Alumni Unpad Berikan Tips Membangun Karier kepada para Wisudawan

Laporan oleh Arif Maulana

alumni unpad
Suasana pembekalan wisudawan Unpad secara virtual, Senin (1/2).*

[unpad.ac.id, 3/2/2021] Sejumlah alumni Universitas Padjadjaran berbagi ilmu dan pengalaman dalam membangun karier kepada wisudawan Unpad melalui pembekalan secara virtual, Senin (1/2) dan Selasa (2/2).

Acara pembekalan ini digelar atas kerja sama Pusat Pengembangan Karier (PPK) Unpad dengan Ikatan Alumni Unpad. Acara dibuka secara resmi oleh Direktur Kemahasiswaan dan Hubungan Alumni Unpad Dr. Boy Yoseph Cahya Sunan Sakti Syah Alam.

Kepala PPK Unpad Dr. Rosaria Mita Amalia, M.Hum., mengatakan, kegiatan pembekalan wisudawan ini sudah dimulai sejak 29 Januari 2021, berupa webinar pembekalan wisudawan yang bekerja sama dengan BRI.

Baca juga: Mahasiswa Unpad Hasilkan Inovasi Permen untuk Turunkan Kecanduan Rokok

“Semua kegiatan menampilkan narasumber alumni Unpad,” ujar Rosaria.

Di hari pertama, Senin (1/2), Direktur SDM dan Legal Semen Indonesia Group yang juga alumnus Fakultas Psikologi Unpad Tina T. Kemala Intan menjelaskan, agar sukses berkarier, lulusan Unpad diharapkan tidak sekadar menjadi pencari kerja biasa. Namun, harus menjadi pencari kerja yang idealis.

“Kalau hanya job seeker, biasanya background-nya kurang kuat,” kata Tina.

Lulusan Unpad wajib punya ciri khas yang bisa membedakan dengan lulusan lain. Hal ini yang akan mendorong perusahaan tertarik merekrut lulusan Unpad karena keunggulan yang dimiliki.

Karena itu, ada tiga lingkaran yang saling beririsan untuk menciptakan karier yang sukses. Lingkaran pertama berkaitan dengan minat dan renjana (passion). Dua hal ini akan mendorong lulusan untuk bekerja di bidang yang dicintai.

Kemudian di lingkaran kedua berkaitan dengan kompetensi, baik kompetensi akademik, kemampuan nonteknis, hingga pengalaman. Selanjutnya, lingkaran ketiga berkaitan dengan tingkat kesejahteraan.

Menurut Tina, lulusan jangan hanya melihat seberapa besar gaji yang akan diterima di satu tempat kerja. Tiga aspek ini harus saling beririsan sehingga akan mendorong lulusan benar-benar menjadi individu yang unggul.

“Sukses itu tidak hanya diukur dari uang. Atau sukses tidak harus dimulai dari perusahaan yang bagus,” ujar Tina.

Baca juga: Hardiknas Momentum Lakukan Transformasi Pendidikan

Direktur SDM Maybank Indonesia yang juga alumnus Fapsi Unpad Irvandi Ferizal mengatakan, untuk mencapai karier gemilang, lulusan Unpad harus memiliki mimpi dan arah yang jelas. Hal ini kerap menjadi masalah dalam hidup seseorang, yaitu tidak punya mimpi, serta punya mimpi tetapi tidak tahu cara mewujudkannya.

“Teman-teman harus punya tujuan yang jelas tetapi juga harus punya daya juang untuk mewujudkannya,” kata Irvandi.

Irvandi pun memaparkan sejumlah prinsipal karier yang wajib ada dalam diri lulusan. Menurutnya, karier dibangun bukan dari perusahaan, melainkan dibangun oleh kehendak setiap individu. Selain itu, progres membangun karier akan berbeda bagi setiap orang.

“Karier boleh dijadikan benchmark, boleh dijadikan motivasi, tetapi jangan kemudian dibandingkan dengan orang lain,” ujarnya.

Irvandi menambahkan, menambah ilmu tidak harus dari kelas atau pelatihan. Menurutnya, ilmu bisa diperoleh dari mana saja. Bahkan dari pengalaman kerja di bidang apa pun.

Sementara Direktur SDM PT. Sreeya Sewu Indonesia Tbk yang juga alumnus Fapsi Unpad Anton Saptorahardjo menjelaskan, ada sejumlah hal yang penting untuk merencanakan karier yang melambung. Petama adalah kenali diri sepenuhnya.

“Fakta dari pengalaman saya di wawancara kerja, saat saya tanyakan ‘apa kelebihan Anda?’, 75 persen kandidat mengalami kesulitan menjawab. Ini menandakan bahwa kalian tidak kenal diri sendiri,” ujar pria yang akrab disapa Sapto.

Selanjutnya fokus terhadap kekuatan yang dimiliki. Jangan habiskan energi untuk menutupi kelemahan. “Fokuskan waktu dan energi untuk mempertajam kekuatan,” ujar Sapto.

Hal penting lainnya adalah pastikan untuk bisa dikenal di level manajemen. Sapto mengatakan, hal ini bisa dilakukan dengan menghasilkan prestasi dan berbagai terobosan positif. “Buat proyek yang akhirnya menarik perhatian manajemen,” imbuhnya.

Baca juga: Arief Yahya Terpilih Sebagai Ketua MWA Unpad

Di hari kedua pembekalan, Selasa (2/2) CEO Davehunt International MD TRANSEARCH Indonesia yang juga alumnus Fakultas Psikologi Unpad David Wongso mengatakan, lulusan Unpad harus membuat peta jalan dari karier yang akan dituju. Setelah itu, setiap individu harus fokus dengan peta jalan tersebut.

“Karier itu maraton, make sure kita finish well, jangan sampai kita tergoda untuk mencapai karier dengan cara shortcut,” kata David.

David mendorong lulusan Unpad untuk memilih karier apa pun sesuai kehendak nurani dan passion dalam diri. Ia menilai saat ini berkarier jangan hanya untuk sektor profesional saja. Seiring kemajuan teknologi, banyak profesi yang akan digantikan oleh teknologi.

“Sekarang lihat Tuhan kasih saya passion apa, lakukan sesuai hati nurani. Apapun bidang bisnis kalian tetap harus pegang integritas,” ujarnya.

Sementara Praktisi SDM tingkat nasional yang juga alumnus Fakultas Pertanian Unpad Rully Chairul Hamdani mengatakan, pandemi Covid-19 menyebabkan pangsa pasar kerja secara global menjadi sulit. Persaingan terus meningkat. Karena itu, lulusan Unpad harus mampu menciptakan daya jual.

“Ke depannya harus kita siapkan, apa yang bisa membuat kita lebih ready dan juga lebih bisa dipilih oleh perusahaan,” kata Rully.

Senada dengan David, Rully menegaskan bahwa saat ini dan nanti akan banyak posisi pekerjaan yang hilang atau tergantikan oleh teknologi.

Menurut Rully, lulusan harus juga membekali diri dengan sejumlah kemampuan nonteknis. Mulai dari berpikir analisis, berinteligensi sosial, mampu berpikir baru dan adaptif, memiliki kompetensi lintas kultural, memiliki pola pikir komputasional, hingga menguasi literasi digital.

Corporate HR Head DSSP Power Indonesia yang juga alumnus Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unpad Mohamad Ramdan mengatakan, menemukan dan menguatkan passion perlu dilakukan oleh setiap lulusan. Ketika sudah menemukan passion yang tepat, langkah selanjutnya adalah mencari pekerjaan yang cocok.

“Yang penting adalah dikuatkan dan hubungkan pekerjaan dengan passion kita. Dengan adanya passion ini membuat kita lebih senang dalam bekerja,” kata Ramdan.

Ketua Ika Unpad Irawati Hermawan dalam sambutannya mengatakan, Ika Unpad berkomitmen mendukung penuh pelaksanaan Kampus Merdeka Unpad, yang meliputi fasilitasi magang mahasiswa, kegiatan alumni mengajar, serta memfasilitasi lulusan baru Unpad untuk memperoleh pekerjaan yang layak.*

Share this: