FPIK Unpad Jalin Kerja Sama dengan PT. Robomarine Indonesia

[unpad.ac.id, 30/04/2018] Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) Unpad sepakat melakukan kerja sama dengan PT. Robomarine Indonesia untuk bidang teknologi kelautan dan tridarma perguruan tinggi. Kerja sama tersebut dilakukan di ruang Dekanat FPIK Unpad, Jatinangor, Rabu (11/4).

Dekan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) Unpad bersama perwakilan PT. Robomarine Indonesia usai penandatanganan perjanjian kerja sama (PKS) antara Unpad dan PT. Robomarine Indonesia, di Dekanat FPIK Unpad, Jatinangor. Rabu (11/4).*

Kerja sama tersebut diikuti dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) terkait pembuatan alat RHEA. Alat ini merupakan pengembangan instrumen observasi kelautan dengan laboratorium ilmu kelautan.

Pihak FPIK yang dihadiri oleh pimpinan fakultas dan dari pihak RMI yakni Nico prayogo, S.T., M.T. selaku direktur dan staff  RMI yakni Tutut Prasetyo, S.T., M.T. dan Putri Anggraeni Agustin, hadir dalam penandatanganan tersebut. Dekan FPIK yakni Dr.sc. Yudi Nurul Ihsan, menyatakan bahwa dengan adanya kerjasama ini, peluang untuk membuat produk untuk bidang perikanan dan kelautan semakin terarah dan jelas.

Kerjasama ini mutlak diperlukan, dikarenakan akan semakin menguatkan teknologi terutama di bidang perikanan dan kelautan. Selanjutnya, direktur RMI, Nico Prayogo menyatakan hal yang sama, bahwa PT. RMI yang bergerak dalam teknologi bawah air, mempunyai visi bahwa teknologi bawah air Indonesia sudah semakin maju dan diharapkan semua teknologi kelautan merupakan buatan lokal.

PKS antara PT. RMI dengan FPIK Unpad ditindaklanjuti dengan mengadakan kerjasama pembuatan alat observasi kelautan untuk pengukuran real time dengan konsep lagrangian. Momentum ini diharapkan dapat membangun pusat data observasi di Indonesia “Indonesia Array Observation”. Kerjasama ini dieksekusi pada Laboratorium Ilmu Kelautan. Noir P. Purba, M.Sc. selaku pengelola laboratorium, menyatakan kerjasama ini akan memakan waktu 1 tahun dan diharapkan dapat diteruskan dengan kegiatan kerjasama proyek yang lainnya.

Penelitian RHEA ini sendiri didanai dari hibah internal Universitas Padjadjaran dengan peneliti Alexander M.A Khan, Ankiq Taofiqurohman, Ibnu Faizal, dan Putri Gita. Setelah penandatanganan, tim RMI mengunjungi laboratorium riset Ilmu kelautan Marine Research Laboratory (MEAL) untuk berdiskusi terkait pengembangan alat.

 

Rilis : FPIK/ijs