Mahasiswa Baru Didorong Menampilkan Nilai-nilai Luhur Unpad

[unpad.ac.id, 19/8/2019] Universitas Padjadjaran secara resmi menerima mahasiswa baru tahun akademik 2019/2020 pada acara prosesi Penerimaan Mahasiswa Baru (Prabu) Unpad 2019 yang digelar di Stadion Jati Padjadjaran kampus Unpad Jatinangor, Senin (19/8).

Pelaksana Tugas Rektor Universitas Padjadjaran prof. Dr. Rina Indiastuti, M.SIE., menyematkan secara simbolis jas almamater kepada perwakilan mahasiswa baru dalam upacara Prosesi Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Unpad 2019 ang digelar di Stadion Jati Padjadjaran kampus Unpad Jatinangor, Senin (19/8). (Foto: Arief Maulana)

Upacara penerimaan mahasiswa baru ini dipimpin langsung Pelaksana Tugas Rektor Unpad Prof. Dr. Rina Indiastuti, M.SIE., serta sejumlah pimpinan, anggota Senat Akademik dan anggota Dewan Profesor., Turut hadir Rektor Universitas Padjadjaran ke-11, Prof. Tri Hanggono Achmad, serta sejumlah tamu undangan.

Dalam pidatonya Prof. Rina mengatakan, adanya penerapan kebijakan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) dan jalur mandiri tahun ini merupakan suatu kemajuan dalam proses seleksi.

“UTBK dan jalur mandiri pada tahun ini telah menunjukkan dinamika proses seleksi masuk Unpad. Proses seleksi tersebut menunjukkan perubahan yang positif dari yang tadinya berfokus ke kuantitas beralih ke kualitas,” tutur Prof. Rina dalam pidato pembukaannya pagi ini.

Peningkatan kualitas Unpad sebagai universitas berkualitas juga diakui Prof. Rina sebagai salah satu jalan dalam menghasilkan output yang unggul dan mampu bersaing secara nasional dan internasional

“Universitas Padjadjaran telah menerapkan sistem penjaminan mutu dengan prinsip Continous Quality Improvement (CQI). Sebagai institusi, Unpad telah memiliki sebanyak 115 program studi dengan akreditasi A oleh BAN-PT,” tambahnya.

Selain itu, Universitas Padjadjaran juga merupakan salah satu universitas dengan reputasi internasional yang baik dan didorong untuk menjadi salah satu World Class University (WCU) berdasarkan pemeringkatan QS World University Rankings.

“Menurut QS World Rankings 2018, pada tahun ini Unpad berada di peringkat 6 tingkat nasional dan ranking di dunia pada rentang 751-800,” ujarnya di depan ribuan mahasiswa baru Unpad yang mengikuti Prabu hari ini.

Baca juga: Pendidikan Tinggi Kesehatan Didorong Menerapkan Kurikulum Interprofesional

Unpad memiliki prioritas utama untuk memperkuat diri menjadi universitas riset dan berdaya saing internasional di tahun 2024 mendatang. Hal ini didukung dengan dirancangnya mata kuliah dengan muatan yang membentuk para mahasiswa untuk memiliki kepekaan sosial, kreativitas, dan kewirausahaan.

“Saudara-saudara akan mengikuti perkuliahan dengan pendekatan transformative learning, program riset yang terintegrasi dengan pembelajaran, serta pengabdian pada masyarakat. Kami berharap, inovasi dalam tata kelola akademik tersebut bisa sesuai dengan karakteristik para milenial agar kelak bisa menghasilkan lulusan yang cakap,” jelasnya.

Sebagai penutup, Prof. Rina menyampaikan pesan untuk para mahasiswa baru yang mulai hari ini sudah resmi menjadi warga Unpad. Prof. Rina mengimbau mahasiswa baru untuk senantiasa menjaga nama baik almamater.

“Tampilkanlah sikap dan perilaku baik yang mencerminkan nilai-nilai luhur Unpad serta berusahalah untuk bisa memberikan kontribusi positif terhadap masyarakat. Unpad dan kita semua berkomitmen menjaga integritas untuk tidak melakukan korupsi serta bersikap antiradikalisme. Jagalah selalu kesatuan, kekompakkan, dan sinergitas saudara untuk mewujudkan Unpad Ngahiji dan Unpad Kahiji,” pungkasnya.

Pada tahun akademik 2019/2020, Unpad secara resmi menerima lebih dari 7.000 mahasiswa baru dengan komposisi 70% dari jenjang Sarjana (S1) dan Sarjana Terapan (D-IV). Jumlah tersebut terdiri dari 5.478 program Sarjana, 764 program Sarjana Terapan, 131 program Profesi, 214 program Spesialis, 671 program Magister, dan 435 program Doktor.*

Laporan oleh Dimas Rifky Anggriawan/am

 

Share this: