur Sophi.</p><p>Pada kesempatan itu, Sophi menjelaskan bahwa ia tertarik mempelajari kerja sama Perancis-Indonesia khususnya dalam bidang ekonomi. Ia juga tertarik mengembangkan budaya Indonesia sebagai bagian dari leluhur keluarganya yang asli Indonesia. “Saya juga akan memanfaatkan kesempatan pertukaran mahasiswa ini untuk belajar kesenian Indonesia,”  tambahnya.</p><p
style="text-align: left;"><em>Laporan oleh: Marlia | <a
href="http://www.fb.com/iya.marlia"><img
src="http://www.unpad.ac.id/wp-content/uploads/2011/05/facebook.png" alt="" width="16" height="16" /></a> | <a
href="http://www.twitter.com/iya_marlia"><img
src="http://www.unpad.ac.id/wp-content/uploads/2011/05/twitter.png" alt="" width="16" height="16" /></a> | eh*</em></p> ]]></content:encoded> <wfw:commentRss>http://www.unpad.ac.id/archives/51553/feed</wfw:commentRss> <slash:comments>0</slash:comments> </item> <item><title>Sebanyak 60 Lulusan Program Profesi Ners Unpad Jalani Sumpah Profesi</title><link>http://www.unpad.ac.id/archives/51543</link> <comments>http://www.unpad.ac.id/archives/51543#comments</comments> <pubDate>Thu, 09 Feb 2012 07:39:57 +0000</pubDate> <dc:creator>erman</dc:creator> <category><![CDATA[Berita]]></category><guid
isPermaLink="false">http://www.unpad.ac.id/?p=51543</guid> <description><![CDATA[[Unpad.ac.id, 9/02/2012] Sebanyak 60 lulusan Program Profesi Ners telah diambil sumpahnya dalam Sidang Khusus Senat Fakultas Ilmu Keperawatan Pengambilan Sumpah Ners Angkatan XXI Tahun Akademik 2011/2012. Acara yang dipimpin oleh...]]></description> <content:encoded><![CDATA[<p>[Unpad.ac.id, 9/02/2012] Sebanyak 60 lulusan Program Profesi Ners telah diambil sumpahnya dalam Sidang Khusus Senat Fakultas Ilmu Keperawatan Pengambilan Sumpah Ners Angkatan XXI Tahun Akademik 2011/2012. Acara yang dipimpin oleh Dekan Fakultas Ilmu Keperawatan Unpad, Mamat Lukman, S.KM., S.Kp., M.Si ini digelar di Ruang Serba Guna, Gedung 2 Lantai 4, kampus Unpad Jln, Dipati Ukur, No. 35 Bandung, Kamis (9/02).</p><div
id="attachment_51545" class="wp-caption alignleft" style="width: 310px"><a
href="http://www.unpad.ac.id/wp-content/uploads/2012/02/ners7.jpg"><img
class="size-medium wp-image-51545 " title="ners7" src="http://www.unpad.ac.id/wp-content/uploads/2012/02/ners7-300x200.jpg" alt="" width="300" height="200" /></a><p
class="wp-caption-text">Dipimpin Dekan FKep Unpad, Mamat Lukman, S.KM., S.Kp., M.Si., para lulusan program profesi ners Unpad melakukan angkat sumpah di Ruang Serba Guna, Gedung 2 Lantai 4, kampus Unpad Jln, Dipati Ukur, No. 35 Bandung, Kamis (9/02). (Foto: Tedi Yusup)*</p></div><p>“Tadi saudara sudah mengucapkan sumpah, dimana sumpah tersebut merupakan pedoman bagi saudara dalam memasuki dunia kerja. Tahap pengambilan sumpah ini merupakan tahap akhir dari perjuangan saudara sebagai perawat professional di bangku kuliah. Dengan demikian, sumpah ini menjadi hal penting agar saudara menjadi makhluk yang bertanggung jawab.,” tutur Mamat saat memberikan sambutannya di hadapan para anggota senat Fakultas Ilmu Keperawatan Unpad, wisudawan, orang tua wisudawan, dan sejumlah tamu undangan yang hadir.</p><p>Dalam kesempatan tersebut, Mamat mengungkapkan beberapa tren penting yang kini sedang berkembang di dunia perawatan. Hal pertama yaitu mengenai semakin tingginya peran profesi keperawatan dalam pergaulan global. Hal ini terutama setelah munculnya kesepakatan negara-negara ASEAN dalam <em>Mutual Recognition Arrangement</em> jasa kesehatan, yaitu pengaturan yang diusulkan oleh negara-negara anggota ASEAN untuk memfasilitasi pergerakan bebas dari tenaga kerja berkualitas dan bersertifikat antara negara-negara anggota. Menurutnya, bukan hal yang aneh lagi jika suatu saat akan banyak perawat asing bekerja di Indonesia, begitupun sebaliknya.</p><p>“Misalnya sudah sejak tahun 2000 banyak alumni kita yang bekerja di luar negeri, seperti Kuwait, Arab, Malaysia, Australia, dan sebagainya. Hal ini menjadi bukti telah mengglobalnya profesi keperawatan,” ujar Mamat.</p><p>Kemudian, tren selanjutnya adalah mengenai semakin ketatnya regulasi standar lulusan keperawatan, melalui uji kompetensi dan registrasi keperawatan. Dengan demikian, Mamat berpesan agar para ners harus menunjukkan  performa yang memadai, bahwa mereka memiliki kemampuan dan keterampilan yang dapat diandalkan, sehingga masyarakat bisa menerima dan mengakui profesionalisme mereka.</p><p>Selanjutnya, Mamat juga menuturkan bahwa profesi keperawatan juga harus mampu bersaing, memamerkan, dan memasarkan kemampuan dirinya dengan lebih baik.  Hal ini sesuai dengan apa yang dikatakan oleh pakar pemasaran ASEAN mengenai akan datangnya abad marketing, sehingga semua profesi harus mampu bersaing memarketkan dirinya.</p><p>“Hendaknya hal ini menjadi inspirasi bagi kita, tenaga keperawatan dalam memasarkan profesinya sehingga kita terus melakukan upaya-upaya yang bisa mendorong dan menunjukkan profesi ini menjadi lebih baik lagi,” ujarnya.</p><p>Pada kesempatan tersebut, Dekan juga memberikan penghargaan kepada lulusan terbaik dengan IPK Profesi 4,00, yaitu Rani Lathifah, S.Kep. Dalam laporannya, Ketua Panitia Angkat Sumpah Ners sekaligus Pembantu Dekan Bidang Kemahasiswaan FIK Unpad, Hana Rizmadewi Agustina, S.Kp. M.N. menuturkan bahwa dari 60 lulusan tersebut, sebanyak 27 orang dinyatakan lulus dengan predikat <em>Cumlaude </em>dan 33 orang dinyatakan lulus dengan predikat <em>Sangat Memuaskan</em>. *</p><p
style="text-align: left;"><em>Laporan oleh: Artanti Hendriyana | <a
href="http://www.fb.com/artanti.hendriyana"><img
src="http://www.unpad.ac.id/wp-content/uploads/2011/05/facebook.png" alt="" width="16" height="16" /></a> | <a
href="http://www.twitter.com/tanolit"><img
src="http://www.unpad.ac.id/wp-content/uploads/2011/05/twitter.png" alt="" width="16" height="16" /></a> | eh*</em></p><div
class="ngg-galleryoverview" id="ngg-gallery-117-51543"><div
class="slideshowlink"> <a
class="slideshowlink" href="http://www.unpad.ac.id/archives/51543?show=slide"> [Show as slideshow] </a></div><div
id="ngg-image-6301" class="ngg-gallery-thumbnail-box" style="width:25%;" ><div
class="ngg-gallery-thumbnail" > <a
href="http://www.unpad.ac.id/wp-content/blogs.dir/1/files/ners2012/ners1.jpg" title=" " class="shutterset_set_117" > <img
title="ners1" alt="ners1" src="http://www.unpad.ac.id/wp-content/blogs.dir/1/files/ners2012/thumbs/thumbs_ners1.jpg" width="100" height="75" /> </a></div></div><div
id="ngg-image-6303" class="ngg-gallery-thumbnail-box" style="width:25%;" ><div
class="ngg-gallery-thumbnail" > <a
href="http://www.unpad.ac.id/wp-content/blogs.dir/1/files/ners2012/ners10.jpg" title=" " class="shutterset_set_117" > <img
title="ners10" alt="ners10" src="http://www.unpad.ac.id/wp-content/blogs.dir/1/files/ners2012/thumbs/thumbs_ners10.jpg" width="100" height="75" /> </a></div></div><div
id="ngg-image-6305" class="ngg-gallery-thumbnail-box" style="width:25%;" ><div
class="ngg-gallery-thumbnail" > <a
href="http://www.unpad.ac.id/wp-content/blogs.dir/1/files/ners2012/ners11.jpg" title=" " class="shutterset_set_117" > <img
title="ners11" alt="ners11" src="http://www.unpad.ac.id/wp-content/blogs.dir/1/files/ners2012/thumbs/thumbs_ners11.jpg" width="100" height="75" /> </a></div></div><div
id="ngg-image-6307" class="ngg-gallery-thumbnail-box" style="width:25%;" ><div
class="ngg-gallery-thumbnail" > <a
href="http://www.unpad.ac.id/wp-content/blogs.dir/1/files/ners2012/ners12.jpg" title=" " class="shutterset_set_117" > <img
title="ners12" alt="ners12" src="http://www.unpad.ac.id/wp-content/blogs.dir/1/files/ners2012/thumbs/thumbs_ners12.jpg" width="100" height="75" /> </a></div></div> <br
style="clear: both" /><div
id="ngg-image-6309" class="ngg-gallery-thumbnail-box" style="width:25%;" ><div
class="ngg-gallery-thumbnail" > <a
href="http://www.unpad.ac.id/wp-content/blogs.dir/1/files/ners2012/ners2.jpg" title=" " class="shutterset_set_117" > <img
title="ners2" alt="ners2" src="http://www.unpad.ac.id/wp-content/blogs.dir/1/files/ners2012/thumbs/thumbs_ners2.jpg" width="100" height="75" /> </a></div></div><div
id="ngg-image-6311" class="ngg-gallery-thumbnail-box" style="width:25%;" ><div
class="ngg-gallery-thumbnail" > <a
href="http://www.unpad.ac.id/wp-content/blogs.dir/1/files/ners2012/ners3.jpg" title=" " class="shutterset_set_117" > <img
title="ners3" alt="ners3" src="http://www.unpad.ac.id/wp-content/blogs.dir/1/files/ners2012/thumbs/thumbs_ners3.jpg" width="100" height="75" /> </a></div></div><div
id="ngg-image-6313" class="ngg-gallery-thumbnail-box" style="width:25%;" ><div
class="ngg-gallery-thumbnail" > <a
href="http://www.unpad.ac.id/wp-content/blogs.dir/1/files/ners2012/ners4.jpg" title=" " class="shutterset_set_117" > <img
title="ners4" alt="ners4" src="http://www.unpad.ac.id/wp-content/blogs.dir/1/files/ners2012/thumbs/thumbs_ners4.jpg" width="100" height="75" /> </a></div></div><div
id="ngg-image-6315" class="ngg-gallery-thumbnail-box" style="width:25%;" ><div
class="ngg-gallery-thumbnail" > <a
href="http://www.unpad.ac.id/wp-content/blogs.dir/1/files/ners2012/ners5.jpg" title=" " class="shutterset_set_117" > <img
title="ners5" alt="ners5" src="http://www.unpad.ac.id/wp-content/blogs.dir/1/files/ners2012/thumbs/thumbs_ners5.jpg" width="100" height="75" /> </a></div></div> <br
style="clear: both" /><div
id="ngg-image-6317" class="ngg-gallery-thumbnail-box" style="width:25%;" ><div
class="ngg-gallery-thumbnail" > <a
href="http://www.unpad.ac.id/wp-content/blogs.dir/1/files/ners2012/ners6.jpg" title=" " class="shutterset_set_117" > <img
title="ners6" alt="ners6" src="http://www.unpad.ac.id/wp-content/blogs.dir/1/files/ners2012/thumbs/thumbs_ners6.jpg" width="100" height="75" /> </a></div></div><div
id="ngg-image-6319" class="ngg-gallery-thumbnail-box" style="width:25%;" ><div
class="ngg-gallery-thumbnail" > <a
href="http://www.unpad.ac.id/wp-content/blogs.dir/1/files/ners2012/ners7.jpg" title=" " class="shutterset_set_117" > <img
title="ners7" alt="ners7" src="http://www.unpad.ac.id/wp-content/blogs.dir/1/files/ners2012/thumbs/thumbs_ners7.jpg" width="100" height="75" /> </a></div></div><div
id="ngg-image-6321" class="ngg-gallery-thumbnail-box" style="width:25%;" ><div
class="ngg-gallery-thumbnail" > <a
href="http://www.unpad.ac.id/wp-content/blogs.dir/1/files/ners2012/ners8.jpg" title=" " class="shutterset_set_117" > <img
title="ners8" alt="ners8" src="http://www.unpad.ac.id/wp-content/blogs.dir/1/files/ners2012/thumbs/thumbs_ners8.jpg" width="100" height="75" /> </a></div></div><div
id="ngg-image-6323" class="ngg-gallery-thumbnail-box" style="width:25%;" ><div
class="ngg-gallery-thumbnail" > <a
href="http://www.unpad.ac.id/wp-content/blogs.dir/1/files/ners2012/ners9.jpg" title=" " class="shutterset_set_117" > <img
title="ners9" alt="ners9" src="http://www.unpad.ac.id/wp-content/blogs.dir/1/files/ners2012/thumbs/thumbs_ners9.jpg" width="100" height="75" /> </a></div></div> <br
style="clear: both" /><div
class='ngg-clear'></div></div><p><em>Foto-foto oleh Tedi Yusup (Humas Unpad)*</em></p> ]]></content:encoded> <wfw:commentRss>http://www.unpad.ac.id/archives/51543/feed</wfw:commentRss> <slash:comments>0</slash:comments> </item> <item><title>Dodi, Office Boy yang Berhasil Lulus Kuliah di Unpad</title><link>http://www.unpad.ac.id/archives/51525</link> <comments>http://www.unpad.ac.id/archives/51525#comments</comments> <pubDate>Thu, 09 Feb 2012 02:13:42 +0000</pubDate> <dc:creator>erman</dc:creator> <category><![CDATA[Berita]]></category><guid
isPermaLink="false">http://www.unpad.ac.id/?p=51525</guid> <description><![CDATA[[Unpad.ac.id, 9/2/2012] Jika Anda pernah menonton sebuah iklan yang menceritakan seorang Office Boy (OB) yang membiayai kuliah dari hasil kerjanya, hal tersebut ternyata bukan hanya hisapan jempol belaka. Pada prosesi...]]></description> <content:encoded><![CDATA[<p>[Unpad.ac.id, 9/2/2012] Jika Anda pernah menonton sebuah iklan yang menceritakan seorang <em>Office Boy</em> (OB) yang membiayai kuliah dari hasil kerjanya, hal tersebut ternyata bukan hanya hisapan jempol belaka. Pada prosesi Wisuda Unpad Gelombang II Tahun Akademik 2011/2012 Rabu kemarin (8/2) mungkin menjadi hari yang paling membahagiakan bagi Dodi. Pria yang bekerja sebagai OB di lingkungan Universitas Padjadjaran (Unpad) ini lulus kuliah dari Program Diploma III, Jurusan Administrasi Keuangan Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (FISIP) Unpad.</p><div
id="attachment_51527" class="wp-caption alignleft" style="width: 310px"><a
href="http://www.unpad.ac.id/wp-content/uploads/2012/02/dodi.jpg"><img
