Supercamp Unpad Siap Berikan Layanan Kesehatan pada Ribuan Warga Cimerak Pangandaran

[Unpad.ac.id, 11/08/2016] Universitas Padjadjaran akan menyelenggarakan acara tahunan “Supercamp” yang tahun ini mengusung tema “Cimerak in HEALTH (Harmony Elaboration for Life and Humanity)” di Kecamatan Cimerak, Kabupaten Pangandaran pada 12-14 Agustus 2016. Kegiatan rutin yang diselenggarakan setiap Agustus ini mempunyai misi sosial sebagai pilar terwujudnya tridarma perguruan tinggi yaitu pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat.

IMG_8947Kegiatan Supercamp ini akan diisi rangkaian acara berupa pemeriksaan kesehatan, sunatan masal, operasi katarak, pelayanan kesehatan lainnya, serta peresmian “Bumi Walagri Padjadjaran”. Perjalanan kegiatan Supercamp atau dikenal pula dengan Kurikulum Terintegrasi dimulai oleh Fakulas Kedokteran Unpad pada tahun 2012 di Rancabuaya-Garut Selatan, kemudian Cidaun-Cianjur Selatan (2013), Ujung Genteng-Sukabumi Selatan (2014), dan Cipatujah-Tasikmalaya Selatan (2015). Tahun ini, kegiatan turut diramaikan oleh hampir semua fakultas di Unpad.

Pada awal April lalu Rektor Unpad, Prof. Tri Hanggono Achmad, beserta tim diantaranya Dekan FIB Yuyu Yohana Risagarniwa, PhD., Dekan FK Dr. Yoni Fuadah Syukriani, dr., Sp.F., MSi., DFM., Prof. Dr. Engkus Kuswarno, M.S., Prof. Dr. Ir. Roni Kastaman, M.SIE., Prof. Dr. Ir. Elin Harlia, M.S., Prof. Dr. Ir. Junianto, M.P., Prof. Dr. Cece Sobarna, M.Hum, serta Kepala Departemen Orthopaedi & Trumatologi FK Unpad/RSHS Dicky Mulyadi, dr., SpOT(K) melakukan kunjungan ke Kabupaten Pangandaran yang diterima Bupati beserta jajarannya.

Partisipan kegiatan ini adalah mahasiswa Universitas Padjadjaran di Kecamatan Cimerak. Khusus dari kedokteran terdiri dari baik program studi Sarjana Kedokteran, Diploma Kebidanan, Profesi Dokter dan Pendidikan Dokter Spesialis. Mereka akan di tempatkan di 11 desa Kecamatan Cimerak, Kabupaten Pangandaran, dengan salah satu target kegiatan membantu masyarakat desa dalam menerima pelayanan kesehatan yang prima. Sementara kegiatan Operasi Bibir Sumbing dan Hernioraohy akan dilaksanakan di RS Banjar Patroman.

Baca juga: Dirut PT. Pos Indonesia: Hadapi Era Disruptif, Perusahaan Harus Berbenah

Acara yang akan dihadiri lebih dari 1.000 peserta ini diharapkan bisa membantu Kabupaten Pangandaran mengelola sistem kesehatan secara mandiri, efektif dan prima. Juga bisa membangun kedekatan antara pemerintah Kabupaten Pangandaran dan FK Unpad melalui pembangunan “Bumi Walagri Padjadjaran”.

Bupati Pangandaran H. Jeje Wiradinata menyambut baik program ini dan berharap dukungan penuh dari Unpad untuk bersama-sama mengembangkan Kabupaten Pangandaran yang masih dianggap baru. Sementara Camat Cimerak, Tavian Soekartono, SE., menambahkan harapan pada kegiatan ini akan berefek baik juga untuk bidang pariwisata.

“Kegiatan ini selain mendekatkan mahasiswa dengan warga, juga menjadi ajang kami Kecamatan Cimerak menambah popularitas untuk menambah kunjungan turis ke kecamatan kami, dengan begitu perekonomian bisa berjalan dengan mengandalkan bidang pariwista”, ujarnya.

Puncak acara pada Sabtu 13 Agustus 2016 akan diadakan pesta rakyat di Desa Kertaharja yang menurut rencana dihadiri Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan, peresmian Bumi Walagri Padjadjaran dan kegiatan Video Conference di Desa Legokjawa, dilanjutkan berkeliling mengunjungi berbagai kegiatan pelayanan di desa-desa lainnya.

Untuk pelayanan kesehatan, Fakultas Kedokteran berencana melayani 4.000 orang untuk Balai Pengobatan, 100 orang Khitanan Massal, 10 orang operasi Bibir Sumbing, 15 orang operasi Hernia, 55 orang Bedah Minor, 100 mata operasi katarak, 600 pemeriksaan lab, 600 peserta promosi kesehatan, 600 peserta pemeriksaan kehamilan (termasuk implant, IUD dan USG), 400 peserta skrining dan penyuluhan kulit, dan 200 pasien pemerikaan kepadatan tulang.

Supercamp ini didukung oleh berbagai fakultas di Unpad, seperti kedokteran, ilmu budaya, farmasi, keperawatan, kedokteran gigi, pertanian, FMIPA, FISIP, teknik geologi, psikologi, dan teknologi industri pertanian, serta didukung pula oleh RSHS, RS Mata Cicendo, Pertamina, Pertamina Bina Medika, Prodia Widyahusada, Kalbe Farma,Kimia Farma, dan Ikatan Alumni Unpad.*

Baca juga: Berbekal Sensor CMOS, Tiga Mahasiswa Unpad Hasilkan Detektor Penangkap Partikel Muon

Rilis

supercamp2016

Share this: