PACA 2014 Mempromosikan Budaya Indonesia dan Asia kepada Dunia

[Unpad.ac.id, 24/06/2014] Sebagai cara untuk memperkenalkan budaya Indonesia kepada dunia, salah satunya adalah dengan pariwisata. Indonesia memiliki letak geografis yang strategis dan memiliki banyak potensi wisata yang dapat dijadikan sebagai media komunikasi untuk memperkenalkan budaya.

Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI, Dr. Sapta Nirwandar, SE. saat membuka 10th Biennial Convention of the Pacific and Asian Communication Association PACA 2014 di Graha Sanusi Hardjadinata Unpad Bandung, Selasa (24/06). (Foto oleh: Tedi Yusup)*
Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI, Dr. Sapta Nirwandar, SE. saat membuka 10th Biennial Convention of the Pacific and Asian Communication Association PACA 2014 di Graha Sanusi Hardjadinata Unpad Bandung, Selasa (24/06). (Foto oleh: Tedi Yusup)*

Hal tersebut disampaikan Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI, Dr. Sapta Nirwandar, SE. saat membuka 10th Biennial Convention of the Pacific and Asian Communication Association PACA 2014 di Graha Sanusi Hardjadinata Unpad Bandung, Selasa (24/06). Seminar Internasional bertema “Beyond Asia: Communicating Asian Culture to the World” ini digelar atas kerja sama Fakultas Ilmu Komunikasi (Fikom) Unpad dengan Pacific and Asian Communication Association (PACA), dan akan berlangsung pada 24-26 Juni 2014.

Seminar ini sendiri bertujuan untuk mengomunikasikan Asia pada dunia global. Dalam acara ini, sebanyak 223 makalah akan dipresentasikan. Peserta seminar berasal dari 14 negara, diantaranya Korea, Jepang, Filipina, Malaysia, Jordan, Amerika Serikat, Cina, Rusia, India, Iran, Kanada, dan Indonesia. Isu yang akan dibahas dalam seminar ini antara lain mengenai intercultural communication, media and advertising, news, media, and journalism, communication technologies, public health communication, social media and participant culture dan Asian cultural studies.

“Sekarang adalah saatnya bagi negara-negara di Asia untuk menunjukkan pada dunia bahwa kekayaan budaya yang kita miliki dapat berkontribusi pada peradaban yang berdasarkan perdamaian, saling pengertian, dan kemakmuran bersama. Menyebarluaskan budaya Asia beserta seluruh aspek yang meliputinya baik yang terukur maupun tidak, sangatlah penting untuk menjawab tantangan jaman mengingat hubungan kerja sama antar negara yang baik sangat diperlukan untuk dapat bertahan dan memperoleh kemakmuran,” tutur Dekan Fikom Unpad, Prof. Deddy Mulyana.

Baca juga: Ahli Hukum Kesehatan Sarankan Penundaan Kehamilan Saat Pandemi

humas unpad _2014_06_24_00014713humas unpad _2014_06_24_00014674humas unpad _2014_06_24_00014775Sementara itu, President of PACA, Prof. Seon-Gi Baek, mengatakan bahwa konvensi ini terbuka pada tema lintas disiplin yang berkaitan erat dengan komunikasi. “Di saat yang sama, konvensi ini membuka kesempatan pada seluruh partisipan dari berbagai latar belakang budaya yang berbeda untuk dapat melakukan interaksi antar personal serta berbaur satu sama lain,” ujarnya.

Ditemui di sela-sela acara, Wakil Ketua Pelaksana kegiatan, Nindi Aristi, S.Sos., M.Comm., mengatakan bahwa acara ini digelar agar budaya Asia dapat lebih dikenal dan mendunia.”Budaya Asia itu sekarang menjadi industri yang seksi karena dimana-mana orang berkiblatnya pada Asia, baik dari faktor fashion maupun dari faktor ekonominya. Jadi menurut kami ini sangat penting untuk bisa mengomunikasikan budaya Asia yang berkembang itu kepada dunia,” tuturnya.

Selain itu, yang paling penting adalah memperkenalkan budaya Indonesia, terutama kepada para peserta yang hadir. “Peserta disini terdiri dari 14 negara. Jadi dengan adanya acara ini kita mulai memperkenalkan budaya Indonesia,” tutur Nindi.*

Laporan oleh: Artanti Hendriyana / eh *

Share this: