Prof. Fachry Ambia Tandjung Tutup Usia

Laporan oleh Artanti Hendriyana

Prof. Dr. (Em) Fachry Ambia Tandjung, dr., SpB., SpBO (K)., M. Phil (Orth)., FICS. (Foto: Tedi Yusup)*

[unpad.ac.id, 28/7/2020] Universitas Padjadjaran kembali kehilangan salah seorang putra terbaiknya. Guru Besar Emeritus Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran Prof. Dr. (Em) Fachry Ambia Tandjung, dr., SpB., SpBO (K)., M. Phil (Orth)., FICS, meninggal dunia pada usia 76 tahun di Kota Bandung, Selasa (28/7) pada pukul 8.47 WIB.

Prof. Fachry merupakan Guru Besar Ortopedi dan Traumatologi Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran sekaligus sebagai dokter spesialis bedah ortopedi. Salah satu pencapaiannya di bidang ilmu ortopedi adalah pengembangan “Teknik Fachry”. Teknik merupakan modifikasi perbaikan cedera bantalan sendi lutut (meniscus) dengan lebih sederhana. Ini disebabkan, tindakan perbaikan meniscus memerlukan tambahan peralatan yang cukup mahal dan hanya bisa dipakai satu kali saja.

(baca juga: Prof. Fachry Ambia Tandjung Masuki Masa Purnabakti)

Dicuplik dari pemberitaan Kantor Komunikasi Publik Unpad 19 Desember 2014, melalui teknik Fachry, almarhum yang lahir pada 17 Desember 1944 ini hanya menggunakan dua buah jarum untuk tindakan perbaikan. Hasilnya, tiga bulan setelah operasi, lutut pasien membaik secara signifikan dan dalam jangka waktu enam bulan hampir semua pasien mendapatkan fungsi lutut yang normal.

Almarhum tercatat pernah menjabat sebagai Kepala Sub Bagian Dewasa dan Rekonstruksi Dept. Ortopedi dan Traumatolofi FK Unpad/RS Hasan Sadikin Bandung, serta anggota Komisi Audit Internal Program Studi Ilmu Ortopedi dan Traumatologi FK Unpad. Almarhum juga aktif sebagai pengurus The Indonesian Orthopaedic Association Association (IOA) atau Perhimpunan Dokter Spesialis Ortopedi dan Traumatologi Indonesia.(arm)*