class="size-medium wp-image-51527 " title="dodi" src="http://www.unpad.ac.id/wp-content/uploads/2012/02/dodi-300x200.jpg" alt="" width="300" height="200" /></a><p
class="wp-caption-text">Dodi, office boy yang lulus kuliah DIII Unpad (Foto: Tedi Yusup)*</p></div><p>“Senang akhirnya saya bisa lulus,” kata Dodi singkat dengan wajah sumringah ketika ditemui seusai prosesi Wisuda Sesi IV, kemarin di Grha Sanusi Hardjadinata, Kampus Unpad Jln. Dipati Ukur No.35 Bandung.</p><p>Gelar ahli madya atau AMd yang telah diraihnya didapat dari usaha yang begitu panjang. Sebelum meneruskan kuliah di tahun 2008, Pria kelahiran Sumedang 8 Oktober 1986 ini bekerja sebagai OB di Bagian Biro Administrasi Umum Unpad sejak tahun 2005.</p><p>“Saya kerja sebagai OB sejak tahun 2005 sampai sekarang tahun 2012. Sudah hampir 7 tahun. Lalu masuk DIII FISIP Unpad angkatan 2008. Saya menyelesaikan studi diploma 3 ini, selama 3 tahun setengah,” cerita Dodi.</p><p>Tugas sehari-harinya sebagai OB di Unpad adalah menyapu lantai, membersihkan sampah-sampah, melayani permintaan fotokopi, merapikan meja kursi dan sebagainya. Sewaktu mengawali kerja di tahun 2005, pria yang merupakan lulusan dari Madrasah Aliyah (MA) Darul Fatwa Jatiroke Kab. Sumedang itu sempat bekerja sebagai OB di Jatinangor di bagian lapangan Biro Administrasi Umum selama satu tahun. Saat pindah ke Unpad Jln.Dipati Ukur Bandung. Disitulah Dodi didorong untuk terus bisa meneruskan kuliah.</p><p>“Banyak yang mendorong saya untuk melanjutkan kuliah, terutama Kepala Bagian Tata Usaha dan Rumah Tangga Unpad. Saya pikir, selama masih ada kesempatan kenapa tidak dicoba,” cerita Dodi yang awalnya tidak ada pikiran untuk bisa melanjutkan kuliah.</p><div
id="attachment_51529" class="wp-caption alignleft" style="width: 210px"><a
href="http://www.unpad.ac.id/wp-content/uploads/2012/02/dodidanorangtua.jpg"><img
class="size-medium wp-image-51529" title="dodidanorangtua" src="http://www.unpad.ac.id/wp-content/uploads/2012/02/dodidanorangtua-200x300.jpg" alt="" width="200" height="300" /></a><p
class="wp-caption-text">Dodi dan kedua orangtuanya (Foto: Tedi Yusup)*</p></div><p>Biaya masuk pertama di Program DIII FISIP Unpad yang saat itu berkisar Rp 9 juta pun pada awalnya ia bayar dengar hasil kerjanya sendiri, ditambah dengan sejumlah bantuan. “Saya dikasih arahan juga sama pihak fakulas, bagaimana caranya bisa mengangsur. Seluruh biayanya memang didapat dari menyisihkan uang gaji ditambah dengan sejumlah bantuan.</p><p>“Sejak lulus MA tahun 2004, memang tidak ada pikiran kuliah karena tidak ada biaya. Waktu itu kata orang tua, <em>sok aja </em>jadi OB sambil kuliah asal bisa ngatur waktu. Satu lagi pesan orang tua, orang tua <em>mah nggak</em> bisa ngebiayain” jelas anak kedua dari empat bersaudara ini. Dengan kerja kerasnya, di semester 2-4 pun dia akhirnya bisa mendapatkan beasiswa untuk meringankan biaya kuliahnya.</p><p>Putra pasangan Uha (60) dan Mien (50) yang merupakan warga asli Jatinangor ini bisa mengatur waktu, bekerja sebagai OB sambil kuliah di Kota Bandung. Selama di Bandung, ia pun tinggal di Kampus Unpad DU, tepatnya di belakang Grha Sanusi Hardjadinata.</p><p>“Biasanya habis salat subuh, saya langsung kerja. Kalau ada kuliah jam 8, saya berangkat kuliah dahulu.  Kuliah jam 10 saya berangkat jam segitu. Pokoknya ngeberesin kerjaan dulu, baru berangkat kuliah,” ceritanya.</p><p>Berprofesi sebagai OB, memang baru diketahui teman-teman dikampus sejak memasuki semester 4. Dodi mengatakan tidak malu dengan profesinya. Malah banyak teman-teman yang membanggakan. “Awalnya yang tahu memang cuma teman-teman dekat saja. Tapi mulai pertengahan semester, sudah banyak yang tahu. Tapi saya <em>nggak</em> malu jadi OB. Dibikin santai aja,” jelas Dodi.</p><p>Ketika ditanya niat melanjutkan kuliah Sarjana (S1), Dodi pun tidak bisa menjawab. “Lihat biayanya dulu. Kuliah memang membutuhkan biaya yang sangat besar,” kata Dodi yang mendapatkan IPK 2,74.</p><p>Sementara ini, Dodi masih bekerja sebagai OB di Kampus Unpad Jatinangor.  Namun, ia juga yakin dengan lulusnya dia di Program DIII dapat terus meningkatkan kualitas hidupnya. Begitu pula harapan kedua orang tua yang ingin Dodi dapat bekerja lebih tinggi lagi. “Alhamdulillah. <em>Bungah</em>  (gembira). Inginnya mah, Dodi bisa bekerja lebih tinggi lagi,” ungkap Mien, sang Ibu.</p><p>Mengenai cita-cita kedepan, lagi-lagi Dodi tidak muluk-muluk. Baginya, akan lebih banyak kesempatan yang nanti bisa didapatkannya. “Cita-cita, ingin membahagiakan orang tua dan ingin jadi orang yang berguna saja,” jelasnya sambil tersenyum.</p><p>Satu lagi pesannya, “Sudah sarjana, belum dapat kerja? Jangan malu. Itu saja,” tutupnya. *</p><p
style="text-align: left;"><em>Laporan oleh: Lydia Okva Anjelia | <a
href="http://www.fb.com/lydia.anjelia"><img
src="http://www.unpad.ac.id/wp-content/uploads/2011/05/facebook.png" alt="" width="16" height="16" /></a> | <a
href="http://www.twitter.com/okva"><img
src="http://www.unpad.ac.id/wp-content/uploads/2011/05/twitter.png" alt="" width="16" height="16" /></a> | eh*</em></p> ]]></content:encoded> <wfw:commentRss>http://www.unpad.ac.id/archives/51525/feed</wfw:commentRss> <slash:comments>0</slash:comments> </item> <item><title>Tiga Wisudawan Lulus S-1 Dalam Waktu 3 Tahun 3 Bulan</title><link>http://www.unpad.ac.id/archives/51513</link> <comments>http://www.unpad.ac.id/archives/51513#comments</comments> <pubDate>Wed, 08 Feb 2012 06:25:44 +0000</pubDate> <dc:creator>erman</dc:creator> <category><![CDATA[Berita]]></category><guid
isPermaLink="false">http://www.unpad.ac.id/?p=51513</guid> <description><![CDATA[[Unpad.ac.id, 8/02/2012] Siapa orangtua yang tidak bangga jika anaknya bisa lulus kuliah tepat waktu, apalagi jika lulus lebih cepat. Ternyata pada pelaksanaan upacara wisuda gelombang II tahun akademik 2011/2012 Universitas...]]></description> <content:encoded><![CDATA[<p>[Unpad.ac.id, 8/02/2012] Siapa orangtua yang tidak bangga jika anaknya bisa lulus kuliah tepat waktu, apalagi jika lulus lebih cepat. Ternyata pada pelaksanaan upacara wisuda gelombang II tahun akademik 2011/2012 Universitas Padjadjaran (Unpad) kali ini, ada wisudawan program sarjana (S-1) yang lulus dengan  waktu studi tercepat 3 tahun 3 bulan. Mereka adalah Ramagaluh Airlangga dan Hapsah Fauziah yang merupakan lulusan Fakultas Ilmu Budaya (FIB), juga Qorrie Nurul Qisthi dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB).</p><div
