Universitas Padjadjaran

Indonesia
  • Profile
  • Faculty
    • Law
    • Economics
    • Medicine
    • Mathematics & Natural Sciences
    • Agriculture
    • Dentistry
    • Letters
    • Social & Political Sciences
    • Psychology
    • Animal Husbandry
    • Communication Sciences
    • Nursing
    • Fishery and Marine Science
    • Agricultural Industrial Technology
    • Pharmacy
    • Technique of Geology
News
Home | News | Lingkungan dari Perspektif Islam
 

Berita Terbaru

  • Sixty Unpad Ners Professional Program Graduates Took Professional Oath
  • Dodi, the Office Boy who successfully graduated from Unpad
  • Three Students Completed Undergraduate Degree in 3 Years 3 months
  • Actively Involved in Student Organizations, Gina Ratnasari Maintains IPK of 3.95
  • Ideal Students Are the Actors of Change

Lingkungan dari Perspektif Islam

Krisis lingkungan kini yang telah mengancam kehidupan global. krisis ekologi ini tidak semata-mata disebabkan oleh persoalan sosial-ekonomi kependudukan semata. Namun juga adanya Hegemoni Paradigma Cartesian-Newtonian dan kehidupan modern Di sisi lain, pendekatan Sains dan Teknologi sekarang ini tidak mampu mencegah efek katastropik terhadap alam. Hal tersebut dinyatakan Sunardi M.Si., Ph.D. pada peluncuran bukunya “Perlindungan Ilngkungan: Sebuah Perspektif & Spiritualitas Islam ” Acara yang digelar Kamis (22/05/08), di Gedung Serba Guna Lt. 4 kampus Iwa Koesoemasoemantri Unpad. Selain dihadiri Rektor Unpad, acara bedah buku ini juga dihadiri oleh Prof. Dr. Solihin, M.Si dari UIN Jakarta, Prof. Dr. Johan Iskandar, M.Si pengajar Magister Ilmu Lingkungan Unpad dan Ir. Chay Asdak, M.Sc, Ph.D. Dalam sambutannya, Rektor Unpad menyatakan bahwa masyarakat kita sebenarnya sadar bahwa lingkungan di sekitar ada masalah, namun masih belum insaf dan berharap mudah-mudahan dengan buku ini selain bisa membuka cakrawala lingkungan juga dapat membuka nilai-nilai yang bersifat spiritual.

Sunardi yang merupakan salah seorang pengajar pada pada Program Studi Magister Ilmu Lingkungan Unpad selanjutnya menguraikan bahwa krisis lingkungan adalah persoalan ultimasi, persoalan cara pandang manusia terhadap alam semesta. Sedangkan alam sendiri merupakan nilai mekanistis. ”Pendekatan lain untuk mengembalikan keseimbangan alam adalah semua bentuk pengetahuan yang lebih tinggi mengenai alam perlu dibangkitkan”. Dengan diluncurkan buku ini, Sunardi juga optimis bahwa ilmuwan-ilmuwan yang lain akan memandang agama sebagai pelindung lingkungan.

Lain halnya dengan Prof. Dr. Solihin, M.Si yang mengatakan bahwa buku tentang perlindungan lingkungan ini punya perspektif yang sangat luas dan merupakan sebuah cakrawala yang hebat yang mana belum pernah terpikirkan secara Islam untuk disunggung dari segi lingkungan oleh UIN. Menurut Solihin, sebagai manusia kita harus bisa berpikir bagaimana memberi nyawa kepada kehidupan, bagaimana memahami nyawa kepada alam. ”Alasannya adalah karena apapun yang kita pandang dan lihat itu punya nyawa, dan manusia harus berhati-hati jangan sampai melakukan hal-hal yang Dzalim terhadap lingkungan.

Sedangkan menurut Prof. Dr. Johan Iskandar, M.Si, manusia seperti halnya binatang, mempengaruhi dan dipengaruhi oleh ekosistemnya. Selain itu berkembangnya cara pandang ilmu pengetahuan dan teknologi modern Barat yang cenderung lebih bersifat sekuler, mekanistis dan reduksionistis dapat berpengaruh kepada masyarakat tradisional di Indonesia dalam hidup yang tadinya bersifat holistik dan sujud pada pencipta manusia dan alam semesta, ujar Johan Iskandar yang juga merupakan Dosen Biologi FMIPA Unpad.

Akademik

    Referensi

      ad-webmail ad-live ad-paus ad-mahasiswa LPSE

      © Unpad 2010
      Hak cipta dilindungi undang-undang

      kredit | kontak