Unpad Jadi Kampus Produktif Hasilkan Artikel Ilmiah Berkualitas Tinggi oleh Kemenristek/BRIN

Laporan oleh Arif Maulana

unpad

Menteri Riset dan Teknologi RI Prof. Bambang Brodjonegoro memberikan piagam Anugerah Hak Kekayaan Intelektual Produktif dan Berkualitas 2020 kepada Direktur Riset dan Pengabdian pada Masyarakat Unpad Prof. Rizky Abdullah, PhD., di Jakarta, Rabu (18/11). Anugerah diberikan atas kinerja Unpad sebagai kampus produktif dalam menghasilkan  artikel ilmiah berkualitas tinggi pada bidang umum serta bidang kesehatan dan obat.*

[unpad.ac.id, 19/11/2020] Universitas Padjadjaran menjadi kampus terbaik dalam produktivitas menghasilkan artikel ilmiah berkualitas tinggi pada bidang umum serta bidang kesehatan dan obat berdasarkan penilaian yang dilakukan Kementerian Riset dan Teknologi/Badan Riset dan Inovasi Nasional RI.

Pada ajang Anugerah Hak Kekayaan Intelektual Produktif dan Berkualitas 2020, Unpad meraih peringkat kelima sebagai “Institusi Produktif Menghasilkan Artikel Berkualitas Tinggi dalam Bidang Umum (Non-kesehatan dan Obat)”, serta peringkat keempat sebagai “Institusi Produktif Menghasilkan Artikel Berkualitas Tinggi dalam Bidang Kesehatan dan Obat”.

Pengumuman anugerah tersebut dilakukan di Jakarta, Rabu (18/11). Dalam kesempatan tersebut, Menristek/BRIN RI Prof. Bambang Brodjonegoro berkesempatan memberikan piagam penghargaan langsung kepada Direktur Riset dan Pengabdian pada Masyarakat Unpad Prof. Rizky Abdullah, PhD.

Baca juga:  Pemkab Gowa Sulawesi Selatan Jalin Kerja Sama dengan Unpad untuk Kembangkan SDM

Wakil Rektor Bidang Riset dan Inovasi Unpad Prof. Dr. Hendarmawan, Ir., M.Sc., mengatakan, penilaian penghargaan didasarkan atas kinerja publikasi jurnal ilmiah yang terindeks Scopus kategori Q1 dan WoS dengan impact factor yang tinggi dalam setahun terakhir, yaitu 2019-2020.

Berdasarkan data Direktorat Riset dan Pengabdian kepada Masyarakat Unpad, jumlah publikasi ilmiah Unpad di jurnal Q1 dari Januari sampai awal November 2020 tercatat mencapai 151 publikasi.

Selanjutnya, melihat data publikasi pada Scopus, dalam kurun 10 tahun antara 2009 hingga 2019, Unpad mengalami pertumbuhan jumlah publikasi artikel Q1 Scopus sebesar 31,45%. Persentase ini menjadikan Unpad paling produktif dalam menghasilkan publikasi artikel Q1 di Indonesia.

Guru Besar Fakultas Teknik Geologi Unpad ini menjelaskan, pencapaian ini bukan merupakan pekerjaan yang instan. Atmosfer akademik telah dibangun oleh seluruh pimpinan universitas dari masa ke masa bersama fakultas, dosen, mahasiswa, dan tenaga kependidikan.

Jika diibaratkan, lanjut Prof. Hendarmawan, Unpad merupakan pohon yang terus tumbuh. Agar pohon tetap tumbuh perlu upaya untuk memperkuat. Salah satunya adalah kebijakan akselerasi yang terus digulirkan oleh setiap pimpinan.

Baca juga:  Mahasiswa Harus Jadi "Powerfull Subject"

Karena itu, Unpad terus berupaya mengakselerasi aktivitas riset dan inovasi. Fasilitasi berupa pengembangan sejumlah wahana riset terus dilakukan. Tujuannya agar wahana riset ini menjadi media Unpad untuk meningkatkan publikasi internasional.

“Wahana riset dikembangkan untuk bekerja sama dengan internasional hingga dapat rekognisi dan pendanaan. Kalau sudah dapat pendanaan, maka akan ’dipaksa’ untuk publikasi di jurnal yang punya level tinggi,” kata Prof. Hendarmawan.

Wahana riset yang dikembangkan di antaranya penguatan pusat unggulan, pusat riset, hingga pusat studi di lingkungan Unpad. Pusat-pusat ini didorong melakukan riset berorientasi nasional dan internasional yang bisa menghasilkan publikasi bernilai tinggi.*