id="attachment_51515" class="wp-caption alignleft" style="width: 210px"><a
href="http://www.unpad.ac.id/wp-content/uploads/2012/02/lulustercepatfeb2012.jpg"><img
class="size-medium wp-image-51515" title="lulustercepatfeb2012" src="http://www.unpad.ac.id/wp-content/uploads/2012/02/lulustercepatfeb2012-200x300.jpg" alt="" width="200" height="300" /></a><p
class="wp-caption-text">Ramagaluh Airlangga dan Hapsah Fauziah, lulus S-1 dalam waktu 3 tahun 3 bulan (Foto: Tedi Yusup)*</p></div><p>“Banyak teman-teman yang bilang, <em>ngapain</em> lulus cepat-cepat kalau hanya mengejar<em> title</em> sarjana. Padahal kalau kita kuliah 3 tahun, sementara apa yang kita dapatkan sama dengan kuliah 6 tahun, buat saya jauh lebih baik kuliah 3 tahun. Selain biaya kuliah lebih murah, lebih cepat mengamalkan ilmu, orangtua juga bisa lebih bangga,” ungkap Ramagaluh Airlangga di Grha Sanusi Hardjadinata, Kampus Unpad Jln. Dipati Ukur No.35 Bandung, Rabu (8/2).</p><p>Rama dan Hapsah yang ditemui seusai prosesi wisuda sesi 3 ini mengaku senang dan puas dengan predikat lulus dengan masa studi tercepat yang diapresiasi Rektor pada dirinya. Untuk meraih predikat tersebut, pria yang lulus dengan IPK 3,82 ini mengaku tidak sulit mendapatkannya.</p><p>“Kuncinya ya tergantung usaha. Kadang-kadang satu mata kuliah sebetulnya <em>ngga</em> perlu selama satu semester kita pelajari. Belajar<em> lah</em> dengan terencana sehingga tidak perlu mengulang mata kuliah. Seluruh perkuliahan saya selesaikan dalam tiga tahun,” ujar lulusan jurusan Sastra Arab ini.</p><p>Begitu pula dengan Hapsah Fauziah, dara manis kelahiran Garut 5 September 1990 ini mengatakan senang bisa menyelesaikan studi lebih cepat. Senada dengan Rama, lulus lebih cepat setidaknya dapat membuat orang tua lebih bangga, dan dapat mengamalkan ilmu yang didapat.</p><p>“Dahulu sewaktu masuk Sastra Arab, memang masih bingung kalau sudah lulus mau jadi apa. Tapi seiring berjalan, kuliah di jurusan ini juga menyenangkan. Selanjutnya saya ingin sekali meneruskan studi master di luar negeri,” harap perempuan yang lulus dengan IPK 3,66 ini.</p><p>Ditanya mengenai cita-cita, Hapsah dengan tegas bercita-cita menjadi duta besar. Sementara Rama yang kelahiran Cimahi, 30 Agustus 1990 mengaku sempat memiliki keinginan untuk jadi Menteri Luar Negeri, ataupun Menteri Pendidikan. “Kalau sekarang, saya ingin jadi apa saja asal bisa berguna bagi orang banyak,” tutupnya. *</p><p
style="text-align: left;"><em>Laporan oleh: Lydia Okva Anjelia | <a
href="http://www.fb.com/lydia.anjelia"><img
src="http://www.unpad.ac.id/wp-content/uploads/2011/05/facebook.png" alt="" width="16" height="16" /></a> | <a
href="http://www.twitter.com/okva"><img
src="http://www.unpad.ac.id/wp-content/uploads/2011/05/twitter.png" alt="" width="16" height="16" /></a> | eh*</em></p> ]]></content:encoded> <wfw:commentRss>http://www.unpad.ac.id/archives/51513/feed</wfw:commentRss> <slash:comments>0</slash:comments> </item> <item><title>Aktif di Organisasi Kemahasiswaan, Gina Ratnasari Raih IPK 3,95</title><link>http://www.unpad.ac.id/archives/51495</link> <comments>http://www.unpad.ac.id/archives/51495#comments</comments> <pubDate>Wed, 08 Feb 2012 02:16:11 +0000</pubDate> <dc:creator>erman</dc:creator> <category><![CDATA[Berita]]></category><guid
isPermaLink="false">http://www.unpad.ac.id/?p=51495</guid> <description><![CDATA[[Unpad.ac.id, 7/02/2012] Dari sekian banyak orangtua mahasiswa lulusan Unpad pada Wisuda Gelombang II Tahun Akademik 2011/2012 mungkin orangtua Gina Ratnasari yang paling berbangga hati. Pasalnya, mahasiswa Fakultas Peternakan (Fapet) Unpad...]]></description> <content:encoded><![CDATA[<p>[Unpad.ac.id, 7/02/2012] Dari sekian banyak orangtua mahasiswa lulusan Unpad pada Wisuda Gelombang II Tahun Akademik 2011/2012 mungkin orangtua Gina Ratnasari yang paling berbangga hati. Pasalnya, mahasiswa Fakultas Peternakan (Fapet) Unpad ini dinobatkan sebagai mahasiswa dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) tertinggi untuk program sarjana dengan IPK 3,95. Pencapaian luar biasa ini diraihnya melalui kerja keras dan dukungan orang-orang terdekatnya.</p><div
id="attachment_51497" class="wp-caption alignleft" style="width: 210px"><a
href="http://www.unpad.ac.id/wp-content/uploads/2012/02/ginaratnasari.jpg"><img
class="size-medium wp-image-51497" title="ginaratnasari" src="http://www.unpad.ac.id/wp-content/uploads/2012/02/ginaratnasari-200x300.jpg" alt="" width="200" height="300" /></a><p
class="wp-caption-text">Gina Ratnasari (Foto: Tedi Yusup)*</p></div><p>Dara cantik yang lahir pada tanggal 3 September 1990 ini mengaku telah menemukan tujuan hidupnya saat mengenyam pendidikan di Fapet Unpad. Ketertarikannya yang besar pada bidang peternakan, khususnya minat nutrisi dan makanan ternak memantapkan langkahnya untuk berkarir di bidang yang menurutnya potensial itu. Kendati awalnya bukan pilihan utama saat masuk ke Unpad, Ratna tidak merasa menyesal. Dirinya bahkan berterima kasih kepada Allah SWT karena telah menempatkan di dunianya saat ini, yaitu peternakan.</p><p>“Saya menikmatinya dan akhirnya menyadari bahwa itu adalah dunia saya. Di sini bukan hanya ilmu yang saya peroleh tapi juga filosofi hidup. Tujuan hidup saya ternyata saya temukan disini. Saya akan berkarir di bidang ini, baik secara keilmuan maupun di dunia agribisnis. Saya tidak menyesal masuk peternakan,” ujarnya saat ditemui seusai acara Wisuda Unpad Gelombang II Tahun Akademik 2011/2012 di kampus Unpad, Jln. Dipati Ukur No. 35, Bandung, Selasa (7/02)</p><p>Atas dorongan orangtua, setelah lulus dari SMAN 1 Banjaran, Kabupaten Bandung, Gina mencoba peruntungannya di Unpad. Alasannya memilih Unpad selain karena kualitas Unpad sebagai salah satu perguruan tinggi terkemuka di Indonesia juga karena lokasi yang dekat dari rumah. Gina mengaku tidak mengalami kesulitan saat menempuh pendidikan di Unpad. Dukungan semua orang terdekatnya termasuk orangtua tercinta membuatnya berhasil meraih kesuksesan yang didapatnya sekarang ini.