Prodi Magister Pariwisata Berkelanjutan Unpad Fasilitasi Diskusi Terarah Terkait Kepariwisataan

[unpad.ac.id, 14/3/2019] Program studi Magister Pariwisata Berkelanjutan Universitas Padjadjaran bekerja sama dengan Kelompok Kerja (Pokja) Pariwisata Komite Ekonomi dan Industri Nasional (KEIN) menggelar diskusi kelompok terarah atau Focus Group Discussion sesi III di ruang sidang Sekolah Pascasarjana Unpad, Jalan Dipati Ukur No. 35, Bandung, Rabu (6/3).

Suasana diskusi kelompok terarah atau Focus Group Discussion yang digelar Program studi Magister Pariwisata Berkelanjutan Universitas Padjadjaran bekerja sama dengan Kelompok Kerja (Pokja) Pariwisata Komite Ekonomi dan Industri Nasional (KEIN) i ruang sidang Sekolah Pascasarjana Unpad, Jalan Dipati Ukur No. 35, Bandung, Rabu (6/3).*

Diskusi tersebut digelar untuk menganalisis Indeks Pembangunan Pariwisata Indonesia yang telah dikeluarkan Kementerian Pariwisata RI. Secara nasional Pokja Pariwisata KEIN telah membagi 3 kawasan penyeleggaraan diskusi. Unpad bersama Universitas Andalas dan Universitas Indonesia menjadi lokasi penyelenggara diskusi untuk wilayah Indonesia bagian barat.

“Diskusi ini bertujuan memperoleh tanggapan konstruktif mengenai IPPI yang sudah diterbitkan Kemenpar RI,” ujar Ketua program studi Magister Pariwisata Berkelanjutan Unpad Dr. Evi Novianti, M.Si., dalam rilis yang diterima Kantor Komunikasi Publik Unpad.

Tujuan lain dari penyelenggaraan diskusi adalah mengidentifikasi dimensi dan indeks yang disempurnakan pada IPPI, menginvestigasi profil sasaran pemangku kepentingan untuk menjadi objek analisis dari pengukuran IPPI, mengidentifikasi metodologi yang direkomendasikan untuk menyusun IPPI, serta memaparkan hasil kajian terkait IPPI yang sudah dilakukan khususnya di regional Indonesia bagian barat.

Diskusi kelompok terarah ini menghadirkan sejumlah pembicara, antara lain: Kasno Pamungkas, M.Hum., Dr. Ute Lies Siti Khadijah, M.Si., Dr. Cecep Ucu Rakhman, M.Hum., Dr. Ayu Krishna Yuliawati, M.M., Dr. Bombom Rachmat Suganda, M.T., dan Dr. Mudiyati Rachmatunnisa. Peserta diskusi sendiri merupakan mahasiswa dan dosen di lingkungan Unpad maupun perguruan tinggi lain di Kota Bandung.

Adapun luaran yang dicapai dalam diskusi ini terdiri dari penetapan dimensi dalam IPPI, penetapan metodologi yang digunakan dalam pengukuran IPPI, penetapan sasaran pemangku kepentingan dalam pengukuran IPPI, penetapa alat ukur, hingga rekomendasi kebijakan kepada Presiden terkait penyusunan IPPI.*

Rilis: Prodi Magister Pariwisata Berkelanjutan Unpad/am