Terapkan Modul Active Citizens, Owen Jenkins Apresiasi Unpad

Laporan oleh Artanti Hendriyana

owen jenkins

Duta Besar Inggris untuk Indonesia dan Timor Leste Owen Jenkins dalam acara penutupan mata kuliah “Olah Kreativitas dan Kewirausahaan” Program Tahapan Persiapan Bersama bagi mahasiswa baru Universitas Padjadjaran secara virtual, Jumat (18/12).*

[unpad.ac.id, 19/12/2020] Duta Besar Inggris untuk Indonesia dan Timor Leste Owen Jenkins menjadi pembicara kunci dalam acara penutupan mata kuliah “Olah Kreativitas dan Kewirausahaan” Program Tahapan Persiapan Bersama bagi mahasiswa baru Universitas Padjadjaran secara virtual, Jumat (18/12).

Dalam paparannya, Owen Jenkins membahas mengenai realisasi penerapan modul Active Citizens dalam mata kuliah OKK-TPB Unpad. Modul pembelajaran Active Citizens merupakan program British Council dalam meningkatkan kapabilitas sumber daya manusia di seluruh dunia, termasuk Indonesia.

“Active Citizens tidak hanya meningkatkan kemampuan di bidang kepemimpinan dan komunikasi sosial, tetapi menjadi salah satu wujud kerja sama bilateral yang positif antara Inggris dan Indonesia,” kata Owen Jenkins.

Program Active Citizens ini telah banyak digunakan di beberapa negara di dunia beserta ribuan proyek sosial sudah dilakukan. Program ini merupakan bentuk pelatihan kepemimpinan sosial bagi masyarakat lokal untuk siap menghadapi sejumlah isu yang terjadi di tingkat global.

Diharapkan, Active Citizens dapat menginspirasi individu untuk ambil bagian menghadapi tantangan global dengan caranya sendiri.

Lebih lanjut Owen Jenkins mengatakan, perguruan tinggi menjadi sasaran dari penerapan program Active Citizen. Ini didasarkan, kampus menjadi basis dalam mencetak lulusan yang berkualitas.

Karena itu, pemerintah Inggris sangat mendukung program ini dikembangkan di perguruan tinggi. Mahasiswa akan mampu mendapatkan beragam kemampuan di luar aspek pembelajaran, seperti keterampilan berkomunikasi hingga kemampuan untuk memanajerial suatu proyek sosial.

“Saya sangat mengapresiasi Unpad siap menjadi bagian dalam jejaring program Active Citizens,” tuturnya.

Baca juga:  Direktur Pendidikan dan Kemahasiswaan Unpad, "Mahasiswa Jangan Cuma Kuliah, Harus Aktif, Berprestasi dan Memberi Kontribusi Positif pada Masyarakat"

Owen Jenkins juga menilai, program Active Citizens juga selaras dengan program Kampus Merdeka yang dikembangkan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI. Integrasi dua program ini diharapkan dapat semakin meningkatkan kompetensi lulusan perguruan tinggi Indonesia di tingkat global.

Rektor Unpad Prof. Rina Indiastuti menjelaskan, Unpad mengapresiasi diterapkannya modul Active Citizens dalam mata kuliah OKK-TPB mahasiswa baru.

Dengan tantangan kemajuan teknologi informasi di tingkat global, mahasiswa dan lulusan perguruan tinggi Indonesia akan ambil bagian sebagai masyarakat global. Karena itu, mahasiswa perlu disiapkan dengan sejumlah kompetensi penting agar bisa menghadapi tantangan tersebut.

“Program OKK dengan modul Active Citizens kurikulumnya kami nilai sangat pas, karena di dalamnya mahasiswa belajar banyak ”masalah” baru,” kata Rektor.

Direktur Pendidikan dan Internasionalisasi Unpad Mohamad Fahmi, PhD, menjelaskan, acara penutupan mata kuliah OKK-TPB Unpad ini tidak hanya diikuti oleh mahasiswa baru Unpad, tetapi juga mahasiswa program pertukaran pelajar dari Kampus Merdeka, Permata-SAKTI, maupun program Konsorsium Merdeka Belajar Unpad-Undip-Unhas.

Mata kuliah OKK di Unpad menggunakan modul Active Citizens. Mahasiswa diberikan pelatihan berbagai keterampilan dasar dalam melakukan aktivitas sosial dan pemahaman masalah sosial di masyarakat. Tidak hanya materi, mahasiswa juga didorong untuk mengembangkan gagasan proyek sosial.

“Acara ini menampilkan 7 showcase social action project yang sudah dibuat mahasiswa,” kata Fahmi.(arm)*