</p><p>“Saya hampir tidak mendapati kesulitan yang berarti. Hanya sedikit pada saat awal perkuliahan saja. Hal ini berkat mereka yang selalu memberi dukungan kepada saya. Pada dasarnya karena saya punya tujuan, jadi sesulit apapun rintangannya maka saya buat mudah saja,” jelasnya.</p><p>Arti wisuda bagi Gina sendiri tak ubah sebagai sebuah penghargaan baginya dan semua lulusan Unpad karena telah banting tulang dan berjuang sejak awal untuk menyelesaikan tugas sebagai mahasiswa. Sehingga sangat wajar menurutnya jika wisuda diibaratkan sebagai sebagai sebuah perayaan atas pencapaian ke garis akhir perkuliahan di Unpad.</p><p>“Bagi orang tua saya tentu ini sebuah kebanggaan, terlebih saya bisa lulus lebih cepat. Mereka bahagia dan mengharapkan saya untuk bisa sukses dikemudian hari. Mereka percaya lulusan Unpad termasuk yang diperhitungkan di luaran sana,” tambahnya.</p><p>Gina sendiri dikenal sebagai mahasiswa aktif tidak hanya pada bidang akademik tapi juga kemahasiswaan. Gina tergabung dalam Serikat Mahasiswa Fapet Bidang Penalaran dan kemudian di Badan Eksekutif mahasiswa (BEM). Di bidang keprofesian, Gina aktif dalam kelompok profesi ternak unggas hingga sekarang. Prestasi terbaik yang pernah diraihnya adalah pernah menjadi mahasiswa berprestasi mewakili Fapet Unpad.</p><p>“Kegiatan kemahasiswaan semacam itu menambah rasa kepercayaan diri saya karena saya tahu saya punya kemampuan. Semakin banyak kita berinteraksi dengan banyak orang, semakin kita dapat berkembang sambil terus mengukur diri,” terang Gina yang juga pernah menjadi asisten dosen selama kuliah.</p><p>Rasa bangga juga datang dari kedua temannya, Teguh Nurdiantri dan Trisnia, yang kebetulan datang mendampingi Gina pada saat Wisuda. Mereka senang melihat kesuksesan Gina. Mereka berharap Gina dapat meraih semua mimpi dan kesuksesannya di masa mendatang.</p><p>“Saya merasa bangga terhadap Gina. Saya senang melihat kesuksesannya. Gina pantas menjadi kebanggaan semua orang. Semoga terus sukses dan selalu diberikan yang terbaik,” harap Teguh. *</p><p
style="text-align: left;"><em>Laporan oleh: Malikkul Shaleh | <a
href="http://www.fb.com/malikkul.shaleh"><img
src="http://www.unpad.ac.id/wp-content/uploads/2011/05/facebook.png" alt="" width="16" height="16" /></a> | <a
href="http://www.twitter.com/fatmaliq"><img
src="http://www.unpad.ac.id/wp-content/uploads/2011/05/twitter.png" alt="" width="16" height="16" /></a> | eh*</em></p> ]]></content:encoded> <wfw:commentRss>http://www.unpad.ac.id/archives/51495/feed</wfw:commentRss> <slash:comments>0</slash:comments> </item> <item><title>Wisudawan Ideal Harus Jadi Aktor Perubahan Zaman</title><link>http://www.unpad.ac.id/archives/51459</link> <comments>http://www.unpad.ac.id/archives/51459#comments</comments> <pubDate>Tue, 07 Feb 2012 04:37:23 +0000</pubDate> <dc:creator>erman</dc:creator> <category><![CDATA[Berita]]></category><guid
isPermaLink="false">http://www.unpad.ac.id/?p=51459</guid> <description><![CDATA[[Unpad.ac.id, 7/02/2012] Hari ini menjadi momen yang istimewa bagi 2.305 lulusan Unpad yang dilantik oleh Rektor Unpad, Prof. Ganjar Kurnia pada Sidang Terbuka Senat Universitas Padjadjaran Wisuda Gelombang II Tahun...]]></description> <content:encoded><![CDATA[<p>[Unpad.ac.id, 7/02/2012] Hari ini menjadi momen yang istimewa bagi 2.305 lulusan Unpad yang dilantik oleh Rektor Unpad, Prof. Ganjar Kurnia pada Sidang Terbuka Senat Universitas Padjadjaran Wisuda Gelombang II Tahun Akademik 2011/2012. Ini merupakan langkah awal bagi lulusan yang terdiri dari program pascasarjana, spesialis, profesi, sarjana dan diploma untuk meraih masa depan sesuai dengan keilmuannya. Wisuda yang dilaksanakan dalam 4 sesi itu berlangsung pada Selasa (7/02) dan Rabu (08/02) besok.</p><div
id="attachment_51461" class="wp-caption alignleft" style="width: 310px"><a
href="http://www.unpad.ac.id/wp-content/uploads/2012/02/wisuda-8.jpg"><img
class="size-medium wp-image-51461" title="wisuda 8" src="http://www.unpad.ac.id/wp-content/uploads/2012/02/wisuda-8-300x200.jpg" alt="" width="300" height="200" /></a><p
class="wp-caption-text">Rektor Unpad mengucapkan selamat kepada salah satu dari 2.305 wisudawan di kegiatan Wisuda Gelombang II Tahun Akademik 2011/2012 (Foto: Tedi Yusup)*</p></div><p>Dalam pidatonya, Rektor Unpad Prof. Ganjar Kurnia menyampaikan selamat atas keberhasilan para lulusan. Wisuda merupakan puncak dari proses pembelajaran yang dijalani seorang mahasiswa pada suatu program studi yang dipilihnya. Rektor mengatakan bahwa para lulusan sudah sepantasnya mengucapkan terimakasih kepada semua yang telah terlibat dalam proses selama menyelesaikan studi. Bentuk terimakasih yang paling tepat adalah dengan berbakti kepada orangtua dan mengamalkan seluruh ilmu yang didapat bagi kepentingan masyarakat secara keseluruhan dengan tetap belajar sepanjang hayat, karena hakikat pendidikan pada dasarnya adalah proses pencerdasan. Wisuda bukan berarti selesai belajar.</p><p>“Wisudawan idealnya dapat menjadi aktor perubahan karena jika tidak mau berubah maka pada akhirnya akan digilas oleh perubahan itu sendiri. Kita tidak boleh <em>diigelkeun </em><em>zaman</em> (tergilas zaman), paling tidak harus bisa <em>ngigelan </em><em>zaman</em> (mengikuti zaman), dan yang paling hebat harus bisa <em>ngigelkeun </em><em>zaman</em><em> </em>(menggerakkan zaman),” kata rektor.</p><p>Dalam kesempatan ini, Rektor juga menyampaikan kepada lulusan Unpad untuk sekiranya dapat menjadi pelopor dalam berperilaku jujur, karena para lulusan merupakan duta univeristas. Jika berbuat baik tentu akan diingat baik, namun jika tidak maka tentu akan buruk akibatnya bagi dirinya maupun universitas. Padahal semua tahu, tidak ada satu universitas pun di dunia yang mendidik para mahasiswanya untuk menjadi insan-insan yang tidak jujur.</p><p>“Ketika saudara-saudara berhasil, maka nama almamater akan terbawa baik. Sebaliknya, jika gagal atau terlebih terlibat dalam kasus yang merugikan negara, orang akan bertanya pula “alumni dari mana?” lengkapnya.</p><p>Sebagai wakil dari wisudawan, Risman Adhitiya dari FTG Unpad, menyampaikan bahwa setelah dalam periode yang lama berusaha menggali, mengenal diri dan mengembangkan potensi yang kita miliki selama mengikuti proses pendidikan di Unpad, kini saatnya bagi dirinya dan teman-teman tiba di dunia yang sesungguhnya. Kebanggaan tersendiri bagi para lulusan Unpad untuk memperoleh amanah baru untuk menjadi bagian dari insan abdi masyarakat yang terbaik untuk bangsa ini.</p><p>“Mari kita terus belajar, menempa diri dan senantiasa haus akan ilmu untuk meningkatkan intelektualitas. Mari kita menjadi insan yang berani berjuang. Mari kita penuhi amanah sebagai bagian dari Unpad untuk Tuhan, bangsa dan almamater tercinta,” ujarnya.</p><p>Ucapan selamat secara khusus juga disampaikan oleh Rektor Unpad kepada wisudawan yang lulus dengan indeks prestasi kumulatif (IPK) tertinggi, wisudawan yang tercepat menyelesaikan studi, wisudawan tertua dan wisudawan termuda.</p><p>Para wisudawan yang lulus dengan IPK tertinggi adalah Mohammad Taufik (Program Doktor MIPA Konsentrasi Fisika, IPK 4,00), Tatang Sopian (Program Magister, FK, IPK 3,99), Fahmi Oscandar (Program Spesialis, Ilmu FKG, IPK 3,99), Belly Sam (Program Spesialis, Ilmu Radiologi FKG Unpad, IPK 3,93), Rani Latifah (Program Profesi, Fakultas Ilmu Keperawatan, IPK 3,90).</p><p>Wisudawan dengan IPK tertinggi dari Program Sarjana adalah Gina Ratnasari (Fapet, IPK 3,95). Wisudawan dengan IPK tertinggi dari Program Diploma III adalah Angga Rizky Pratama (FEB, IPK 3,61). Selain itu, wisudawan program sarjana yang berhasil menyelesaikan studinya dalam waktu 3 tahun 3 bulan adalah Qorrie Nurul Qisthi (FEB), Ramagaluh Airlangga dan Hapsah Fauziah (Fakultas Ilmu Budaya).</p><p>Sedangkan untuk wisudawan yang paling muda dari program sarjana adalah Mitra Eviani dari Fakultas Ilmu Keperawatan yang lulus pada usia 20 tahun 1 bulan. Sementara itu, Sri Astuti Buchari dari ilmu Sosiologi yang berusia 71 tahun 2 bulan dinyatakan sebagai wisudawan tertua untuk Program Doktor. Untuk Program Magister, Kirana Lina Gunawan dari Ilmu Kedokteran Dasar menjadi wisudawan tertua dengan usia 58 tahun 7 bulan. *</p><p
style="text-align: left;"><em>Laporan oleh: Malikkul Shaleh | <a
href="http://www.fb.com/malikkul.shaleh"><img
src="http://www.unpad.ac.id/wp-content/uploads/2011/05/facebook.png" alt="" width="16" height="16" /></a> | <a
href="http://www.twitter.com/fatmaliq"><img
src="http://www.unpad.ac.id/wp-content/uploads/2011/05/twitter.png" alt="" width="16" height="16" /></a> | eh*</em></p><p
style="text-align: left;"><div
class="ngg-galleryoverview" id="ngg-gallery-115-51459"><div
class="slideshowlink"> <a
class="slideshowlink" href="http://www.unpad.ac.id/archives/51459?show=slide"> [Show as slideshow] </a></div><div
id="ngg-image-6277" class="ngg-gallery-thumbnail-box" style="width:25%;" ><div
class="ngg-gallery-thumbnail" > <a
href="http://www.unpad.ac.id/wp-content/blogs.dir/1/files/wisuda-feb2012/wisuda-feb2012-1.jpg" title=" " class="shutterset_set_115" > <img
title="wisuda-feb2012-1" alt="wisuda-feb2012-1" src="http://www.unpad.ac.id/wp-content/blogs.dir/1/files/wisuda-feb2012/thumbs/thumbs_wisuda-feb2012-1.jpg" width="100" height="75" /> </a></div></div><div
id="ngg-image-6279" class="ngg-gallery-thumbnail-box" style="width:25%;" ><div
class="ngg-gallery-thumbnail" > <a
href="http://www.unpad.ac.id/wp-content/blogs.dir/1/files/wisuda-feb2012/wisuda-feb2012-10.jpg" title=" " class="shutterset_set_115" > <img
title="wisuda-feb2012-10" alt="wisuda-feb2012-10" src="http://www.unpad.ac.id/wp-content/blogs.dir/1/files/wisuda-feb2012/thumbs/thumbs_wisuda-feb2012-10.jpg" width="100" height="75" /> </a></div></div><div
id="ngg-image-6281" class="ngg-gallery-thumbnail-box" style="width:25%;" ><div
class="ngg-gallery-thumbnail" > <a
href="http://www.unpad.ac.id/wp-content/blogs.dir/1/files/wisuda-feb2012/wisuda-feb2012-11.jpg" title=" " class="shutterset_set_115" > <img
title="wisuda-feb2012-11" alt="wisuda-feb2012-11" src="http://www.unpad.ac.id/wp-content/blogs.dir/1/files/wisuda-feb2012/thumbs/thumbs_wisuda-feb2012-11.jpg" width="100" height="75" /> </a></div></div><div
id="ngg-image-6283" class="ngg-gallery-thumbnail-box" style="width:25%;" ><div
class="ngg-gallery-thumbnail" > <a
href="http://www.unpad.ac.id/wp-content/blogs.dir/1/files/wisuda-feb2012/wisuda-feb2012-12.jpg" title=" " class="shutterset_set_115" > <img
title="wisuda-feb2012-12" alt="wisuda-feb2012-12" src="http://www.unpad.ac.id/wp-content/blogs.dir/1/files/wisuda-feb2012/thumbs/thumbs_wisuda-feb2012-12.jpg" width="100" height="75" /> </a></div></div> <br
style="clear: both" /><div
id="ngg-image-6285" class="ngg-gallery-thumbnail-box" style="width:25%;" ><div
class="ngg-gallery-thumbnail" > <a
href="http://www.unpad.ac.id/wp-content/blogs.dir/1/files/wisuda-feb2012/wisuda-feb2012-2.jpg" title=" " class="shutterset_set_115" > <img
title="wisuda-feb2012-2" alt="wisuda-feb2012-2" src="http://www.unpad.ac.id/wp-content/blogs.dir/1/files/wisuda-feb2012/thumbs/thumbs_wisuda-feb2012-2.jpg" width="100" height="75" /> </a></div></div><div
id="ngg-image-6287" class="ngg-gallery-thumbnail-box" style="width:25%;" ><div
class="ngg-gallery-thumbnail" > <a
href="http://www.unpad.ac.id/wp-content/blogs.dir/1/files/wisuda-feb2012/wisuda-feb2012-3.jpg" title=" " class="shutterset_set_115" > <img
title="wisuda-feb2012-3" alt="wisuda-feb2012-3" src="http://www.unpad.ac.id/wp-content/blogs.dir/1/files/wisuda-feb2012/thumbs/thumbs_wisuda-feb2012-3.jpg" width="100" height="75" /> </a></div></div><div
id="ngg-image-6289" class="ngg-gallery-thumbnail-box" style="width:25%;" ><div
class="ngg-gallery-thumbnail" > <a
href="http://www.unpad.ac.id/wp-content/blogs.dir/1/files/wisuda-feb2012/wisuda-feb2012-4.jpg" title=" " class="shutterset_set_115" > <img
title="wisuda-feb2012-4" alt="wisuda-feb2012-4" src="http://www.unpad.ac.id/wp-content/blogs.dir/1/files/wisuda-feb2012/thumbs/thumbs_wisuda-feb2012-4.jpg" width="100" height="75" /> </a></div></div><div
id="ngg-image-6291" class="ngg-gallery-thumbnail-box" style="width:25%;" ><div
class="ngg-gallery-thumbnail" > <a
href="http://www.unpad.ac.id/wp-content/blogs.dir/1/files/wisuda-feb2012/wisuda-feb2012-5.jpg" title=" " class="shutterset_set_115" > <img
title="wisuda-feb2012-5" alt="wisuda-feb2012-5" src="http://www.unpad.ac.id/wp-content/blogs.dir/1/files/wisuda-feb2012/thumbs/thumbs_wisuda-feb2012-5.jpg" width="100" height="75" /> </a></div></div> <br
style="clear: both" /><div
id="ngg-image-6293" class="ngg-gallery-thumbnail-box" style="width:25%;" ><div
class="ngg-gallery-thumbnail" > <a
