Tim Japfa Chess Club 2 Raih Juara I U-Camaintian Nasional 2012

[Unpad.ac.id, 15/12/2012] Tim Japfa Chess Club 2 dari DKI Jakarta berhasil menjadi juara pertama dalam turnamen “Unpad Catur Main Bertiga Bergantian” atau U-Camaintian Nasional 2012, Sabtu (15/12) di Aula Grha Sanusi Hardjadinata Kampus Unpad Bandung. Tim Japfa berhasil mendapatkan poin tertinggi setelah bertanding dengan Tim Benteng Ksatria Lapas Kelas 1 dengan poin skor sebesar 5,5.

Tim Japfa Chess Club dari DKI Jakarta menjadi Juara I U-Camaintian Nasional 2012 yang digelar oleh Unpad di Grha Sanusi Hardjadinata, Unpad, Bandung, Sabtu (15/12). (Foto: Dadan T)

Adapun untuk juara kedua berhasil diraih oleh tim Pengcab Percasi Kota Cimahi, serta juara ketiga berhasil diraih oleh tim dari Universitas Negeri Malang. Masing-masing juara mendapatkan uang tunai masing-masing sebesar Rp 15 juta, Rp 12 juta, dan Rp 10 juta. Hadiah pun secara resmi diberikan oleh Rektor Unpad, Prof. Ganjar Kurnia dan Direktur Pengembangan Kemahasiswaan dan Alumni Unpad, Dr, Ir. Heryawan Kemal Mustafa, M.Sc.

Sementara untuk peringkat 4 sampai 10 masing-masing diraih oleh Tim Japfa Chess Club 1 pada posisi 4, Pengprov Percasi Sulawesi Utara pada posisi 5, Benteng Ksatria Lapas Kelas 1 pada posisi 6, Jcc 1 pada posisi 7, Pengprov Percasi Jawa Barat A pada posisi 8, Panjalu Chess Club pada posisi 9, dan Disperindag Kop. Bekasi pada posisi 10. Selain itu, Rektor pun mengapresiasi kepada salah satu tim termuda yang berusia 8 tahun dengan memberikan uang binaan sebesar Rp 1 juta.

Terkait dengan turnamen U-Camaintian ini, Rektor pun akan menindaklanjuti turnamen tersebut dengan merencanakan untuk menggelar lokakarya mengenai evaluasi peraturan U-Camaintian pada bulan Januari tahun depan. “Ke depan, kami akan melakukan lokakarya bersama dengan PB Percasi untuk mengadakan evaluasi lanjutan mengenai apa yang kurang dalam U-Camaintian ini, sehingga diharapkan ke depan turnamen U-Camaintian ini akan lebih baik,” ujar Rektor.

Komisi Rating dan Ranking Nasional PB Percasi, Endar Sakti Lubis, S.S., MN, FA., mengungkapkan, Percasi sendiri mendukung penuh mengenai turnamen U-Camaintian ini. Menurutnya, pertandingan catur bertiga ini menggabungkan kemahiran catur dengan ketahanan fisik. “Selain itu, U-Camaintian ini juga dapat meningkatkan kerja sama yang baik antar pemain dalam satu tim sehingga sportivitas pun akan lebih terjalin,” tambahnya.

Salah satu peserta, yakni Grand Master Catur Internasional Wanita, Irene Kharisma Sukandar mengapresiasi positif turnamen U-Camaintian ini. Senada dengan Endar, Irene pun mengungkapkan bahwa turnamen catur bertiga ini tidak hanya mengandalkan kemampuan bermain catur, namun harus mengandalkan kemampuan fisik dan kerja sama tim yang baik. “Fisik memang menjadi faktor dalam U-Camaintian ini, tapi saya pun senang dapat mengikuti U-Camaintian ini,” ujarnya.*

Laporan oleh Arief Maulana/mar

Share this: