Sineas Muda Jangan Takut Gagal Bersaing di Festival Film Pendek

[unpad.ac.id, 1/11/2018] Program Studi Televisi dan Film Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Padjadjaran menggelar kuliah umum bertema “Strategi Menembus Festival Film Pendek” oleh Lulu Ratna di Auditorium Oemi Abdurrahman kampus Fikom Unpad, Jatinangor, Rabu (31/10).

Foto bersama mahasiswa dan dosen Program Studi Televisi dan Film Universitas Padjadjaran dalam kuliah umum bertema “Strategi Menembus Festival Film Pendek” oleh Lulu Ratna di Auditorium Oemi Abdurrahman kampus Fikom Unpad, Jatinangor, Rabu (31/10).*

Lulu Ratna merupakan sineas Indonesia yang kariernya di industri perfilman telah mendunia. Ia juga merupakan salah satu penyelenggara festival film pendek di tingkat nasional.

Pada kuliah umum tersebut, hadir Ketua program studi Televisi dan Film Unpad Dr. Aceng Abdullah, M.Si., dan jajaran dosen di lingkungan prodi Televisi dan Film Unpad. Kuliah umum ini dipandu oleh moderator Evelynd, M.Comn & MediaSt.

Dalam presentasinya, Lulu Ratna memaparkan perbedaan karakteristik film pendek dan film panjang secara mendalam. Ia juga menjelaskan beragam festival film pendek nasional maupun mancanegara yang berpotensi untuk diikuti sineas muda, di antaranya Oberhausen di Jerman, Clermont Farrand di Perancis, ReelOzInd di Australia, serta Festival Film di Indonesia di Jakarta, Jogja, dan Bali.

Ada beberapa tantangan bagi sineas muda dalam menghadapi perkembangan film pendek di masa sekarang. “Persaingan sangat sengit, jadi butuh strategi agar film dapat mencapai penonton yang lebih luas,” jelas Lulu seperti dalam rilis yang diterima Humas Unpad.

Sineas yang telah menonton ratusan film pendek ini paham bahwa untuk menembus ajang festival film pendek tidaklah mudah. Sineas harus menemukan strategi sendiri untuk bisa bersaing membuat karya film pendek.

“Datangi festival-festival film dan jalin kerjasama dengan para sineas dan pegiat film lainnya agar terbuka peluang untuk  kolaborasi,” jelas Lulu.

Ia menegaskan, karya film yang ditolak atau tidak berhasil masuk ke festival bukan berati tidak bagus. Biasanya, hal ini berkaitan dengan kesesuaian dan kecocokan tema festival film tersebut.

Para mahasiswa antusias mengikuti kuliah umum ini. Dengan banyaknya karya mahasiswa Televisi dan Film Unpad yang pernah diikutsertakan pada festival film maupun kompetisi film pendek, diharapkan kuliah umum ini semakin memotivasi mahasiswa menjadi sineas muda yang sukses.*

Rilis: Prodi Televisi dan Film Unpad/am