Buka Cakrawala Kepariwisataan Lebih Luas, Prodi Pariwisata Berkelanjutan Unpad Gelar Kuliah Umum

[unpad.ac.id, 11/2/2019] Program studi Pariwisata Berkelanjutan Universitas Padjadjaran menggelar kuliah umum “SEADCORE: Disaster Resiliance and the Value of Local Traditional Culture” yang digelar di kampus Sekolah Pascasarjana Unpad, Jalan Dipati Ukur No. 35, Bandung,  Rabu (6/2) lalu.

Suasana kuliah umum yang digelar Program studi Pariwisata Berkelanjutan Universitas Padjadjaran di kampus Sekolah Pascasarjana Unpad, Jalan Dipati Ukur No. 35, Bandung,  Rabu (6/2) lalu.*

Acara ini menghadirkan tiga akademisi, yaitu: Dr. Male Lujan Escalante dari Lancaster University, Dr. Christine Mortimer dari Nottingham Trent Business School, dan Dr. Dicky Muslim selaku dosen dan Ketua Pusat Studi Geologi Lingkungan, Rekayasa, dan  Kebencanaan Fakultas Teknik Geologi Unpad.

Ketua program studi Pariwisata Berkelanjutan Unpad Dr. Evi Novianti, M.Si., mengatakan, kuliah umum ini digelar untuk membuka cakrawala mahasiswa maupun masyarakat umum mengenai dunia kepariwisataan.

“Berbicara pariwisata artinya berbicara tentang atraksi wisata, aksesibilitas wisata, akomodasi, amenitas, dan kebijakan wisata,” ujar Dr. Evi saat dihubungi Kantor Komunikasi Publik Unpad, Senin (11/2).

Tidak hanya itu, dampak dari pembukaan destinasi wisata juga harus diperhatikan, salah satunya memperhatikan potensi bencana alam. Upaya penanggulangan bencana ini juga harus mempertimbangkan budaya tradisional yang melingkupinya.

“Sekarang yang dilihat tidak hanya destinasi wisata, tetapi lebih cenderung bagaimana masyarakat yang terkena efek dari wisata, bagaimana kearifan lokalnya, serta bagaimana efek sosial ekonomi terhadap keberlanjutan wisatanya,” jelas Dr. Novi.*

Rilis: Prodi Pariwisata Berkelanjutan/am