Agribisnis

Akreditasi: A
E-mail: -
Fakultas: Pertanian
Website: -

Deskripsi:
Agribisnis muncul sebagai ilmu pengetahuan yang berkembang melalui keterpaduan berbagai sektor ekonomi yang bersumber dari sumber daya hayati. Agribisnis adalah sistem yang terintegrasi pada aktivitas produksi usahatani (on farm) dan pendukungnya (sarana produksi pertanian seperti benih, pupuk dan alat  mesin pertanian), pengolahan hasil pertanian (agroindustri), distribusi dan pemasaran hasil pertanian, serta kelembagaan pendukung (penyuluhan, komunikasi dan informasi, pembiayaan, investasi, birokrasi).

Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian (Faperta) Unpad memiliki dua kelompok besar mata kuliah, yakni mata kuliah sistem yaitu mata kuliah yang mendukung pada penguasaan dan   kemampuan rekayasa  kesisteman yang terkait erat dengan sektor agribisnis, dan mata kuliah program yaitu mata kuliah yang menciptakan kompetensi dalam pengelolaan dan pengembangan usaha, serta pemberdayaan masyarakat agribisnis.

Program studi  Agribisnis Faperta Unpad memiliki kekhasan dalam kurikulum yang tidak dimiliki oleh program studi sejenis pada perguruan tinggi lain, yakni pada Program Pengembangan Bisnis dan Lingkungan Usaha (Business and Enabling Environment Program (BEDP)). Program ini merupakan program unggulan yang menjadi tulang punggung kurikulum program studi Agribisnis Faperta Unpad.  Program Pengembangan Bisnis dan Lingkungan Usaha tersebut terdiri atas 4 (empat) mata kuliah, yakni Perencanaan Agribisnis, Pengelolaan Agribisnis, Agribisnis Inklusif (pelibatan masyarakat dalam agribisnis), dan Inovasi Agribisnis. Keempat mata kuliah tersebut dilakukan untuk menghasilkan keluaran berupa rencana bisnis, produk, model bisnis dan pelibatan masyarakat dalam agribisnis.

Gelar yang diperoleh untuk para lulusan ialah Sarjana Pertanian (SP).

Prospek Kerja:
Program Studi Agribisnis Faperta Unpad mencetak lulusan-lulusan yang berkualitas dalam bidang Agribisnis, yaitu:
- Manajer agribisnis profesional, baik di perusahaan nasional maupun multinasional yang bergerak pada komoditas perkebunan, pangan, hortikultura, agroindustri, jasa logistik dan lainnya, termasuk pada lembaga pembiayaan (perbankan).
- Pengusaha/pelaku agribisnis yang handal pada komoditas perkebunan, pangan, hortikultura, agroindustri, jasa logistik dan lainnya.
- Akademisi dan konsultan profesional di sektor agribisnis
- Birokrat dan perencana pembangunan Pertanian pada pemerintah di level nasional, propinsi dan kabupaten serta pada lembaga internasional seperti World Bank, USAID dan lainnya.
- Fasilitator pemberdayaan masyarakat (LSM) dalam bidang agribisnis.