Dr. Hery Wibowo S.Psi.,MM., “Lulusan Unpad Harus Punya Mental Positif”

[unpad.ac.id, 15/11/2018] Sebagai generasi penerus bangsa, mahasiswa penting memiliki mental positif dan daya juang tinggi. Mental ini dapat terbangun jika selama menjadi mahasiswa mereka aktif di kegiatan kemahasiswaan dan kewirausahaan.

Dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Padjadjaran Dr. Hery Wibowo S.Psi.,MM. (Foto: Tedi Yusup)*

Hal tersebut diyakini dosen Ilmu Kesejahteraan Sosial Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universiats Padjadjaran Dr. Hery Wibowo S.Psi.,MM. Menurut Dr. Hery, mental positif tersebut perlu dibentuk sedini mungkin untuk menghasilkan lulusan Unpad yang kompeten sesuai bidangnya masing-masing.

Dr. Hery menyebut berwirausaha ketika kuliah merupakan salah satu upaya memperoleh mental positif dengan daya juang tinggi. Meskipun tidak ada kewajiban ketilka lulus harus berwirausaha, praktik wirausaha akan menumbuhkan sikap-sikap positif yang akan diperlukan di profesi apapun ketika lulus nanti.

“Mereka akan belajar menghadapi kegagalan, menghadapi berbagai jenis orang, berpikir strategi apa yang harus dilakukan, menerima penolakan dari penawaran produk. Itu akan menguatkan mental mereka,” ujar Dr. Heri saat ditemui Jumat (9/11).

Begitu juga  dengan aktif di kegiatan kemahasiswaan. Mahasiswa akan terlatih untuk memiliki sikap kepemimpinan, bermental baja, mampu mengelola waktu dengan baik, dan sebagainya.

“Sehingga lulus, mereka pakar di bidang keilmuannya, mentalnya juga baja,” ujar dosen yang aktif di bidang pengembangan diri dan kewirausahaan sosial ini.

Menurut Dr. Hery, untuk memiliki sikap-sikap tersebut, mahasiswa membutuhkan saluran dan pembimbingan tepat. Tidak harus melalui pelatihan resmi, minimal pendampingan yang dilakukan secara konsisten.

Sudah belasan tahun Dr. Hery aktif memberikan pelatihan pengembangan diri dan kewirausahaan, baik di dalam maupun luar kampus. Ia pun telah lama aktif di dunia kemahasiswaan, dan kini dipercaya sebagai Manajer Akademik dan Kemahasiswaan FISIP Unpad.

“Ketika di dunia kemahasiswaan, saya menemukan passion yang baik karena saya berhadapan dengan calon generasi masa depan yang harus punya arah, harus punya pegangan, harus punya pedoman supaya dia bisa melangkah dengan benar,” ujar lulusan Doktor Sosiologi FISIP Unpad ini.

Menurut Dr. Hery, salah satu nilai yang perlu ditanamkan sedini mungkin adalah etos kerja. Ia pun tergabung dalam program Academic Leadership Grant Guru Besar Fakultas Psikologi Unpad Prof. Diana Harding yang mengangkat konsep “Green Ethos (Etos Hijau)”.

Dr. Hery menjelaskan, secara singkat green ethos adalah dorongan untuk berkinerja terbaik untuk dunia ini, termasuk maslahat bagi alam dan sesama manusia. Green ethos dapat diaplikasikan pada seluruh individu, yang disesuaikan dengan kebutuhannya. Saat memberikan pelatihan pengembangan diri dan kewirausahaan, khususnya kepada mahasiswa, konsep ini pun diterapkan Dr. Hery.

“Saya sangat ingin memberi suatu bekal kepada mahasiswa. Sesuatu yang dia pegang dan dia kembangkan untuk kehidupan kedepannya. Oleh karena itu dalam berbagai pelatihan kita coba titipkan konsep ini,” ujar pria kelahiran Jakarta, 9 Desember 1975 ini.

Konsep “Green Ethos” diharapkan dapat menjadi landasan pola pikir dan aksi mahasiswa. “Melalui ini mahasiswa diajak untuk berpikir jauh lebih spritualis dan filosofis, sehingga pada situasi apa pun tetap punya pedoman yang menuntunnya untuk tetap berada di jalan yang diridai Sang Pencipta,” kata Dr. Hery.

Dalam melakukan penelitian dan pengabdian, Dr. Hery memang selalu berangkat dari roadmap-nya mengenai keberfungsian sosial individu yang optimal. Sudah menjadi perhatian Dr. Hery untuk dapat berkontribusi dalam mewujudkan individu yang memiliki kepribadian positif dikaitkan dengan lingkungan sekitarnya.

“Jadi bagaimana sebuah individu itu lengkap, sehat dan sejahtera secara jasmani maupun rohani,” ujarnya.*

Laporan oleh Artanti Hendriyana/am