Direktur PD Kebersihan Kota Bandung Beri Kuliah Umum di FTIP Unpad

[unpad.ac.id, 29/5/2019] Direktur Umum Perusahaan Daerah (PD) Kebersihan Kota Bandung Gun Gun Saptari mengisi kuliah umum di hadapan mahasiswa Fakultas Teknologi Industri Pertanian Universitas Padjadjaran. Kuliah digelat di Aula Dekanat FTIP Unpad, Jatinangor, Selasa (28/5).

Direktur Umum Perusahaan Daerah (PD) Kebersihan Kota Bandung Gun Gun Saptari mengisi kuliah umum di hadapan mahasiswa Fakultas Teknologi Industri Pertanian Universitas Padjadjaran, Jatinangor, Selasa (28/5).*

Dalam kuliahnya, Gun Gun menekankan bahwa ada 5 aspek penting dalam pengelolaan sampah yaitu aspek hukum, kelembagaan, pembiayaan, teknis operasional dan sosial budaya. Setiap aspek memiliki kendalanya tersendiri.

“Sebagai salah satu contoh, aspek pembiayaan menjadi penting akan tetapi berbagai pihak kurang memberikan prioritas, baik dari masyarakat maupun anggaran yang mampu disanggupi oleh pemerintah kota,” kata Gun Gun.

Dengan semangat yang terus digelorakan, Kota Bandung mampu meraih Piala Adipura selama tiga tahun berturut-turut walau anggaran pengelolaannya tiga kali lebih rendah dari Kota Surabaya.

Pasca-terjadinya bencana longsor sampah di TPA Leuwigajah, 2005 silam, ada upaya represif yang dilakukan agar bencana ini tidak terulang. Metode pengelolaan sampah menjadi salah satu hal yang diubah.

Gun Gun menjelaskan, hingga terjadinya bencana tersebut, pengelolaan sampah di TPA Leuwigajah masih mengaplikasikan model “open dumping”, di mana sampah yang diangkut oleh PD Kebersihan dibuang dan dibiarkan begitu saja di TPA tanpa ada pengelolaan lebih lanjut. Akibatnya, gas metana yang terkurung dalam timbunan sampah seketika meledak.

“Ada pengelolaan yang lebih baik dibandingkan model “open dumping”, yaitu pengelolaan sampah modern harus mengarah pada prinsip 3R, yaitu Reduce, Reuse and Recycle,” ujarnya.

Teknologi pengelolaan sampah mutakhir juga bisa dilakukan di kalangan rumah tangga. Teknologi yang bisa dilakukan antara lain penggunaan teknologi Takakura, komposter, biodigester, biopori, maggot BSF (Black Soldier Fly), peuyemisasi, dan bata terawang.*

Rilis: Kharistya Amaru/am