Lengkapi Bidikmisi, Wali Kota Banjar Sediakan Anggaran untuk Calon Mahasiswa Kurang Mampu

[Unpad.ac.id, 19/02/2014] Tim Unpad kembali melakukan sosialisasi penerimaan mahasiswa baru Unpad, khususnya melalui jalur penerimaan Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) kepada sejumlah guru dan siswa Jawa Barat. Selasa (18/02) kemarin, sosialisasi diadakan di kota Banjar, Jawa Barat.

Sosialisasi SNMPTN se-Kota Banjar di SMAN 1 Banjar, Selasa (18/02) (Foto oleh: Artanti Hendriyana)*
Sosialisasi SNMPTN se-Kota Banjar di SMAN 1 Banjar, Selasa (18/02) (Foto oleh: Artanti Hendriyana)*

Bertempat di SMAN 1 Banjar, acara sosialisasi dibuka oleh Wali Kota Banjar, Hj. Ade Uu Sukaesih, S.IP., M.Si. Acara juga dihadiri oleh Kepala Dinas Pendidikan Kota Banjar, H. Dahlan, S.H., M.Si berserta jajarannya, Kepala Sekolah SMAN 1 Banjar, serta guru-guru dan ratusan siswa dari 25 SMA dan SMK di Banjar.

Dari Unpad sendiri, hadir sebagai narasumber yaitu Wakil Dekan I Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) Unpad Dr. Sunarto, S.Si., M.Si, perwakilan tim SMUP sekaligus dosen Farmasi Unpad Muchtaridi, S.Si., Apt., MSi., PhD., dan Kepala Bagian Pembelajaran dan Registrasi Unpad, Dra. Heni Suryaningsih, M. Ikom.

Pada kesempatan tersebut, para narasumber melakukan presentasi pengenalan tentang Unpad dan pendaftaran mahasiswa baru Unpad. Para siswa dan guru pun terlihat antusias menyimak pemaparan dari para narasumber. Sejumlah pertanyaan kemudian terlontar pada sesi tanya jawab, diantaranya adalah bagaimana peluang kelulusan siswa SMK untuk masuk Unpad melalui jalur SNMPTN.

Salah seorang guru SMKN  1 Banjar misalnya, mempertanyakan mengapa siswa di sekolahnya tidak pernah ada yang lolos masuk Unpad melalui jalur SNMPTN. Ia pun bertanya bagaimana kriteria penilaian bagi siswa SMK untuk jalur SNMPTN, apakah memungkinkan jika berbeda sistem penilaiannya dengan siswa SMA dan MA.

“Di kami, sebetulnya lulusan SMK banyak. Misalnya di Fakultas Farmasi, dari seratus sekian yang diterima, 20 orang berasal dari SMF dan SMK Analis Kimia. Jadi memungkinkan bagi lulusan SMK untuk lulus seleksi, namun harus diperhatikan strateginya,” ungkap Muchtaridi.

Baca juga: Senam Cegah Stunting Karya Sivitas Akademika FK dan FIB Unpad Diapresiasi Pemerintah Pusat

Muchtaridi menjelaskan, yang terpenting adalah di rapor para siswa terdapat nilai mata pelajaran yang diuji di Ujian Nasional. Hal inilah yang menjadi dasar penilaian. Misalnya untuk kelompok IPS, ada mata pelajaran Matematika, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Ekonomi, Geografi, dan Sosiologi di rapor siswa. Sementara untuk kelompok IPA, terdapat mata pelajaran Matematika, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Fisika, kimia, dan Biologi.

Wali Kota Banjar, Hj. Ade Uu Sukaesih, S.IP., M.Si. (keempat dari kiri) saat menghadiri sosialisasi SNMPTN di SMAN 1 Banjar (Foto oleh: Artanti Hendriyana)*
Wali Kota Banjar, Hj. Ade Uu Sukaesih, S.IP., M.Si. (keempat dari kiri) saat menghadiri sosialisasi SNMPTN di SMAN 1 Banjar (Foto oleh: Artanti Hendriyana)*

Sementara itu, Wali Kota Banjar mengungkapkan bahwa ia sangat menyambut baik digelarnya acara ini. Kepada para siswa, ia memberi semangat untuk terus berprestasi. Jika ada siswa yang terkendala ekonomi, Ade mengatakan  hal tersebut janganlah dijadikan alasan untuk tidak melanjutkan pendidikan. Pemerintah Kota Banjar telah menyediakan anggaran sekira Rp 500 juta untuk para siswa Banjar  yang orang tuanya tidak mampu secara ekonomi. Selain itu, untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi negeri, bisa juga dibantu melalui program Bidikmisi.

“Dengan kebijakan dari Unpad dan dengan adanya Bidikmisi, ini adalah kesempatan kita semua. Kita harus bisa memanfaatkan kesempatan ini,” tuturnya saat memberikan sambutan. *

Laporan oleh: Artanti Hendriyana / eh *

Share this: