PPK Unpad Bersama Pusat Karier Perguruan Tinggi se-Indonesia Luncurkan Bursa Kerja Virtual

Laporan oleh Arif Maulana

Suasana peluncuran “National Virtual Career Fair (NVCF) 2020”, pada Sabtu (4/7) lalu.*

[unpad.ac.id, 6/7/2020] Pusat Pengembangan Karier (PPK) Universitas Padjadjaran bersama pusat karier dari perguruan tinggi lain di Indonesia berinisiatif menggelar program bursa kerja virtual. Program ini diharapkan memberikan solusi bagipara alumni perguruan tinggi untuk bisa terserap di dunia kerja maupun usaha walau pandemi Covid-19 melanda.

Kepala PPK Unpad, Dr. Rosaria Mita Amalia, M.Hum., menjelaskan, bursa kerja virtual merupakan upaya bagi pusat karier perguruan tinggi untuk tetap mempersiapkan karier sekaligus memberikan peluang karier bagi lulusan perguruan tinggi. Untuk menguatkan inisiasi ini, telah dibentuk konsorsium pusat karier perguruan tinggi seluruh Indonesia dengan anggota mencapai 100 pusat karier.

(baca juga: Pandemi Covid-19, Unpad Tetap Gelar Program Pengembangan Karier Secara Daring)

“Untuk mempermudah mekanisme organisasi, dibentuklah suatu council terhadap kegiatan yang diinisiasi oleh ECC Pusat Karier Fakultas Teknik UGM dengan ketua Nurhadi Irbath selaku CEO dari ECC,” kata Dr. Rosaria, Senin (5/7).

Diharapkan, bursa kerja virtual menjadi solusi informasi karier bagi para lulusan. Meskipun sektor industri dan perekonomian mengalami kelesuan akibat pandemi, lulusan masih memiliki kesempatan untuk mendapat peluang kariernya.

Tentunya, lanjut Dr. Rosaria, bursa kerja virtual mengedepankan kemampuan teknologi informasi. Proses pengajuan lamaran hingga wawancara akan dilakukan secara daring, sehingga kandidat dan pengguna tidak harus bertemu secara fisik.

“Diharapkan kegiatan ini akan menjadi solusi sekaligus memudahkan para kandidat untuk tetap mendapatkan peluang karier di masa pandemi ini,” pungkas Dr. Rosaria.

Sejak Mei 2020, konsorsium rutin menggelar sejumlah webinar karier dengan menghadirkan praktisi dari perusahaan. Sasaran webinar ini adalah mahasiswa dan alumni dari perguruan tinggi anggota konsorsium.

Inisiasi untuk menggelar bursa kerja virtual semakin menguat setelah mendapat dukungan penuh dari Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kemendikbud RI. Bursa kerja virtual pun resmi diluncurkan dengan nama program “National Virtual Career Fair (NVCF) 2020”, pada Sabtu (4/7) lalu. Direktur Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan Dikti Prof. Aris Djunaidi berkesempatan membuka acara ini.

Baca juga: Ekonomi Kreatif Masa Depan Indonesia

(baca juga: Pusat Pengembangan Karier Unpad Sediakan Layanan Konsultasi Karier Secara Daring)

Direktur Jenderal Dikti Prof. Nizam, PhD, mengatakan, bursa kerja virtual adalah cara baru untuk menghubungkan lulusan perguruan tinggi dengan dunia kerja, terlebih di masa pandemi saat ini. Program ini akan menyeleksi talenta terbaik untuk tetap bisa berkarier di dunia kerja.

Kegiatan NVCF 2020 diisi dengan pemberian motivasi dari Advisor Council of NVCF 2020 Ahmad Yuniarto. Selain menggelar bursa kerja, digelar diskusi panel yang diisi perwakilan dari sejumlah perusahaan Marck Sharp Dohme, Bank Central Asia, Sinarmas Mining, Bank Danamon, dan Astra Daihatsu Motor.

Dalam kegiatan ini turut dihadirkan inisiator kegiatan ini bapak Nurhadi Irbath dari ECC UGM yang menjelaskan mengenai segmen Battle of Destiny yang termasuk ke dalam rangkaian kegiatan yang akan dilaksanakan di bulan Juli 2020.*

Share this: