18 Tahun Berkarya, Teater Djati Suguhkan Lakon yang Menghibur

[unpad.ac.id, 29/11/2018] Unit Kegiatan Mahasiswa Fakultas (UKMF) Teater Djati Fakultas Ilmu Budaya Universitas Padjadjaran menggelar pementasan lakon “Bulan dan Kerupuk” karya Yusef Muldiyana di Aula Pusat Studi Bahasa Jepang kampus FIB Unpad, Jatinangor, Rabu (28/11).

Salah satu adegan lakon “Bulan dan Kerupuk” karya Yusef Muldiyana yang dipentaskan Teater Djati Fakultas Ilmu Budaya Universitas Padjadjaran di aula Pusat Studi Bahasa Jepang kampus FIB Unpad, Jatinangor, Rabu (28/11).*

Pementasan lakon “Bulan dan Kerupuk” digelar untuk merayakan 18 tahun eksistensi Teater Djati dalam dunia teater kampus Unpad. Naskah lakon tersebut merupakan naskah juara pada lomba naskah drama se-Indonesia yang digelar Dewan Kesenian Jakarta pada tahun 1999. Pada kali ini, pementasan lakon disutradarai mahasiswa Sastra Indonesia Unpad Syavira Pradita.

Dalam rilis yang diterima Humas Unpad, lakon ini bercerita tentang perjuangan sepasang suami istri bernama Jalu dan Ipah yang menjalani kehidupan sebagai masyarakat miskin. Tidak hanya kuat di jalan cerita, lakon ini juga banyak menghadirkan adegan dan dialog yang menarik. Sesekali gelak tawa penonton terdengar saat pemain melontarkan dialog tertentu.

Pementasan teater ini dihadiri sekira 300 orang dan mendapat apresiasi baik. Angga, mahasiswa FIB Unpad salah satunya. Ia mengaku puas dengan lakon “Bulan dan Kerupuk”.

“Teater Djati sukses menghadirkan pementasan yang tidak hanya menghibur, tapi juga mengandung nilai moral yang dekat dengan kehidupan sehari-hari,” kata Angga.*

Rilis/am