<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?> <rss
version="2.0"
xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
><channel><title>Universitas Padjadjaran</title> <atom:link href="http://www.unpad.ac.id/feed" rel="self" type="application/rss+xml" /><link>http://www.unpad.ac.id</link> <description>To Be Recognized as World Class University</description> <lastBuildDate>Thu, 09 Feb 2012 02:15:39 +0000</lastBuildDate> <language>en</language> <sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod> <sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency> <generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator> <item><title>Dodi, Office Boy yang Berhasil Lulus Kuliah di Unpad</title><link>http://www.unpad.ac.id/archives/51525</link> <comments>http://www.unpad.ac.id/archives/51525#comments</comments> <pubDate>Thu, 09 Feb 2012 02:13:42 +0000</pubDate> <dc:creator>erman</dc:creator> <category><![CDATA[Berita]]></category><guid
isPermaLink="false">http://www.unpad.ac.id/?p=51525</guid> <description><![CDATA[[Unpad.ac.id, 9/2/2012] Jika Anda pernah menonton sebuah iklan yang menceritakan seorang Office Boy (OB) yang membiayai kuliah dari hasil kerjanya, hal tersebut ternyata bukan hanya hisapan jempol belaka. Pada prosesi...]]></description> <content:encoded><![CDATA[<p>[Unpad.ac.id, 9/2/2012] Jika Anda pernah menonton sebuah iklan yang menceritakan seorang <em>Office Boy</em> (OB) yang membiayai kuliah dari hasil kerjanya, hal tersebut ternyata bukan hanya hisapan jempol belaka. Pada prosesi Wisuda Unpad Gelombang II Tahun Akademik 2011/2012 Rabu kemarin (8/2) mungkin menjadi hari yang paling membahagiakan bagi Dodi. Pria yang bekerja sebagai OB di lingkungan Universitas Padjadjaran (Unpad) ini lulus kuliah dari Program Diploma III, Jurusan Administrasi Keuangan Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (FISIP) Unpad.</p><div
id="attachment_51527" class="wp-caption alignleft" style="width: 310px"><a
href="http://www.unpad.ac.id/wp-content/uploads/2012/02/dodi.jpg"><img
class="size-medium wp-image-51527 " title="dodi" src="http://www.unpad.ac.id/wp-content/uploads/2012/02/dodi-300x200.jpg" alt="" width="300" height="200" /></a><p
class="wp-caption-text">Dodi, office boy yang lulus kuliah DIII Unpad (Foto: Tedi Yusup)*</p></div><p>“Senang akhirnya saya bisa lulus,” kata Dodi singkat dengan wajah sumringah ketika ditemui seusai prosesi Wisuda Sesi IV, kemarin di Grha Sanusi Hardjadinata, Kampus Unpad Jln. Dipati Ukur No.35 Bandung.</p><p>Gelar ahli madya atau AMd yang telah diraihnya didapat dari usaha yang begitu panjang. Sebelum meneruskan kuliah di tahun 2008, Pria kelahiran Sumedang 8 Oktober 1986 ini bekerja sebagai OB di Bagian Biro Administrasi Umum Unpad sejak tahun 2005.</p><p>“Saya kerja sebagai OB sejak tahun 2005 sampai sekarang tahun 2012. Sudah hampir 7 tahun. Lalu masuk DIII FISIP Unpad angkatan 2008. Saya menyelesaikan studi diploma 3 ini, selama 3 tahun setengah,” cerita Dodi.</p><p>Tugas sehari-harinya sebagai OB di Unpad adalah menyapu lantai, membersihkan sampah-sampah, melayani permintaan fotokopi, merapikan meja kursi dan sebagainya. Sewaktu mengawali kerja di tahun 2005, pria yang merupakan lulusan dari Madrasah Aliyah (MA) Darul Fatwa Jatiroke Kab. Sumedang itu sempat bekerja sebagai OB di Jatinangor di bagian lapangan Biro Administrasi Umum selama satu tahun. Saat pindah ke Unpad Jln.Dipati Ukur Bandung. Disitulah Dodi didorong untuk terus bisa meneruskan kuliah.</p><p>“Banyak yang mendorong saya untuk melanjutkan kuliah, terutama Kepala Bagian Tata Usaha dan Rumah Tangga Unpad. Saya pikir, selama masih ada kesempatan kenapa tidak dicoba,” cerita Dodi yang awalnya tidak ada pikiran untuk bisa melanjutkan kuliah.</p><div
id="attachment_51529" class="wp-caption alignleft" style="width: 210px"><a
href="http://www.unpad.ac.id/wp-content/uploads/2012/02/dodidanorangtua.jpg"><img
class="size-medium wp-image-51529" title="dodidanorangtua" src="http://www.unpad.ac.id/wp-content/uploads/2012/02/dodidanorangtua-200x300.jpg" alt="" width="200" height="300" /></a><p
class="wp-caption-text">Dodi dan kedua orangtuanya (Foto: Tedi Yusup)*</p></div><p>Biaya masuk pertama di Program DIII FISIP Unpad yang saat itu berkisar Rp 9 juta pun pada awalnya ia bayar dengar hasil kerjanya sendiri, ditambah dengan sejumlah bantuan. “Saya dikasih arahan juga sama pihak fakulas, bagaimana caranya bisa mengangsur. Seluruh biayanya memang didapat dari menyisihkan uang gaji ditambah dengan sejumlah bantuan.</p><p>“Sejak lulus MA tahun 2004, memang tidak ada pikiran kuliah karena tidak ada biaya. Waktu itu kata orang tua, <em>sok aja </em>jadi OB sambil kuliah asal bisa ngatur waktu. Satu lagi pesan orang tua, orang tua <em>mah nggak</em> bisa ngebiayain” jelas anak kedua dari empat bersaudara ini. Dengan kerja kerasnya, di semester 2-4 pun dia akhirnya bisa mendapatkan beasiswa untuk meringankan biaya kuliahnya.</p><p>Putra pasangan Uha (60) dan Mien (50) yang merupakan warga asli Jatinangor ini bisa mengatur waktu, bekerja sebagai OB sambil kuliah di Kota Bandung. Selama di Bandung, ia pun tinggal di Kampus Unpad DU, tepatnya di belakang Grha Sanusi Hardjadinata.</p><p>“Biasanya habis salat subuh, saya langsung kerja. Kalau ada kuliah jam 8, saya berangkat kuliah dahulu.  Kuliah jam 10 saya berangkat jam segitu. Pokoknya ngeberesin kerjaan dulu, baru berangkat kuliah,” ceritanya.</p><p>Berprofesi sebagai OB, memang baru diketahui teman-teman dikampus sejak memasuki semester 4. Dodi mengatakan tidak malu dengan profesinya. Malah banyak teman-teman yang membanggakan. “Awalnya yang tahu memang cuma teman-teman dekat saja. Tapi mulai pertengahan semester, sudah banyak yang tahu. Tapi saya <em>nggak</em> malu jadi OB. Dibikin santai aja,” jelas Dodi.</p><p>Ketika ditanya niat melanjutkan kuliah Sarjana (S1), Dodi pun tidak bisa menjawab. “Lihat biayanya dulu. Kuliah memang membutuhkan biaya yang sangat besar,” kata Dodi yang mendapatkan IPK 2,74.</p><p>Sementara ini, Dodi masih bekerja sebagai OB di Kampus Unpad Jatinangor.  Namun, ia juga yakin dengan lulusnya dia di Program DIII dapat terus meningkatkan kualitas hidupnya. Begitu pula harapan kedua orang tua yang ingin Dodi dapat bekerja lebih tinggi lagi. “Alhamdulillah. <em>Bungah</em>  (gembira). Inginnya mah, Dodi bisa bekerja lebih tinggi lagi,” ungkap Mien, sang Ibu.</p><p>Mengenai cita-cita kedepan, lagi-lagi Dodi tidak muluk-muluk. Baginya, akan lebih banyak kesempatan yang nanti bisa didapatkannya. “Cita-cita, ingin membahagiakan orang tua dan ingin jadi orang yang berguna saja,” jelasnya sambil tersenyum.</p><p>Satu lagi pesannya, “Sudah sarjana, belum dapat kerja? Jangan malu. Itu saja,” tutupnya. *</p><p
style="text-align: left;"><em>Laporan oleh: Lydia Okva Anjelia | <a
href="http://www.fb.com/lydia.anjelia"><img