href="http://www.unpad.ac.id/wp-content/blogs.dir/1/files/wisuda-feb2012/wisuda-feb2012-6.jpg" title=" " class="shutterset_set_115" > <img
title="wisuda-feb2012-6" alt="wisuda-feb2012-6" src="http://www.unpad.ac.id/wp-content/blogs.dir/1/files/wisuda-feb2012/thumbs/thumbs_wisuda-feb2012-6.jpg" width="100" height="75" /> </a></div></div><div
id="ngg-image-6295" class="ngg-gallery-thumbnail-box" style="width:25%;" ><div
class="ngg-gallery-thumbnail" > <a
href="http://www.unpad.ac.id/wp-content/blogs.dir/1/files/wisuda-feb2012/wisuda-feb2012-7.jpg" title=" " class="shutterset_set_115" > <img
title="wisuda-feb2012-7" alt="wisuda-feb2012-7" src="http://www.unpad.ac.id/wp-content/blogs.dir/1/files/wisuda-feb2012/thumbs/thumbs_wisuda-feb2012-7.jpg" width="100" height="75" /> </a></div></div><div
id="ngg-image-6297" class="ngg-gallery-thumbnail-box" style="width:25%;" ><div
class="ngg-gallery-thumbnail" > <a
href="http://www.unpad.ac.id/wp-content/blogs.dir/1/files/wisuda-feb2012/wisuda-feb2012-8.jpg" title=" " class="shutterset_set_115" > <img
title="wisuda-feb2012-8" alt="wisuda-feb2012-8" src="http://www.unpad.ac.id/wp-content/blogs.dir/1/files/wisuda-feb2012/thumbs/thumbs_wisuda-feb2012-8.jpg" width="100" height="75" /> </a></div></div><div
id="ngg-image-6299" class="ngg-gallery-thumbnail-box" style="width:25%;" ><div
class="ngg-gallery-thumbnail" > <a
href="http://www.unpad.ac.id/wp-content/blogs.dir/1/files/wisuda-feb2012/wisuda-feb2012-9.jpg" title=" " class="shutterset_set_115" > <img
title="wisuda-feb2012-9" alt="wisuda-feb2012-9" src="http://www.unpad.ac.id/wp-content/blogs.dir/1/files/wisuda-feb2012/thumbs/thumbs_wisuda-feb2012-9.jpg" width="100" height="75" /> </a></div></div> <br
style="clear: both" /><div
class='ngg-clear'></div></div></p><p
style="text-align: left;"><em>Foto-foto oleh: Tedi Yusup (Humas Unpad)</em></p> ]]></content:encoded> <wfw:commentRss>http://www.unpad.ac.id/archives/51459/feed</wfw:commentRss> <slash:comments>0</slash:comments> </item> <item><title>Memiliki Kinerja Penelitian Baik, Dikti Masukkan Unpad dalam Kategori PT Riset Mandiri</title><link>http://www.unpad.ac.id/archives/51451</link> <comments>http://www.unpad.ac.id/archives/51451#comments</comments> <pubDate>Mon, 06 Feb 2012 07:18:06 +0000</pubDate> <dc:creator>erman</dc:creator> <category><![CDATA[Berita]]></category><guid
isPermaLink="false">http://www.unpad.ac.id/?p=51451</guid> <description><![CDATA[[Unpad.ac.id, 6/02/2012] Berkaitan dengan desentralisasi penelitian, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Ditjen Dikti) memasukkan Unpad kedalam kategori Kelompok Perguruan Tinggi Riset Mandiri bersama 9 Perguruan Tinggi Negeri (PTN) lain, karena memiliki...]]></description> <content:encoded><![CDATA[<p>[Unpad.ac.id, 6/02/2012] Berkaitan dengan desentralisasi penelitian, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Ditjen Dikti) memasukkan Unpad kedalam kategori Kelompok Perguruan Tinggi Riset Mandiri bersama 9 Perguruan Tinggi Negeri (PTN) lain, karena memiliki kinerja penelitian yang baik. Dengan demikian, 70 persen dana penelitian yang semula dikelola oleh Dikti, kini akan diserahkan sepenuhnya kepada Unpad. Hal ini dimaksudkan untuk meningkatkan kinerja penelitian yang baru mencapai 24,7 persen secara nasional.</p><div
id="attachment_51453" class="wp-caption alignleft" style="width: 310px"><a
href="http://www.unpad.ac.id/wp-content/uploads/2012/02/proflili.jpg"><img
class="size-medium wp-image-51453" title="proflili" src="http://www.unpad.ac.id/wp-content/uploads/2012/02/proflili-300x200.jpg" alt="" width="300" height="200" /></a><p
class="wp-caption-text">Koordinator Penelitian Dikti, Prof. Dr. Ir. Lili Warli, MSc (Foto: Lydia OA)*</p></div><p>Hal ini yang disampaikan oleh Koordinator Penelitian Dikti, Prof. Dr. Ir. Lili Warli, MSc., saat menyampaikan pengarahan pelaksanaan penelitian dalam acara Pengarahan dan Penandatanganan Kontrak Penelitian Tahun Anggaran 2012 antara Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) dengan dosen peneliti di lingkungan Unpad yang diadakan di Bale Sawala, Gedung Rektorat Unpad Jatinangor, Senin (06/02). Hadir dalam acara tersebut Rektor Unpad, Ketua LPPM Unpad, Prof. Oekan S. Abdoellah, MA. Ph.D, para dekan fakultas dan para dosen dan peneliti Unpad.</p><p>Masuknya Unpad kedalam kelompok mandiri merupakan kebanggan tersendiri, mengingat untuk dapat masuk kedalam kategori tersebut sebuah perguruan tinggi harus memiliki kinerja dan performa penelitian yang baik. Dengan demikian, tantangan bagi Unpad kedepan adalan untuk dapat mempertahankan posisi sehingga tidak turun kedalam kategori dibawahnya. Apalagi dengan adanya desentralisasi penelitian, diharapkan dapat mewujudkan keunggulan dan meningkatkan daya asing penelitian di PTN.</p><p>Seperti yang diutarakan oleh Prof. Lili bahwa semangat desentralisasi ini merupakan upaya untuk meningkatkan kuantitas dan kualitas penelitian, sehingga tidak hanya saja memberikan dampak secara akademik tapi juga aplikatif sehingga bisa dimanfaatkan secara sosial. Para dosen dan atau peneliti dalam hal ini merupakan aktor utamanya.</p><p>“Paradigma penelitian yang sekarang sudah kita rubah. Sekarang tidak hanya memberikan <em>academic impact</em>, tapi juga <em>social impact</em> kepada masyarakat melalui HKI, publikasi atau model prototipe. Lihat bagaimana siswa SMK melakukan itu. Ini menjadi tantangan kita kedepan,” ujarnya.</p><p>Desentralisasi penelitian pada dasarnya adalah pelimpahan tugas dan wewenang dalam pengelolaan kegiatan penelitian secara bertahap kepada perguruan tinggi. Tujuannya adalah untuk mewujudkan keunggulan penelitian, meningkatkan daya saing perguruan tinggi dalam bidang penelitian, meningkatkan angka partisipasi dosen dalam penelitian, dan meningkatkan kapasitas pengembangan penelitian di perguruan tinggi.</p><p>“Sekarang sudah hampir 76 persen yang kita daerahkan. Jumlah ini akan semakin membesar nantinya. Kita menargetkan tahun 2014 anggaran untuk penelitian mencapai 4 Triliun. Dengan desentralisasi kita berharapkan hasil yang lebih baik,” tambahnya.</p><p>Dalam pelaksanaan kebijakan baru ini, Dikti melalui Direktorat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (DP2M) akan dibantu oleh lembaga-lembaga penelitian di setiap perguruan tinggi. LPPM Unpad dalam hal ini akan menjadi lembaga yang berwenang dalam mengelola penelitian di Unpad, termasuk dalam hal pembiayaan.</p><p>“Gagasan ini pada dasarnya adalah untuk bagaimana kemudian meningkatkan kemampuan kita untuk  menghasilkan penelitian yang berkualitas. Nah, kita sekarang sudah masuk kelompok mandiri. Namun yang harus disadari adalah bagaimana untuk dapat mempertahankannya,” kata Prof. Oekan ditemui seusai kegiatan. *</p><p
