Manusia Harus Bisa Berkolaborasi dengan Teknologi

[unpad.ac.id, 18/3/2019] Praktisi komunikasi asal Indonesia, Dr. Ronny Adhikarya mengisi kuliah umum di hadapan sivitas akademika Fakultas Ilmu Komunikasi di ruang Auditorium Gedung Pascasarjana Fikom Unpad, Jatinangor, Rabu (13/3) lalu.

Logo Unpad.*

Dalam kuliah umum tersebut, Ronny menyampaikan tema “Reinvention and Locus4GlobOption: Best Practices of Asian Communipreneurs in Al-Disruption Era”. Tema ini dipilih mengingat saat ini era disrupsi besar-besaran terjadi di global.

Ronny menyampaikan, “reinvention” menggambarkan proses adaptasi inovasi dari berbagai negara yang kemudian diadaptasi dan disesuaikan dengan kearifan lokal. Sementara “Locus4GlobOption” merupakan akronim dari “local success for global adoption”.

Jika era revolusi industri 4.0 berfokus pada internet of things (IoT). Sementara era society 5.0 berfokus pada manusia yang mengontrol teknologi.

“Saat ini bukan lagi soal Revolusi Industri 4.0, melainkan sudah era Society 5.0,” kata Ronny.

Alumni Fikom Unpad ini menjelaskan, menghadapi era society 5.0 adalah dengan mengadaptasi kearifan lokal yang kemudian diimplementasikan dalam level global.

Lembaga pendidikan, kata Ronny, perlu menyiapkan lulusan yang tidak hanya siap kerja, tetapi siap membuka lapangan kerja. Perubahan di era revolusi industri 4.0 telah mendorong lahirnya kecerdasan buatan (artificial intelligence) dan realitas tertambah (augmented reality). Dua hal ini mendorong peran robot untuk menggantikan pekerjaan rutin manusia dengan lebih efektif dan efisien.

“Di sinilah manusia harus bisa berkolaborasi dengan teknologi, bukan bersaing dengan teknologi,” kata Dr. Ronny.*

Rilis/am