Mahasiswa Fakultas Farmasi Unpad Kembangkan Daun Hantap Menjadi Minuman Olahan Bermanfaat

[unpad.ac.id, 15/5/2018] Mahasiswa Fakultas Farmasi Universitas Padjadjaran mengolah sari daun hantap menjadi minuman jelly yang praktis diminum sebagai pencegah panas dalam. Produk minuman yang dinamai “Tapellon” ini berhasil lolos seleksi Program Kreativitas Mahasiswa bidang Kewirausahaan dan mendapat dana hibah dari Kemenristekdikti.

Produk “Tapellon” berbahan dasar sari daun hantap karya mahasiswa Fakultas Farmasi Unpad.*

Produk “Tapellon” merupakan minuman jelly berbahan dasar air perasan daun hantap yang dicampur buah lemon. Perasan daun hantap selama ini diketahui berkhasiat dalam mengobati panas dalam, mengobati sariawan, mengatasi perut kembung, melancarkan sembelit, hingga melancarkan proses persalinan.

Adalah Mila Tri Cahyani, Khairunnisa, Destiana Purnama, Nadia Wirvani, dan Rizky Azizah, dengan dosen pendamping Ami Tjitraresmi, M.Si., Apt., yang mengembangkan produk “Tapellon” ini. Tim berinisiatif mengolah daun hantap menjadi minuman praktis untuk memudahkan proses konsumsi daun tersebut.

Dilansir dari laman resmi Fakultas Farmasi Unpad, biasanya, daun hantap dikonsumsi dengan cara dirajang, atau diiris tipis-tipis, lalu diremas dan direndam dalam air. Hasil rendaman kemudian disaring dan siap dikonsumsi. Proses ini dinilai kurang praktis.

Di sisi lain, maraknya penggunaan obat sintetis menyebabkan daun hantap kurang dikenal masyarakat sebagai obat alami pencegah panas dalam. Dari tesktur rasa, daun ini tidak memiliki rasa yang khas, sehingga tidak menjadi daya tarik bagi kebanyakan orang.

Untuk itu, tim memodifikasi menjadi minuman olahan dengan memadukannya bersama sari buah lemon. Penambahan ini bertujuan untuk memberikan sensasi segar pada daun hantap. Selain itu, buah lemon juga kaya akan vitamin C sebagai salah satu pencegah panas dalam dan peningkat imunitas.

Dengan dikembangkannya produk ini, masyarakat tidak perlu melakukan proses pengolahan daun hantap untuk mengonsumsinya. Tim pun berharap, “Tapellon” dapat menjadi salah satu produk pangan tradisional yang berkontribusi dalam peningkatan kesehatan masyarakat sekaligus meningkatkan eksistensi daun hantap.*

Farmasi/am