style="text-align: left;"><em>Laporan oleh: Malikkul Shaleh | <a
href="http://www.fb.com/malikkul.shaleh"><img
src="http://www.unpad.ac.id/wp-content/uploads/2011/05/facebook.png" alt="" width="16" height="16" /></a> | <a
href="http://www.twitter.com/fatmaliq"><img
src="http://www.unpad.ac.id/wp-content/uploads/2011/05/twitter.png" alt="" width="16" height="16" /></a> | eh*</em></p> ]]></content:encoded> <wfw:commentRss>http://www.unpad.ac.id/archives/51451/feed</wfw:commentRss> <slash:comments>0</slash:comments> </item> <item><title>Mahasiswa Unpad Kembali Berpartisipasi dalam Harvard National MUN di Boston</title><link>http://www.unpad.ac.id/archives/51443</link> <comments>http://www.unpad.ac.id/archives/51443#comments</comments> <pubDate>Mon, 06 Feb 2012 06:31:15 +0000</pubDate> <dc:creator>erman</dc:creator> <category><![CDATA[Berita]]></category><guid
isPermaLink="false">http://www.unpad.ac.id/?p=51443</guid> <description><![CDATA[[Unpad.ac.id, 6/02/2012] Tahun ini, Unpad kembali mengirimkan delegasinya untuk berpartisipasi dalam Harvard National Model United Nations (HNMUN). HNMUN  ke-58 ini akan digelar di Boston, Amerika Serikat pada tanggal 16-19 Februari...]]></description> <content:encoded><![CDATA[<p>[Unpad.ac.id, 6/02/2012] Tahun ini, Unpad kembali mengirimkan delegasinya untuk berpartisipasi dalam Harvard National Model United Nations (HNMUN). HNMUN  ke-58 ini akan digelar di Boston, Amerika Serikat pada tanggal 16-19 Februari 2012 mendatang. Kegiatan ini akan diikuti oleh lebih dari 3,000 peserta dari berbagai universitas di seluruh dunia.</p><div
id="attachment_51445" class="wp-caption alignleft" style="width: 310px"><a
href="http://www.unpad.ac.id/wp-content/uploads/2012/02/HNMUN-Foto-dgn-Rektor-UNPAD-Pembantu-Rektor.jpg"><img
class="size-medium wp-image-51445" title="HNMUN - Foto dgn Rektor UNPAD &amp; Pembantu Rektor" src="http://www.unpad.ac.id/wp-content/uploads/2012/02/HNMUN-Foto-dgn-Rektor-UNPAD-Pembantu-Rektor-300x200.jpg" alt="" width="300" height="200" /></a><p
class="wp-caption-text">Delegasi Unpad ke HNMUN berfoto bersama Rektor dan PR III Unpad *</p></div><p>Dua puluh mahasiswa Unpad yang akan berpartisipasi dalam HNMUN 2012 adalah Dimas Aditya Hanandito (FEB), Brata Kusuma Santoso              (FEB), Asyraf Firas Abdurrasyid (FEB), Gina Soraya (FEB), Nur Fitri Aprillia (FEB), Desak Putu Kutha W. (FEB),  Silmy Kamila (FEB), Utari Padmakusuma (FEB), Muhammad Randi A. (FEB), Fuad Bismar Ibrahim (FEB), Muhammad Ali Akbar (FEB), Muhammad Adam Faisal (FEB), Harry Sugama (FEB), Puji Astiningsih (FEB), Gema Paramesti (FKG), Ika Novita (FH), Dina Hidayana (FISIP), Anie Londa (FH), Ruth Putryani S. (Fikom), Maryska Mayagita (Fasa).</p><p>Ini merupakan kali ketujuh Unpad mengirimkan delegasi di HNMUN. Tahun ini, delegasi Unpad diberi kepercayaan untuk merepresentasikan Rumania. Para delegasi akan dibagi dalam berbagai komite yang berada dibawah <em>General Assembly</em> PBB, seperti <em>Disarmament and International Security</em> (DISEC), <em>Social</em>, <em>Humanitarian</em>, <em>and Cultural Committee </em>(SOCHUM), hingga <em>Non-Governmental Organizations</em>, seperti IMF, WHO dan UNICEF.</p><p>“Dalam acara ini kita akan <em>present</em> suatu negara, kali ini kita <em>present</em> negara Rumania. Di sana kita akan <em>discuss</em>, <em>debate</em>, dan <em>lobbying </em>sama mahasiswa-mahasiswa dari seluruh negara di dunia. HNMUN merupakan gelaran yang paling <em>prestigious</em> diantara MUN yang ada,” ujar Dina saat ditemui di Ruang UPT Humas Unpad, Gedung Rektorat Lt. 1, kampus Unpad Jatinangor, Senin (6/02).</p><p>Dalam HNMUN, para delegasi akan membahas berbagai permasalahan tingkat global yang dihadapi saat ini, diantaranya yaitu terkait bidang perdamaian internasional dan keamanan, ekonomi, kemajuan sosial, dan hak asasi manusia.  Diharapkan, HNMUN akan menghasilkan solusi dari permasalahan tersebut yang akan direkomendasikan di konferensi PBB sebenarnya.</p><p>Persiapan yang dilakukan pun sudah maksimal. Selama enam bulan, mereka sudah melakukan latihan simulasi sidang bersama anggota tim. Mereka semakin memantapkan teknik dalam berdebat, diskusi, dan melobi. “Sekarang kita terus melakukan riset secara mendalam, supaya punya substansi yang cukup dalam diskusi nanti,” ungkap Dina.</p><p>Dengan mengikuti ajang ini, ada banyak hal yang ingin mereka dapat. Adam misalnya, yang mengaku ingin belajar banyak dari HNMUN. “Di sini saya jadi bisa men-<em>develop </em>diri sendiri, belajar kefokusan, cara riset yang benar bagaimana, dan yang paling penting cara bicara di depan orang yang benar itu seperti apa,” tutur mahasiswa jurusan Akuntansi angkatan 2008 ini.</p><p>Selain itu, mereka berharap agar dalam HNMUN 2012 ini tim delegasi Unpad dapat memperoleh berbagai prestasi<em>. </em>“Sampai saat ini kita masih berusaha untuk menjadi <em>best delegate </em>atau <em>outstanding delegate</em>, selain <em>experience </em>dan <em>knowledge </em>yang juga ingin kita dapat dari sini. Mudah-mudahan kedepannya bisa lebih maju dan lebih berperstasi,” ujar Dina. *</p><p
style="text-align: left;"><em>Laporan oleh: Artanti Hendriyana | <a
href="http://www.fb.com/artanti.hendriyana"><img
src="http://www.unpad.ac.id/wp-content/uploads/2011/05/facebook.png" alt="" width="16" height="16" /></a> | <a
href="http://www.twitter.com/tanolit"><img
src="http://www.unpad.ac.id/wp-content/uploads/2011/05/twitter.png" alt="" width="16" height="16" /></a> | eh*</em></p> ]]></content:encoded> <wfw:commentRss>http://www.unpad.ac.id/archives/51443/feed</wfw:commentRss> <slash:comments>0</slash:comments> </item> </channel> </rss>
<!-- Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: http://www.w3-edge.com/wordpress-plugins/

Minified using disk: basic
Page Caching using disk: enhanced (User agent is rejected)

Served from: www.unpad.ac.id @ 2012-02-11 03:25:59 -->
