FEB Unpad Kembali Fasilitasi Kuliah Online Digital Talent Scholarship Kemenkominfo RI

[unpad.ac.id, 17/7/2019] Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Padjadjaran melalui Pusat Studi Inovasi Digital (DIGITS) kembali ikut serta dalam pengadaan materi kuliah dalam jaringan (online) program Digital Talent Scholarship (DTS) Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) RI tahun 2019.

Dekan FEB Unpad, Yudi Azis, SE., S.Si., S.Sos., MT., Ph.D saat proses pengambilan gambar untuk kelas online DTS 2019 dengan materi Pengantar Kewirausahaan Digital di Gedung Rektorat Jatinangor, Senin (8/7).*

Program DTS ini merupakan kali kedua yang difasilitas FEB Unpad. Pada 2018, sebanyak 1.000 peserta mengikuti program DTS ini. Kesuksesan tersebut mendorong Kemenkominfo RI meningkatkan kuota peserta menjadi 25.000 orang untuk tahun 2019.

DIGITS di bawah koordinasi Dr. rer.pol. Hamzah Ritchi, SE., MBIT., Ak., membentuk tim khusus untuk memfasilitasi produksi materi kuliah online DTS 2019. Mulai dari pengadaan materi, memilih pemateri, penyusunan modul, dan soal ujian, serta produksi video berdurasi maksimal 15 menit yang dilakukan oleh tim e-learning Unpad dalam proses pengambilan gambarnya.

Project Director DTS 2019 Irsyad Kamal, SE., MBA., QWP, menjelaskan, konsep yang diterapkan pada DTS tahun ini.  Berbeda dengan tahun sebelumnya yang mengedepankan konsep bisnis digital, tahun ini DTS fokus pada kewirausahaan digital (Digital Entrepreneur).

“Secara substansi yang membedakan DTS 2019 dengan DTS 2018 adalah konsep kewirausahaan digital dan softskill development. Sementara secara teknis, peserta harus menempuh 6 sesi perkuliahan online. Dan wajib mengikuti ujian yang terbagi menjadi 3 tahapan, yaitu selfcheck diakhir materi, ujian setiap akhir sesi dan ujian akhir setelah peserta melewati 6 sesi perkuliahan. Kalau tahun lalu hanya satu kali ujian, ujian akhir saja,” jelas Kamal seperti dalam rilis yang diterima Kantor Komunikasi Publik Unpad.

Pemateri yang ikut berperan dalam menghasilkan materi-materi pelatihan intensif ini merupakan staf pengajar yang juga berprofesi sebagai praktisi dengan keahliannya di bidang masing-masing. Materi-materi online yang diberikan lebih terperinci terdiri dari tiga materi.

Materi pertama seputar teori Entrepreneur  yang meliputi pengantar kewirausahaan digital, bagaimana memulai kewirausahaan digital, serta mengelola usaha digital. Sementara materi kedua seputar Best Practice kewirausahaan digital, yang bekerja sama dengan beberapa usaha rintisan di Indonesia, antara lain Agate dari Games, Halodoc dari Kesehatan, Kulina dari Makanan, Mamikos dari Property, Tanihub dari Pertanian, Diffago/Thisable dari Disabilitas, Kitabisa dari Crowdfunding, Bukalapak dari Ecommerce, Asosiasi Blockchain dari Blockchain, Traveloka dari Transportasi, dan Ruangguru dari Edukasi.

Materi ketiga adalah Teori softskill, meliputi teori bagaimana memetakan dunia kerja, bagaimana cara melamar kerja, serta bagaimana cara bekerja di perusahaan.

Tidak hanya akademisi dari FEB Unpad, tahun ini DIGITS juga berkolaborasi dengan akademisi dari Fakultas Teknologi Industri Pertanian (FTIP) dan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP).

Para akademisi dan praktisi yang terlibat dalam kuliah online DTS tahun ini antara lain Yudi Azis, SE., S.Si., S.Sos., MT., Ph.D., Dr. rer. Pol. Hamzah Ritchi, SE., MBIT., Ak., Ari Tjahyawandita, SE., M.Si., Diana Sari, S.E., M.Mgt., Ph.D.,  Sunu Widianto, S.E., M.Sc.Ph.D., Arie Widyastuti, SE., MIB., Adhi Adhi Prapaskah Hartadi, SE., MBA., Ersa Triwahyuni, S.E., M.Acc., CPMA, Ph.D., Irsyad Kamal, SE., MBA., QWP, Muhammad Aqshel Revinzky , S.E., M.A.B., serta Healthy Nurmalasari, S.Sos., M.A.B. dan Dr. Dwi Purnomo STP., MT.

Saat ini proses produksi sudah memasuki tahap editing, setelah sebelumnya dilakukan pengambilan gambar pada tanggal 8-9 Juli 2019 yang lalu dan akan dilakukan simulasi pada  21 Juli 2019. Rencananya perkuliahan online ini akan launching pada 22 Juli 2019 dan akan diakses oleh 11.000 peserta yang tersebar di seluruh Indonesia.*

Rilis: Lydia Wulan Sari/am