src="http://www.unpad.ac.id/wp-content/uploads/2011/05/facebook.png" alt="" width="16" height="16" /></a> | <a
href="http://www.twitter.com/okva"><img
src="http://www.unpad.ac.id/wp-content/uploads/2011/05/twitter.png" alt="" width="16" height="16" /></a> | eh*</em></p> ]]></content:encoded> <wfw:commentRss>http://www.unpad.ac.id/archives/51525/feed</wfw:commentRss> <slash:comments>0</slash:comments> </item> <item><title>Tiga Wisudawan Lulus S-1 Dalam Waktu 3 Tahun 3 Bulan</title><link>http://www.unpad.ac.id/archives/51513</link> <comments>http://www.unpad.ac.id/archives/51513#comments</comments> <pubDate>Wed, 08 Feb 2012 06:25:44 +0000</pubDate> <dc:creator>erman</dc:creator> <category><![CDATA[Berita]]></category><guid
isPermaLink="false">http://www.unpad.ac.id/?p=51513</guid> <description><![CDATA[[Unpad.ac.id, 8/02/2012] Siapa orangtua yang tidak bangga jika anaknya bisa lulus kuliah tepat waktu, apalagi jika lulus lebih cepat. Ternyata pada pelaksanaan upacara wisuda gelombang II tahun akademik 2011/2012 Universitas...]]></description> <content:encoded><![CDATA[<p>[Unpad.ac.id, 8/02/2012] Siapa orangtua yang tidak bangga jika anaknya bisa lulus kuliah tepat waktu, apalagi jika lulus lebih cepat. Ternyata pada pelaksanaan upacara wisuda gelombang II tahun akademik 2011/2012 Universitas Padjadjaran (Unpad) kali ini, ada wisudawan program sarjana (S-1) yang lulus dengan  waktu studi tercepat 3 tahun 3 bulan. Mereka adalah Ramagaluh Airlangga dan Hapsah Fauziah yang merupakan lulusan Fakultas Ilmu Budaya (FIB), juga Qorrie Nurul Qisthi dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB).</p><div
id="attachment_51515" class="wp-caption alignleft" style="width: 210px"><a
href="http://www.unpad.ac.id/wp-content/uploads/2012/02/lulustercepatfeb2012.jpg"><img
class="size-medium wp-image-51515" title="lulustercepatfeb2012" src="http://www.unpad.ac.id/wp-content/uploads/2012/02/lulustercepatfeb2012-200x300.jpg" alt="" width="200" height="300" /></a><p
class="wp-caption-text">Ramagaluh Airlangga dan Hapsah Fauziah, lulus S-1 dalam waktu 3 tahun 3 bulan (Foto: Tedi Yusup)*</p></div><p>“Banyak teman-teman yang bilang, <em>ngapain</em> lulus cepat-cepat kalau hanya mengejar<em> title</em> sarjana. Padahal kalau kita kuliah 3 tahun, sementara apa yang kita dapatkan sama dengan kuliah 6 tahun, buat saya jauh lebih baik kuliah 3 tahun. Selain biaya kuliah lebih murah, lebih cepat mengamalkan ilmu, orangtua juga bisa lebih bangga,” ungkap Ramagaluh Airlangga di Grha Sanusi Hardjadinata, Kampus Unpad Jln. Dipati Ukur No.35 Bandung, Rabu (8/2).</p><p>Rama dan Hapsah yang ditemui seusai prosesi wisuda sesi 3 ini mengaku senang dan puas dengan predikat lulus dengan masa studi tercepat yang diapresiasi Rektor pada dirinya. Untuk meraih predikat tersebut, pria yang lulus dengan IPK 3,82 ini mengaku tidak sulit mendapatkannya.</p><p>“Kuncinya ya tergantung usaha. Kadang-kadang satu mata kuliah sebetulnya <em>ngga</em> perlu selama satu semester kita pelajari. Belajar<em> lah</em> dengan terencana sehingga tidak perlu mengulang mata kuliah. Seluruh perkuliahan saya selesaikan dalam tiga tahun,” ujar lulusan jurusan Sastra Arab ini.</p><p>Begitu pula dengan Hapsah Fauziah, dara manis kelahiran Garut 5 September 1990 ini mengatakan senang bisa menyelesaikan studi lebih cepat. Senada dengan Rama, lulus lebih cepat setidaknya dapat membuat orang tua lebih bangga, dan dapat mengamalkan ilmu yang didapat.</p><p>“Dahulu sewaktu masuk Sastra Arab, memang masih bingung kalau sudah lulus mau jadi apa. Tapi seiring berjalan, kuliah di jurusan ini juga menyenangkan. Selanjutnya saya ingin sekali meneruskan studi master di luar negeri,” harap perempuan yang lulus dengan IPK 3,66 ini.</p><p>Ditanya mengenai cita-cita, Hapsah dengan tegas bercita-cita menjadi duta besar. Sementara Rama yang kelahiran Cimahi, 30 Agustus 1990 mengaku sempat memiliki keinginan untuk jadi Menteri Luar Negeri, ataupun Menteri Pendidikan. “Kalau sekarang, saya ingin jadi apa saja asal bisa berguna bagi orang banyak,” tutupnya. *</p><p
style="text-align: left;"><em>Laporan oleh: Lydia Okva Anjelia | <a
href="http://www.fb.com/lydia.anjelia"><img
src="http://www.unpad.ac.id/wp-content/uploads/2011/05/facebook.png" alt="" width="16" height="16" /></a> | <a
href="http://www.twitter.com/okva"><img
src="http://www.unpad.ac.id/wp-content/uploads/2011/05/twitter.png" alt="" width="16" height="16" /></a> | eh*</em></p> ]]></content:encoded> <wfw:commentRss>http://www.unpad.ac.id/archives/51513/feed</wfw:commentRss> <slash:comments>0</slash:comments> </item> <item><title>Lowongan Kerja PT Guna Teguh Abadi Construction</title><link>http://www.unpad.ac.id/archives/51505</link> <comments>http://www.unpad.ac.id/archives/51505#comments</comments> <pubDate>Wed, 08 Feb 2012 06:06:43 +0000</pubDate> <dc:creator>erman</dc:creator> <category><![CDATA[Lowongan Kerja]]></category><guid
isPermaLink="false">http://www.unpad.ac.id/?p=51505</guid> <description><![CDATA[PT Guna Teguh Abadi Construction is a massive growth company focusing in construction of oil and gas refinery, heavy equipment erection, mechanical work, press machine installation work, shut down maintenance,...]]></description> <content:encoded><![CDATA[<p>PT Guna Teguh Abadi Construction is a massive growth company focusing in construction of oil and gas refinery, heavy equipment erection, mechanical work, press machine installation work, shut down maintenance, fabrication work, and heavy equipment rental. Our head office is located at Cilegon, Banten and our works are all around Indonesia’s region.</p><p>To support our expanding operations, we need high-quality human resources from fresh graduate student to join and growth with us. If you feel challenged by this opportunity, send your application to the following vacancies:</p><p><strong>- Engineering (Mechanical Engineering, Civil Engineering “geotechnical and Structure are preferred”, Electro Engineering)</strong></p><p><strong>- Accounting and Taxation Staff (Accounting Major of Economics)</strong></p><p><strong>- Finance and Procurement Staff (Any Major of Economics)</strong></p><p><strong>- Administration (Management Major of Economics)</strong></p><p><strong>General Requirement:</strong></p><ul><li>Male/Female</li><li>Bachelor degree from reputable university with minimum GPA 3.15</li><li>Fluency in English (written and oral)</li><li>Maximum age 27 years old</li><li>Good communication skill &amp; interpersonal relationship</li><li>Proactive, ambitious, confident, target oriented and able to cope with rapidly changing and dynamic environment</li><li>Hardworking and able to work in a team</li></ul><p>If your background meets these requirements, please forward your application letter, curriculum vitae, copy of graduation letter, copy of academic transcript, and latest colour photograph in PDF extension and not more than 1Mb, by email or mail to:</p><p>Ms. Dian Andriani: dian.andriani@gtaconstruction.co.id,<br
/> cc: luthfi@gtaconstruction.co.id, sandro_gif@gtaconstruction.co.id</p><p>or Head-Office:<br
/> Jl. Raya Bojonegara RT.01/04<br
/> Desa Kedaleman Kec. Cibeber<br
/> Kotamadya Cilegon<br
/> Banten – Indonesia<br
/> (Beside Toll Road Jakart–Merak Km. 88)</p><p>Bravely enclose your telephone number and please send your email or mail not later than <strong>March 31, 2012.</strong></p> ]]></content:encoded> <wfw:commentRss>http://www.unpad.ac.id/archives/51505/feed</wfw:commentRss> <slash:comments>0</slash:comments> </item> <item><title>Aktif di Organisasi Kemahasiswaan, Gina Ratnasari Raih IPK 3,95</title><link>http://www.unpad.ac.id/archives/51495</link> <comments>http://www.unpad.ac.id/archives/51495#comments</comments> <pubDate>Wed, 08 Feb 2012 02:16:11 +0000</pubDate> <dc:creator>erman</dc:creator> <category><![CDATA[Berita]]></category><guid
isPermaLink="false">http://www.unpad.ac.id/?p=51495</guid> <description><![CDATA[[Unpad.ac.id, 7/02/2012] Dari sekian banyak orangtua mahasiswa lulusan Unpad pada Wisuda Gelombang II Tahun Akademik 2011/2012 mungkin orangtua Gina Ratnasari yang paling berbangga hati. Pasalnya, mahasiswa Fakultas Peternakan (Fapet) Unpad...]]></description> <content:encoded><![CDATA[<p>[Unpad.ac.id, 7/02/2012] Dari sekian banyak orangtua mahasiswa lulusan Unpad pada Wisuda Gelombang II Tahun Akademik 2011/2012 mungkin orangtua Gina Ratnasari yang paling berbangga hati. Pasalnya, mahasiswa Fakultas Peternakan (Fapet) Unpad ini dinobatkan sebagai mahasiswa dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) tertinggi untuk program sarjana dengan IPK 3,95. Pencapaian luar biasa ini diraihnya melalui kerja keras dan dukungan orang-orang terdekatnya.</p><div
id="attachment_51497" class="wp-caption alignleft" style="width: 210px"><a
href="http://www.unpad.ac.id/wp-content/uploads/2012/02/ginaratnasari.jpg"><img
class="size-medium wp-image-51497" title="ginaratnasari" src="http://www.unpad.ac.id/wp-content/uploads/2012/02/ginaratnasari-200x300.jpg" alt="" width="200" height="300" /></a><p
class="wp-caption-text">Gina Ratnasari (Foto: Tedi Yusup)*</p></div><p>Dara cantik yang lahir pada tanggal 3 September 1990 ini mengaku telah menemukan tujuan hidupnya saat mengenyam pendidikan di Fapet Unpad. Ketertarikannya yang besar pada bidang peternakan, khususnya minat nutrisi dan makanan ternak memantapkan langkahnya untuk berkarir di bidang yang menurutnya potensial itu. Kendati awalnya bukan pilihan utama saat masuk ke Unpad, Ratna tidak merasa menyesal. Dirinya bahkan berterima kasih kepada Allah SWT karena telah menempatkan di dunianya saat ini, yaitu peternakan.</p><p>“Saya menikmatinya dan akhirnya menyadari bahwa itu adalah dunia saya. Di sini bukan hanya ilmu yang saya peroleh tapi juga filosofi hidup. Tujuan hidup saya ternyata saya temukan disini. Saya akan berkarir di bidang ini, baik secara keilmuan maupun di dunia agribisnis. Saya tidak menyesal masuk peternakan,” ujarnya saat ditemui seusai acara Wisuda Unpad Gelombang II Tahun Akademik 2011/2012 di kampus Unpad, Jln. Dipati Ukur No. 35, Bandung, Selasa (7/02)</p><p>Atas dorongan orangtua, setelah lulus dari SMAN 1 Banjaran, Kabupaten Bandung, Gina mencoba peruntungannya di Unpad. Alasannya memilih Unpad selain karena kualitas Unpad sebagai salah satu perguruan tinggi terkemuka di Indonesia juga karena lokasi yang dekat dari rumah. Gina mengaku tidak mengalami kesulitan saat menempuh pendidikan di Unpad. Dukungan semua orang terdekatnya termasuk orangtua tercinta membuatnya berhasil meraih kesuksesan yang didapatnya sekarang ini.</p><p>“Saya hampir tidak mendapati kesulitan yang berarti. Hanya sedikit pada saat awal perkuliahan saja. Hal ini berkat mereka yang selalu memberi dukungan kepada saya. Pada dasarnya karena saya punya tujuan, jadi sesulit apapun rintangannya maka saya buat mudah saja,” jelasnya.</p><p>Arti wisuda bagi Gina sendiri tak ubah sebagai sebuah penghargaan baginya dan semua lulusan Unpad karena telah banting tulang dan berjuang sejak awal untuk menyelesaikan tugas sebagai mahasiswa. Sehingga sangat wajar menurutnya jika wisuda diibaratkan sebagai sebagai sebuah perayaan atas pencapaian ke garis akhir perkuliahan di Unpad.</p><p>“Bagi orang tua saya tentu ini sebuah kebanggaan, terlebih saya bisa lulus lebih cepat. Mereka bahagia dan mengharapkan saya untuk bisa sukses dikemudian hari. Mereka percaya lulusan Unpad termasuk yang diperhitungkan di luaran sana,” tambahnya.</p><p>Gina sendiri dikenal sebagai mahasiswa aktif tidak hanya pada bidang akademik tapi juga kemahasiswaan. Gina tergabung dalam Serikat Mahasiswa Fapet Bidang Penalaran dan kemudian di Badan Eksekutif mahasiswa (BEM). Di bidang keprofesian, Gina aktif dalam kelompok profesi ternak unggas hingga sekarang. Prestasi terbaik yang pernah diraihnya adalah pernah menjadi mahasiswa berprestasi mewakili Fapet Unpad.</p><p>“Kegiatan kemahasiswaan semacam itu menambah rasa kepercayaan diri saya karena saya tahu saya punya kemampuan. Semakin banyak kita berinteraksi dengan banyak orang, semakin kita dapat berkembang sambil terus mengukur diri,” terang Gina yang juga pernah menjadi asisten dosen selama kuliah.</p><p>Rasa bangga juga datang dari kedua temannya, Teguh Nurdiantri dan Trisnia, yang kebetulan datang mendampingi Gina pada saat Wisuda. Mereka senang melihat kesuksesan Gina. Mereka berharap Gina dapat meraih semua mimpi dan kesuksesannya di masa mendatang.</p><p>“Saya merasa bangga terhadap Gina. Saya senang melihat kesuksesannya. Gina pantas menjadi kebanggaan semua orang. Semoga terus sukses dan selalu diberikan yang terbaik,” harap Teguh. *</p><p
style="text-align: left;"><em>Laporan oleh: Malikkul Shaleh | <a
href="http://www.fb.com/malikkul.shaleh"><img
src="http://www.unpad.ac.id/wp-content/uploads/2011/05/facebook.png" alt="" width="16" height="16" /></a> | <a
href="http://www.twitter.com/fatmaliq"><img
src="http://www.unpad.ac.id/wp-content/uploads/2011/05/twitter.png" alt="" width="16" height="16" /></a> | eh*</em></p> ]]></content:encoded> <wfw:commentRss>http://www.unpad.ac.id/archives/51495/feed</wfw:commentRss> <slash:comments>0</slash:comments> </item> <item><title>Lowongan Guru Bintang Pelajar Institute</title><link>http://www.unpad.ac.id/archives/51479</link> <comments>http://www.unpad.ac.id/archives/51479#comments</comments> <pubDate>Tue, 07 Feb 2012 07:28:04 +0000</pubDate> <dc:creator>erman</dc:creator> <category><![CDATA[Lowongan Kerja]]></category><guid
isPermaLink="false">http://www.unpad.ac.id/?p=51479</guid> <description><![CDATA[
]]></description> <content:encoded><![CDATA[<p><a
href="http://www.unpad.ac.id/wp-content/uploads/2012/02/brosur-BPI1.jpg"><img
class="alignleft size-large wp-image-51481" title="brosur BPI1" src="http://www.unpad.ac.id/wp-content/uploads/2012/02/brosur-BPI1-1024x716.jpg" alt="" width="600" /></a><a
href="http://www.unpad.ac.id/wp-content/uploads/2012/02/brosur-BPI2.jpg"><img
class="alignleft size-large wp-image-51483" title="brosur BPI2" src="http://www.unpad.ac.id/wp-content/uploads/2012/02/brosur-BPI2-1024x716.jpg" alt="" width="600" /></a></p> ]]></content:encoded> <wfw:commentRss>http://www.unpad.ac.id/archives/51479/feed</wfw:commentRss> <slash:comments>0</slash:comments> </item> <item><title>Vacancy at Magnivate</title><link>http://www.unpad.ac.id/archives/51467</link> <comments>http://www.unpad.ac.id/archives/51467#comments</comments> <pubDate>Tue, 07 Feb 2012 04:41:14 +0000</pubDate> <dc:creator>erman</dc:creator> <category><![CDATA[Lowongan Kerja]]></category><guid
isPermaLink="false">http://www.unpad.ac.id/?p=51467</guid> <description><![CDATA[Magnivate is a digital agency based in Jakarta. We deliver quality projects for sexy names like Nokia, Frisian Flag, Nestle, Perfetti van Melle, Danone to name a few, and been...]]></description> <content:encoded><![CDATA[<p>Magnivate is a digital agency based in Jakarta. We deliver quality projects for sexy names like Nokia, Frisian Flag, Nestle, Perfetti van Melle, Danone to name a few, and been working with leading creative/media agencies such as XM Asia, Nokia Simens Network, Media Comm, Interaction, Publicis, Dentsu, and Octocomm.</p><p>We are now seeking young people out there with high motivated, creative and qualified for join us as :</p><p><strong>1.Web Analyst (WA)</strong></p><ul><li>S1 Computer Science/Mathematic/Statistic</li><li>max 27 years old</li><li>Ability to speak and write fluently in Bahasa and English</li><li>Goal and results oriented</li><li>Strong leadership, organizational, statistical, analytical and problem-solving Skills.</li><li>Self-motivated with excellent interpersonal and written communication skills.</li><li>Ability to establish, nurture, and support good working relationships with internal and external clients.</li><li>Client focused, creating an environment in which concern for client satisfaction is a key priority.</li><li>Highly adaptable to change with the ability to identify, evaluate, and mitigate risk.</li><li>Has strong initiative and is a creative thinker. Curious nature is an asset.</li><li>Able to make complex decisions and solve problems involving varied levels of complexity, ambiguity and risk.</li><li>Highly effective working in teams with tight deadlines and has the ability to cope with stressful situations.</li><li>Ability to manage multiple projects simultaneously.</li><li>Mastery of Excel, Powerpoint and other software tools for reporting and presenting data.</li></ul><p><strong>2.Software Quality Control (SQC) </strong></p><p>Software Quality Control (SQC) is needed to keep the software development. SQC task is to ensure that software products will meet the quality objectives at best value to customers. During the software development process, a SQAC participates from the beginning of software development process to understand how the software will function. SQC develop a testing procedure and execute it to ensure the software runs effectively.  SQC also involves the monitoring of the entire development process to enhance or modify the software to operate properly. After the software has been developed, SQC will test the overall functions, validation results, performance and conformance with established quality standards.</p><p><strong>Role and responsibility</strong></p><ul><li>Development process monitoring</li><li>Create and execute test procedure (Test Plan)</li><li>Bug tracking and bug report</li><li>Ensure software quality</li><li>Create UAT document</li></ul><p><strong>Job Requirement &amp; Qualification</strong></p><ul><li>Fresh graduate is welcome</li><li>Male or female, minimum age 20, maximum 25</li><li>Familiarity or Understanding standard web programming language such as HTML, CSS, Java Script. understand PHP or Java programming get additional value.</li><li>Knowledge of various browsers and operating systems</li><li>Good at oral and writing communication skill</li><li>Ability to work effectively as a member of team and establish and maintain cooperative working</li><li>Can work efficiently, multitasking, and work under pressure</li></ul><p>Please send your CV to <a
href="mailto:edward@magnivate.com">edward@magnivate.com</a>  / <a
href="mailto:debby@magnivate.com">debby@magnivate.com</a></p><p><strong>Expired date: 10 March 2012</strong></p><p>Website<strong>: <a
href="http://www.magnivate.com/welcome.html">http://www.magnivate.com/welcome.html</a></strong></p> ]]></content:encoded> <wfw:commentRss>http://www.unpad.ac.id/archives/51467/feed</wfw:commentRss> <slash:comments>0</slash:comments> </item> <item><title>Wisudawan Ideal Harus Jadi Aktor Perubahan Zaman</title><link>http://www.unpad.ac.id/archives/51459</link> <comments>http://www.unpad.ac.id/archives/51459#comments</comments> <pubDate>Tue, 07 Feb 2012 04:37:23 +0000</pubDate> <dc:creator>erman</dc:creator> <category><![CDATA[Berita]]></category><guid
isPermaLink="false">http://www.unpad.ac.id/?p=51459</guid> <description><![CDATA[[Unpad.ac.id, 7/02/2012] Hari ini menjadi momen yang istimewa bagi 2.305 lulusan Unpad yang dilantik oleh Rektor Unpad, Prof. Ganjar Kurnia pada Sidang Terbuka Senat Universitas Padjadjaran Wisuda Gelombang II Tahun...]]></description> <content:encoded><![CDATA[<p>[Unpad.ac.id, 7/02/2012] Hari ini menjadi momen yang istimewa bagi 2.305 lulusan Unpad yang dilantik oleh Rektor Unpad, Prof. Ganjar Kurnia pada Sidang Terbuka Senat Universitas Padjadjaran Wisuda Gelombang II Tahun Akademik 2011/2012. Ini merupakan langkah awal bagi lulusan yang terdiri dari program pascasarjana, spesialis, profesi, sarjana dan diploma untuk meraih masa depan sesuai dengan keilmuannya. Wisuda yang dilaksanakan dalam 4 sesi itu berlangsung pada Selasa (7/02) dan Rabu (08/02) besok.</p><div
id="attachment_51461" class="wp-caption alignleft" style="width: 310px"><a
href="http://www.unpad.ac.id/wp-content/uploads/2012/02/wisuda-8.jpg"><img
class="size-medium wp-image-51461" title="wisuda 8" src="http://www.unpad.ac.id/wp-content/uploads/2012/02/wisuda-8-300x200.jpg" alt="" width="300" height="200" /></a><p
class="wp-caption-text">Rektor Unpad mengucapkan selamat kepada salah satu dari 2.305 wisudawan di kegiatan Wisuda Gelombang II Tahun Akademik 2011/2012 (Foto: Tedi Yusup)*</p></div><p>Dalam pidatonya, Rektor Unpad Prof. Ganjar Kurnia menyampaikan selamat atas keberhasilan para lulusan. Wisuda merupakan puncak dari proses pembelajaran yang dijalani seorang mahasiswa pada suatu program studi yang dipilihnya. Rektor mengatakan bahwa para lulusan sudah sepantasnya mengucapkan terimakasih kepada semua yang telah terlibat dalam proses selama menyelesaikan studi. Bentuk terimakasih yang paling tepat adalah dengan berbakti kepada orangtua dan mengamalkan seluruh ilmu yang didapat bagi kepentingan masyarakat secara keseluruhan dengan tetap belajar sepanjang hayat, karena hakikat pendidikan pada dasarnya adalah proses pencerdasan. Wisuda bukan berarti selesai belajar.</p><p>“Wisudawan idealnya dapat menjadi aktor perubahan karena jika tidak mau berubah maka pada akhirnya akan digilas oleh perubahan itu sendiri. Kita tidak boleh <em>diigelkeun </em><em>zaman</em> (tergilas zaman), paling tidak harus bisa <em>ngigelan </em><em>zaman</em> (mengikuti zaman), dan yang paling hebat harus bisa <em>ngigelkeun </em><em>zaman</em><em> </em>(menggerakkan zaman),” kata rektor.</p><p>Dalam kesempatan ini, Rektor juga menyampaikan kepada lulusan Unpad untuk sekiranya dapat menjadi pelopor dalam berperilaku jujur, karena para lulusan merupakan duta univeristas. Jika berbuat baik tentu akan diingat baik, namun jika tidak maka tentu akan buruk akibatnya bagi dirinya maupun universitas. Padahal semua tahu, tidak ada satu universitas pun di dunia yang mendidik para mahasiswanya untuk menjadi insan-insan yang tidak jujur.</p><p>“Ketika saudara-saudara berhasil, maka nama almamater akan terbawa baik. Sebaliknya, jika gagal atau terlebih terlibat dalam kasus yang merugikan negara, orang akan bertanya pula “alumni dari mana?” lengkapnya.</p><p>Sebagai wakil dari wisudawan, Risman Adhitiya dari FTG Unpad, menyampaikan bahwa setelah dalam periode yang lama berusaha menggali, mengenal diri dan mengembangkan potensi yang kita miliki selama mengikuti proses pendidikan di Unpad, kini saatnya bagi dirinya dan teman-teman tiba di dunia yang sesungguhnya. Kebanggaan tersendiri bagi para lulusan Unpad untuk memperoleh amanah baru untuk menjadi bagian dari insan abdi masyarakat yang terbaik untuk bangsa ini.</p><p>“Mari kita terus belajar, menempa diri dan senantiasa haus akan ilmu untuk meningkatkan intelektualitas. Mari kita menjadi insan yang berani berjuang. Mari kita penuhi amanah sebagai bagian dari Unpad untuk Tuhan, bangsa dan almamater tercinta,” ujarnya.</p><p>Ucapan selamat secara khusus juga disampaikan oleh Rektor Unpad kepada wisudawan yang lulus dengan indeks prestasi kumulatif (IPK) tertinggi, wisudawan yang tercepat menyelesaikan studi, wisudawan tertua dan wisudawan termuda.</p><p>Para wisudawan yang lulus dengan IPK tertinggi adalah Mohammad Taufik (Program Doktor MIPA Konsentrasi Fisika, IPK 4,00), Tatang Sopian (Program Magister, FK, IPK 3,99), Fahmi Oscandar (Program Spesialis, Ilmu FKG, IPK 3,99), Belly Sam (Program Spesialis, Ilmu Radiologi FKG Unpad, IPK 3,93), Rani Latifah (Program Profesi, Fakultas Ilmu Keperawatan, IPK 3,90).</p><p>Wisudawan dengan IPK tertinggi dari Program Sarjana adalah Gina Ratnasari (Fapet, IPK 3,95). Wisudawan dengan IPK tertinggi dari Program Diploma III adalah Angga Rizky Pratama (FEB, IPK 3,61). Selain itu, wisudawan program sarjana yang berhasil menyelesaikan studinya dalam waktu 3 tahun 3 bulan adalah Qorrie Nurul Qisthi (FEB), Ramagaluh Airlangga dan Hapsah Fauziah (Fakultas Ilmu Budaya).</p><p>Sedangkan untuk wisudawan yang paling muda dari program sarjana adalah Mitra Eviani dari Fakultas Ilmu Keperawatan yang lulus pada usia 20 tahun 1 bulan. Sementara itu, Sri Astuti Buchari dari ilmu Sosiologi yang berusia 71 tahun 2 bulan dinyatakan sebagai wisudawan tertua untuk Program Doktor. Untuk Program Magister, Kirana Lina Gunawan dari Ilmu Kedokteran Dasar menjadi wisudawan tertua dengan usia 58 tahun 7 bulan. *</p><p
style="text-align: left;"><em>Laporan oleh: Malikkul Shaleh | <a
href="http://www.fb.com/malikkul.shaleh"><img
src="http://www.unpad.ac.id/wp-content/uploads/2011/05/facebook.png" alt="" width="16" height="16" /></a> | <a
href="http://www.twitter.com/fatmaliq"><img
src="http://www.unpad.ac.id/wp-content/uploads/2011/05/twitter.png" alt="" width="16" height="16" /></a> | eh*</em></p><p
style="text-align: left;"><div
class="ngg-galleryoverview" id="ngg-gallery-115-51459"><div
class="slideshowlink"> <a
class="slideshowlink" href="http://www.unpad.ac.id/archives/51459?show=slide"> [Show as slideshow] </a></div><div
id="ngg-image-6277" class="ngg-gallery-thumbnail-box" style="width:25%;" ><div
class="ngg-gallery-thumbnail" > <a
href="http://www.unpad.ac.id/wp-content/blogs.dir/1/files/wisuda-feb2012/wisuda-feb2012-1.jpg" title=" " class="shutterset_set_115" > <img
title="wisuda-feb2012-1" alt="wisuda-feb2012-1" src="http://www.unpad.ac.id/wp-content/blogs.dir/1/files/wisuda-feb2012/thumbs/thumbs_wisuda-feb2012-1.jpg" width="100" height="75" /> </a></div></div><div
id="ngg-image-6279" class="ngg-gallery-thumbnail-box" style="width:25%;" ><div
class="ngg-gallery-thumbnail" > <a
href="http://www.unpad.ac.id/wp-content/blogs.dir/1/files/wisuda-feb2012/wisuda-feb2012-10.jpg" title=" " class="shutterset_set_115" > <img
title="wisuda-feb2012-10" alt="wisuda-feb2012-10" src="http://www.unpad.ac.id/wp-content/blogs.dir/1/files/wisuda-feb2012/thumbs/thumbs_wisuda-feb2012-10.jpg" width="100" height="75" /> </a></div></div><div
id="ngg-image-6281" class="ngg-gallery-thumbnail-box" style="width:25%;" ><div
class="ngg-gallery-thumbnail" > <a
href="http://www.unpad.ac.id/wp-content/blogs.dir/1/files/wisuda-feb2012/wisuda-feb2012-11.jpg" title=" " class="shutterset_set_115" > <img
title="wisuda-feb2012-11" alt="wisuda-feb2012-11" src="http://www.unpad.ac.id/wp-content/blogs.dir/1/files/wisuda-feb2012/thumbs/thumbs_wisuda-feb2012-11.jpg" width="100" height="75" /> </a></div></div><div
id="ngg-image-6283" class="ngg-gallery-thumbnail-box" style="width:25%;" ><div
class="ngg-gallery-thumbnail" > <a
href="http://www.unpad.ac.id/wp-content/blogs.dir/1/files/wisuda-feb2012/wisuda-feb2012-12.jpg" title=" " class="shutterset_set_115" > <img
title="wisuda-feb2012-12" alt="wisuda-feb2012-12" src="http://www.unpad.ac.id/wp-content/blogs.dir/1/files/wisuda-feb2012/thumbs/thumbs_wisuda-feb2012-12.jpg" width="100" height="75" /> </a></div></div> <br
style="clear: both" /><div
id="ngg-image-6285" class="ngg-gallery-thumbnail-box" style="width:25%;" ><div
class="ngg-gallery-thumbnail" > <a
href="http://www.unpad.ac.id/wp-content/blogs.dir/1/files/wisuda-feb2012/wisuda-feb2012-2.jpg" title=" " class="shutterset_set_115" > <img
title="wisuda-feb2012-2" alt="wisuda-feb2012-2" src="http://www.unpad.ac.id/wp-content/blogs.dir/1/files/wisuda-feb2012/thumbs/thumbs_wisuda-feb2012-2.jpg" width="100" height="75" /> </a></div></div><div
id="ngg-image-6287" class="ngg-gallery-thumbnail-box" style="width:25%;" ><div
class="ngg-gallery-thumbnail" > <a
href="http://www.unpad.ac.id/wp-content/blogs.dir/1/files/wisuda-feb2012/wisuda-feb2012-3.jpg" title=" " class="shutterset_set_115" > <img
title="wisuda-feb2012-3" alt="wisuda-feb2012-3" src="http://www.unpad.ac.id/wp-content/blogs.dir/1/files/wisuda-feb2012/thumbs/thumbs_wisuda-feb2012-3.jpg" width="100" height="75" /> </a></div></div><div
id="ngg-image-6289" class="ngg-gallery-thumbnail-box" style="width:25%;" ><div
class="ngg-gallery-thumbnail" > <a
href="http://www.unpad.ac.id/wp-content/blogs.dir/1/files/wisuda-feb2012/wisuda-feb2012-4.jpg" title=" " class="shutterset_set_115" > <img
title="wisuda-feb2012-4" alt="wisuda-feb2012-4" src="http://www.unpad.ac.id/wp-content/blogs.dir/1/files/wisuda-feb2012/thumbs/thumbs_wisuda-feb2012-4.jpg" width="100" height="75" /> </a></div></div><div
id="ngg-image-6291" class="ngg-gallery-thumbnail-box" style="width:25%;" ><div
class="ngg-gallery-thumbnail" > <a
href="http://www.unpad.ac.id/wp-content/blogs.dir/1/files/wisuda-feb2012/wisuda-feb2012-5.jpg" title=" " class="shutterset_set_115" > <img
title="wisuda-feb2012-5" alt="wisuda-feb2012-5" src="http://www.unpad.ac.id/wp-content/blogs.dir/1/files/wisuda-feb2012/thumbs/thumbs_wisuda-feb2012-5.jpg" width="100" height="75" /> </a></div></div> <br
style="clear: both" /><div
id="ngg-image-6293" class="ngg-gallery-thumbnail-box" style="width:25%;" ><div
class="ngg-gallery-thumbnail" > <a
href="http://www.unpad.ac.id/wp-content/blogs.dir/1/files/wisuda-feb2012/wisuda-feb2012-6.jpg" title=" " class="shutterset_set_115" > <img
title="wisuda-feb2012-6" alt="wisuda-feb2012-6" src="http://www.unpad.ac.id/wp-content/blogs.dir/1/files/wisuda-feb2012/thumbs/thumbs_wisuda-feb2012-6.jpg" width="100" height="75" /> </a></div></div><div
id="ngg-image-6295" class="ngg-gallery-thumbnail-box" style="width:25%;" ><div
class="ngg-gallery-thumbnail" > <a
href="http://www.unpad.ac.id/wp-content/blogs.dir/1/files/wisuda-feb2012/wisuda-feb2012-7.jpg" title=" " class="shutterset_set_115" > <img
title="wisuda-feb2012-7" alt="wisuda-feb2012-7" src="http://www.unpad.ac.id/wp-content/blogs.dir/1/files/wisuda-feb2012/thumbs/thumbs_wisuda-feb2012-7.jpg" width="100" height="75" /> </a></div></div><div
id="ngg-image-6297" class="ngg-gallery-thumbnail-box" style="width:25%;" ><div
class="ngg-gallery-thumbnail" > <a
href="http://www.unpad.ac.id/wp-content/blogs.dir/1/files/wisuda-feb2012/wisuda-feb2012-8.jpg" title=" " class="shutterset_set_115" > <img
title="wisuda-feb2012-8" alt="wisuda-feb2012-8" src="http://www.unpad.ac.id/wp-content/blogs.dir/1/files/wisuda-feb2012/thumbs/thumbs_wisuda-feb2012-8.jpg" width="100" height="75" /> </a></div></div><div
id="ngg-image-6299" class="ngg-gallery-thumbnail-box" style="width:25%;" ><div
class="ngg-gallery-thumbnail" > <a
href="http://www.unpad.ac.id/wp-content/blogs.dir/1/files/wisuda-feb2012/wisuda-feb2012-9.jpg" title=" " class="shutterset_set_115" > <img
title="wisuda-feb2012-9" alt="wisuda-feb2012-9" src="http://www.unpad.ac.id/wp-content/blogs.dir/1/files/wisuda-feb2012/thumbs/thumbs_wisuda-feb2012-9.jpg" width="100" height="75" /> </a></div></div> <br
style="clear: both" /><div
class='ngg-clear'></div></div></p><p
style="text-align: left;"><em>Foto-foto oleh: Tedi Yusup (Humas Unpad)</em></p> ]]></content:encoded> <wfw:commentRss>http://www.unpad.ac.id/archives/51459/feed</wfw:commentRss> <slash:comments>0</slash:comments> </item> <item><title>Memiliki Kinerja Penelitian Baik, Dikti Masukkan Unpad dalam Kategori PT Riset Mandiri</title><link>http://www.unpad.ac.id/archives/51451</link> <comments>http://www.unpad.ac.id/archives/51451#comments</comments> <pubDate>Mon, 06 Feb 2012 07:18:06 +0000</pubDate> <dc:creator>erman</dc:creator> <category><![CDATA[Berita]]></category><guid
isPermaLink="false">http://www.unpad.ac.id/?p=51451</guid> <description><![CDATA[[Unpad.ac.id, 6/02/2012] Berkaitan dengan desentralisasi penelitian, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Ditjen Dikti) memasukkan Unpad kedalam kategori Kelompok Perguruan Tinggi Riset Mandiri bersama 9 Perguruan Tinggi Negeri (PTN) lain, karena memiliki...]]></description> <content:encoded><![CDATA[<p>[Unpad.ac.id, 6/02/2012] Berkaitan dengan desentralisasi penelitian, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Ditjen Dikti) memasukkan Unpad kedalam kategori Kelompok Perguruan Tinggi Riset Mandiri bersama 9 Perguruan Tinggi Negeri (PTN) lain, karena memiliki kinerja penelitian yang baik. Dengan demikian, 70 persen dana penelitian yang semula dikelola oleh Dikti, kini akan diserahkan sepenuhnya kepada Unpad. Hal ini dimaksudkan untuk meningkatkan kinerja penelitian yang baru mencapai 24,7 persen secara nasional.</p><div
id="attachment_51453" class="wp-caption alignleft" style="width: 310px"><a
href="http://www.unpad.ac.id/wp-content/uploads/2012/02/proflili.jpg"><img
class="size-medium wp-image-51453" title="proflili" src="http://www.unpad.ac.id/wp-content/uploads/2012/02/proflili-300x200.jpg" alt="" width="300" height="200" /></a><p
class="wp-caption-text">Koordinator Penelitian Dikti, Prof. Dr. Ir. Lili Warli, MSc (Foto: Lydia OA)*</p></div><p>Hal ini yang disampaikan oleh Koordinator Penelitian Dikti, Prof. Dr. Ir. Lili Warli, MSc., saat menyampaikan pengarahan pelaksanaan penelitian dalam acara Pengarahan dan Penandatanganan Kontrak Penelitian Tahun Anggaran 2012 antara Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) dengan dosen peneliti di lingkungan Unpad yang diadakan di Bale Sawala, Gedung Rektorat Unpad Jatinangor, Senin (06/02). Hadir dalam acara tersebut Rektor Unpad, Ketua LPPM Unpad, Prof. Oekan S. Abdoellah, MA. Ph.D, para dekan fakultas dan para dosen dan peneliti Unpad.</p><p>Masuknya Unpad kedalam kelompok mandiri merupakan kebanggan tersendiri, mengingat untuk dapat masuk kedalam kategori tersebut sebuah perguruan tinggi harus memiliki kinerja dan performa penelitian yang baik. Dengan demikian, tantangan bagi Unpad kedepan adalan untuk dapat mempertahankan posisi sehingga tidak turun kedalam kategori dibawahnya. Apalagi dengan adanya desentralisasi penelitian, diharapkan dapat mewujudkan keunggulan dan meningkatkan daya asing penelitian di PTN.</p><p>Seperti yang diutarakan oleh Prof. Lili bahwa semangat desentralisasi ini merupakan upaya untuk meningkatkan kuantitas dan kualitas penelitian, sehingga tidak hanya saja memberikan dampak secara akademik tapi juga aplikatif sehingga bisa dimanfaatkan secara sosial. Para dosen dan atau peneliti dalam hal ini merupakan aktor utamanya.</p><p>“Paradigma penelitian yang sekarang sudah kita rubah. Sekarang tidak hanya memberikan <em>academic impact</em>, tapi juga <em>social impact</em> kepada masyarakat melalui HKI, publikasi atau model prototipe. Lihat bagaimana siswa SMK melakukan itu. Ini menjadi tantangan kita kedepan,” ujarnya.</p><p>Desentralisasi penelitian pada dasarnya adalah pelimpahan tugas dan wewenang dalam pengelolaan kegiatan penelitian secara bertahap kepada perguruan tinggi. Tujuannya adalah untuk mewujudkan keunggulan penelitian, meningkatkan daya saing perguruan tinggi dalam bidang penelitian, meningkatkan angka partisipasi dosen dalam penelitian, dan meningkatkan kapasitas pengembangan penelitian di perguruan tinggi.</p><p>“Sekarang sudah hampir 76 persen yang kita daerahkan. Jumlah ini akan semakin membesar nantinya. Kita menargetkan tahun 2014 anggaran untuk penelitian mencapai 4 Triliun. Dengan desentralisasi kita berharapkan hasil yang lebih baik,” tambahnya.</p><p>Dalam pelaksanaan kebijakan baru ini, Dikti melalui Direktorat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (DP2M) akan dibantu oleh lembaga-lembaga penelitian di setiap perguruan tinggi. LPPM Unpad dalam hal ini akan menjadi lembaga yang berwenang dalam mengelola penelitian di Unpad, termasuk dalam hal pembiayaan.</p><p>“Gagasan ini pada dasarnya adalah untuk bagaimana kemudian meningkatkan kemampuan kita untuk  menghasilkan penelitian yang berkualitas. Nah, kita sekarang sudah masuk kelompok mandiri. Namun yang harus disadari adalah bagaimana untuk dapat mempertahankannya,” kata Prof. Oekan ditemui seusai kegiatan. *</p><p
style="text-align: left;"><em>Laporan oleh: Malikkul Shaleh | <a
href="http://www.fb.com/malikkul.shaleh"><img
src="http://www.unpad.ac.id/wp-content/uploads/2011/05/facebook.png" alt="" width="16" height="16" /></a> | <a
href="http://www.twitter.com/fatmaliq"><img
src="http://www.unpad.ac.id/wp-content/uploads/2011/05/twitter.png" alt="" width="16" height="16" /></a> | eh*</em></p> ]]></content:encoded> <wfw:commentRss>http://www.unpad.ac.id/archives/51451/feed</wfw:commentRss> <slash:comments>0</slash:comments> </item> <item><title>Mahasiswa Unpad Kembali Berpartisipasi dalam Harvard National MUN di Boston</title><link>http://www.unpad.ac.id/archives/51443</link> <comments>http://www.unpad.ac.id/archives/51443#comments</comments> <pubDate>Mon, 06 Feb 2012 06:31:15 +0000</pubDate> <dc:creator>erman</dc:creator> <category><![CDATA[Berita]]></category><guid
isPermaLink="false">http://www.unpad.ac.id/?p=51443</guid> <description><![CDATA[[Unpad.ac.id, 6/02/2012] Tahun ini, Unpad kembali mengirimkan delegasinya untuk berpartisipasi dalam Harvard National Model United Nations (HNMUN). HNMUN  ke-58 ini akan digelar di Boston, Amerika Serikat pada tanggal 16-19 Februari...]]></description> <content:encoded><![CDATA[<p>[Unpad.ac.id, 6/02/2012] Tahun ini, Unpad kembali mengirimkan delegasinya untuk berpartisipasi dalam Harvard National Model United Nations (HNMUN). HNMUN  ke-58 ini akan digelar di Boston, Amerika Serikat pada tanggal 16-19 Februari 2012 mendatang. Kegiatan ini akan diikuti oleh lebih dari 3,000 peserta dari berbagai universitas di seluruh dunia.</p><div
id="attachment_51445" class="wp-caption alignleft" style="width: 310px"><a
href="http://www.unpad.ac.id/wp-content/uploads/2012/02/HNMUN-Foto-dgn-Rektor-UNPAD-Pembantu-Rektor.jpg"><img
class="size-medium wp-image-51445" title="HNMUN - Foto dgn Rektor UNPAD &amp; Pembantu Rektor" src="http://www.unpad.ac.id/wp-content/uploads/2012/02/HNMUN-Foto-dgn-Rektor-UNPAD-Pembantu-Rektor-300x200.jpg" alt="" width="300" height="200" /></a><p
class="wp-caption-text">Delegasi Unpad ke HNMUN berfoto bersama Rektor dan PR III Unpad *</p></div><p>Dua puluh mahasiswa Unpad yang akan berpartisipasi dalam HNMUN 2012 adalah Dimas Aditya Hanandito (FEB), Brata Kusuma Santoso              (FEB), Asyraf Firas Abdurrasyid (FEB), Gina Soraya (FEB), Nur Fitri Aprillia (FEB), Desak Putu Kutha W. (FEB),  Silmy Kamila (FEB), Utari Padmakusuma (FEB), Muhammad Randi A. (FEB), Fuad Bismar Ibrahim (FEB), Muhammad Ali Akbar (FEB), Muhammad Adam Faisal (FEB), Harry Sugama (FEB), Puji Astiningsih (FEB), Gema Paramesti (FKG), Ika Novita (FH), Dina Hidayana (FISIP), Anie Londa (FH), Ruth Putryani S. (Fikom), Maryska Mayagita (Fasa).</p><p>Ini merupakan kali ketujuh Unpad mengirimkan delegasi di HNMUN. Tahun ini, delegasi Unpad diberi kepercayaan untuk merepresentasikan Rumania. Para delegasi akan dibagi dalam berbagai komite yang berada dibawah <em>General Assembly</em> PBB, seperti <em>Disarmament and International Security</em> (DISEC), <em>Social</em>, <em>Humanitarian</em>, <em>and Cultural Committee </em>(SOCHUM), hingga <em>Non-Governmental Organizations</em>, seperti IMF, WHO dan UNICEF.</p><p>“Dalam acara ini kita akan <em>present</em> suatu negara, kali ini kita <em>present</em> negara Rumania. Di sana kita akan <em>discuss</em>, <em>debate</em>, dan <em>lobbying </em>sama mahasiswa-mahasiswa dari seluruh negara di dunia. HNMUN merupakan gelaran yang paling <em>prestigious</em> diantara MUN yang ada,” ujar Dina saat ditemui di Ruang UPT Humas Unpad, Gedung Rektorat Lt. 1, kampus Unpad Jatinangor, Senin (6/02).</p><p>Dalam HNMUN, para delegasi akan membahas berbagai permasalahan tingkat global yang dihadapi saat ini, diantaranya yaitu terkait bidang perdamaian internasional dan keamanan, ekonomi, kemajuan sosial, dan hak asasi manusia.  Diharapkan, HNMUN akan menghasilkan solusi dari permasalahan tersebut yang akan direkomendasikan di konferensi PBB sebenarnya.</p><p>Persiapan yang dilakukan pun sudah maksimal. Selama enam bulan, mereka sudah melakukan latihan simulasi sidang bersama anggota tim. Mereka semakin memantapkan teknik dalam berdebat, diskusi, dan melobi. “Sekarang kita terus melakukan riset secara mendalam, supaya punya substansi yang cukup dalam diskusi nanti,” ungkap Dina.</p><p>Dengan mengikuti ajang ini, ada banyak hal yang ingin mereka dapat. Adam misalnya, yang mengaku ingin belajar banyak dari HNMUN. “Di sini saya jadi bisa men-<em>develop </em>diri sendiri, belajar kefokusan, cara riset yang benar bagaimana, dan yang paling penting cara bicara di depan orang yang benar itu seperti apa,” tutur mahasiswa jurusan Akuntansi angkatan 2008 ini.</p><p>Selain itu, mereka berharap agar dalam HNMUN 2012 ini tim delegasi Unpad dapat memperoleh berbagai prestasi<em>. </em>“Sampai saat ini kita masih berusaha untuk menjadi <em>best delegate </em>atau <em>outstanding delegate</em>, selain <em>experience </em>dan <em>knowledge </em>yang juga ingin kita dapat dari sini. Mudah-mudahan kedepannya bisa lebih maju dan lebih berperstasi,” ujar Dina. *</p><p
style="text-align: left;"><em>Laporan oleh: Artanti Hendriyana | <a
href="http://www.fb.com/artanti.hendriyana"><img
src="http://www.unpad.ac.id/wp-content/uploads/2011/05/facebook.png" alt="" width="16" height="16" /></a> | <a
href="http://www.twitter.com/tanolit"><img
src="http://www.unpad.ac.id/wp-content/uploads/2011/05/twitter.png" alt="" width="16" height="16" /></a> | eh*</em></p> ]]></content:encoded> <wfw:commentRss>http://www.unpad.ac.id/archives/51443/feed</wfw:commentRss> <slash:comments>0</slash:comments> </item> <item><title>Dra. Emma Surachman M.Si., “Tampil Cantik Bisa Dengan Meracik Sendiri Bahan Alami”</title><link>http://www.unpad.ac.id/archives/51423</link> <comments>http://www.unpad.ac.id/archives/51423#comments</comments> <pubDate>Mon, 06 Feb 2012 05:00:09 +0000</pubDate> <dc:creator>erman</dc:creator> <category><![CDATA[Horison]]></category><guid
isPermaLink="false">http://www.unpad.ac.id/?p=51423</guid> <description><![CDATA[[Unpad.ac.id, 6/02/2012] Tidak ada wanita yang tidak ingin tampil cantik, bersih dan menarik.  Masalahnya, untuk tampil cantik dan bersih, kadang-kadang para wanita harus mengeluarkan uang untuk membeli produk kosmetik dalam...]]></description> <content:encoded><![CDATA[<p>[Unpad.ac.id, 6/02/2012] Tidak ada wanita yang tidak ingin tampil cantik, bersih dan menarik.  Masalahnya, untuk tampil cantik dan bersih, kadang-kadang para wanita harus mengeluarkan uang untuk membeli produk kosmetik dalam merawat kulit, rambut atau sekedar merias wajah.  Padahal, untuk menjadi cantik, bersih dan menarik itu tidak harus selalu dengan perawatan intensif dan dengan menggunakan obat-obatan serta kosmetik yang mahal.</p><div
id="attachment_51435" class="wp-caption alignleft" style="width: 210px"><a
href="http://www.unpad.ac.id/wp-content/uploads/2012/02/Dra-Emma-Surahman-2.jpg"><img
class="size-medium wp-image-51435" title="Dra-Emma-Surahman-2" src="http://www.unpad.ac.id/wp-content/uploads/2012/02/Dra-Emma-Surahman-2-200x300.jpg" alt="" width="200" height="300" /></a><p
class="wp-caption-text">Dra. Emma Surahman. MSi (Foto: Dadan T.)*</p></div><p>“Untuk tampil cantik dan bersih tidak harus dengan kosmetik yang mahal. Para wanita bisa tampil cantik dengan meracik sendiri ramuan dengan menggunakan bahan alam baik dari buah-buahan ataupun sayuran,” ujar Dra. Emma Surachman M.Si., dosen Fakultas Farmasi Unpad yang sejak tahun 1980 mengeluti dunia farmasetika dengan mengunakan bahan-bahan herbal. Farmasetika adalah ilmu yang mempelajari tentang cara penyediaan obat, termasuk  seni peracikan obat.</p><p>Dra. Emma saat ditemui di ruang kerjanya di Fakultas Farmasi Lantai 3 kampus Unpad Jl. Raya Bandung Sumedang KM 21, Jatinangor, Kamis (26/01) lalu mengatakan, di sekitar rumah kita sering kita jumpai buah-buahan atau sayuran seperti  tomat, kentang, wortel, mentimun, lidah buaya, dan pepaya ternyata banyak mengandung zat-zat berkhasiat. Berdasarkan penelitian dan pustaka, bahan alami itu memiliki kandungan zat berkhasiat tersebut seperti anti oksidan, anti <em>aging</em>, pemutih yang dapat kita pergunakan langsung untuk mempercantik diri kita sendiri.</p><p>“Kalau di rumah sebagai ibu rumah tangga, untuk mempertahankan kecantikan, kita dapat mengunakan langsung buah-buahan atau sayuran tersebut misalnya untuk masker,  itu lebih bagus dari pada kita mengunakan masker yang sudah menjadi formula. Apabila sudah menjadi formula, sudah ada bahan aktif, bahan sintetik, bahan kimia,” ujar Emma.</p><p>Dosen Farmasetika Dasar ini mengungkapkan, sayangnya bahan-bahan herbal yang langsung itu tidak stabil, seperti apabila kita mengupas kentang, beberapa saat kemudian warna kentang tersebut akan berubah warna menjadi menghitam. Untuk menjaga ksetabilan itu, maka bahan-bahan herbal tersebut perlu di <em>ekstrak.</em></p><p>Bersama mahasiswa dan teman-teman dosennya dari Laboratorium Farmasetika Fakultas Farmasi Unpad, Emma mengekstraksi bahan herbal tersebut menjadi sediaan farmasetika. Lidah buaya misalnya, dapat menciptakan berbagai produk kosmetik seperti krim pelembab, <em>facial wash</em>, lipstik dan lain sebagainya. Dan bersama mahasiswa bimbingannya, Emma mematenkan penumbuh rambut dari  getah pisang. Bukan itu saja, saat ini dia sedang mengembangkan sediaan farmasetika dari mentimun dan kedelai.</p><p>Konsultan Farmasi Rumah Sakit Rajawali Bandung ini sudah puluhan tahun bersama teman-teman dan mahasiswanya mengembangkan dan meneliti bahan-bahan herbal untuk dijadikan kosmetik. Sudah banyak publikasi ilmiah, presentasi ilmiah dan berbagai pameran-pameran farmasi telah ia ikuti, hal tersebut membuat ia banyak diundang sebagai narasumber di berbagai seminar.</p><p>Ketika ditanya mengenai peredaran kosmetik dan obat-obat kecantikan sekarang ini, Emma menuturkan bahwa masyarakakat harus sangat hati-hati dalam memilih dan menggunakan kosmetik serta obat kecantikan. Alangkah baiknya pengguna mengenali bahan-bahan serta kandungan dari kosmetik sebelum digunakan. Teliti apakah kosmetika itu mengandung obat atau zat berbahaya.</p><p>“Jangan hanya karena produk tersebut sudah dikenal dan banyak digunakan, lalu berasumsi aman. Pilih kosmetik yang aman, yang bentuk dan bahan serta ukuran partikel-partikelnya seragam dan seimbang, kekentalan dan juga kestabilannya tidak berubah warna. Jangan sampai dengan mengunakan kosmetik tersebut justru akan merugikan. Untuk itu, peredaran kosmetik dan obat-obat kecantikan harus dijaga dan diawasi secara ketat oleh Kementerian Kesehatan serta Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM),” jelas Emma.</p><p>Ibu dua anak ini begitu antusias ketika berbicara tentang sediaan kosmetika herbal. Ia begitu semangat dan memiliki kemauan yang besar pada hal-hal baru tentang kandungan bahan-bahan herbal farmasetika. Di usianya yang sudah tidak muda lagi, Emma masih terlihat cantik dan berseri.</p><p>Menurut Kepala Laboratorium Farmasetika Fakultas Farmasi Unpad, Soraya Ratnawulan S.Si., M.Si., Apt, Emma orangnya selalu ingin belajar, banyak ide dengan penuh semangat meskipun umur tidak muda lagi. “ Ibu sangat ingin mengembangkan ilmunya karena ibu sangat <em>interest </em>dengan kosmetik. Dalam hal penelitian, ibu tidak membeda-bedakan antara senior dan yunior,” jelasnya.</p><p>Hal senada disampaikan Pembantu Dekan Bidang Kemahasiswaan Fakultas Farmasi Unpad, Sriwidodo B., S.Si., M.Si., Ia mengatakan, Emma sering membimbing dan suka melibatkannya dalam berbagai proyek. “Ibu Emma tidak membeda-bedakan, ia selalu melibatkan yuniornya untuk sama-sama mencari hal-hal baru,” jelasnya.</p><p>Dari berbagai Keberhasilannya tersebut, Dra. Emma masih menyimpan berbagai harapan. Ia menginginkan para lulusan farmasi Unpad dapat mandiri dengan menciptakan produk-produk sendiri.</p><p>“Lulusan Apoteker Unpad saya harap, dapat menciptakan produk-produk sendiri tanpa harus menjadi apoteker di suatu apotik. Dengan begitu, setidak-tidaknya mereka bisa berdiri dengan kakinya sendiri,” pungkasnya. *</p><p
style="text-align: left;"><em>Laporan oleh: Purnomo Sidik | <a
href="http://www.fb.com/nomonamaku"><img
src="http://www.unpad.ac.id/wp-content/uploads/2011/05/facebook.png" alt="" width="16" height="16" /></a> | <a
href="http://www.twitter.com/nomonamaku"><img
src="http://www.unpad.ac.id/wp-content/uploads/2011/05/twitter.png" alt="" width="16" height="16" /></a> | eh*</em></p> ]]></content:encoded> <wfw:commentRss>http://www.unpad.ac.id/archives/51423/feed</wfw:commentRss> <slash:comments>0</slash:comments> </item> </channel> </rss>
<!-- Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: http://www.w3-edge.com/wordpress-plugins/

Minified using disk: basic
Page Caching using disk: enhanced (User agent is rejected)

Served from: www.unpad.ac.id @ 2012-02-09 12:49:59 -->
