Program Magang Kampus Merdeka, Jembatan Perguruan Tinggi dengan Dunia Industri

Program Magang Kampus Merdeka
Suasana acara PPK Talks Magangku “Sharing Internship Experience” yang digelar secara virtual oleh Pusat Pengembangan Karier Universitas Padjadjaran, Senin (1/3).*

[unpad.ac.id] Pusat Pengembangan Karier Universitas Padjadjaran menggelar rangkaian pembekalan kepada peserta Program Magang Kampus Merdeka Semester Genap 2020-2021 dalam PPK Talks Magangku “Sharing Internship Experience”. Acara  ini digelar secara daring, Senin (1/3).

“Kami berharap kegiatan magang ini bisa menjadi praktik kerja bagi mahasiswa Unpad dan semakin memperkuat atau mengasah kemampuan mahasiswa Unpad di bidang hard skill dan soft skill sehingga ketika lulus nanti mereka akan memiliki daya saing yang tinggi untuk berkompetisi di tingkat global untuk menentukan karir ke depannya,”ujar Kepala Pusat Pengembangan Karier Unpad Dr. Rosaria Mita Amalia, M.Hum.

Rosaria mengatakan, program magang bagi mahasiswa Unpad selama ini telah dilakukan dan terorganisasi dengan baik. Melalui Program Magang Kampus Merdeka, mahasiswa yang melakukan magang akan tetap difasilitasi dalam satuan kredit semester.

Untuk semester genap ini, penempatan Program Magang Kampus Merdeka yang dikelola universitas akan tersebar ke Progam Magang Bank Indonesia Institute, Program Magang Mahasiswa Bersertifikat Batch I di 22 BUMN, Maybank, dan internal Universitas Padjadjaran.

Baca juga:  Nano Material: Kecil tapi Kaya Fungsi

Program magang ini bertujuan antara lain untuk memadupadankan perguruan tinggi dengan dunia usaha dan industri. Dengan demikian, mahasiswa juga dapat mengetahui secara langsung bagaimana dunia kerja yang akan dihadapi.

Selain itu melalui magang, mahasiswa akan mendapatkan sekaligus mengasah keterampilan teknis terkait keilmuan (hard skills) dan keterampilan nonteknis (soft skills).

Permasalahan yang terjadi di dunia industri pun diharapkan dapat berkontribusi pada pemutakhiran bahan ajar dan pembelajaran dosen. Beragam topik riset di perguruan tinggi juga diharapkan akan semakin relevan dan inovatif.

Sementara itu, Direktur Pendidikan dan Internasionalisasi Mohamad Fahmi, S.E., M.T., Ph.D., berharap acara ini dapat memberikan insipirasi bagi mahasiswa yang akan melaukan magang. Ia mengungkapkan, saat ini minat mahasiswa untuk magang semakin tinggi.

“Magang adalah salah satu dari delapan kegiatan kampus merdeka, maka minat mahasiwa untuk melakukan magang ini semakin besar,” ungkapnya.

Dikatakan Fahmi, selain dapat mempelajari bagaimana dunia setelah lulus, mahasiswa juga tetap bisa mempertahankan kecepatan dalam menyelesaikan kuliah. Dengan difasilitasi kampus merdeka, selain mendapat ilmu kuliah juga tidak terganggu.

Baca juga:  Mahasiswa Teknik Informatika Unpad Wakili Indonesia dalam ASEAN Youth Conference 2020

“Dengan Program Magang Kampus Merdeka ini, kita dapat ilmu, kuliah juga tidak terganggu,” ujarnya.

Direktur Kemahasiswaan dan Hubungan Alumni Unpad Dr. Boy Yoseph Cahya Sunan Sakti Syah Alam menjelaskan, program magang mendorong mahasiswa lebih siap untuk terjun ke dunia kerja.

Karena itu, Boy berpesan agar mahasiswa untuk mampu berinovasi dan mengeluarkan potensi maksimal. Mengembangkan relasi juga penting dilakukan.

“Tolong kembangkan inovasi dan kreativitas Anda di tempat magang,” kata Boy.

PPK Talks Magangku digelar dalam dua seri. Pertama, acara dihadiri pembicara dari mahasiswa Unpad yang sudah berpengalaman dalam kegiatan magang. Mereka adalah Aditya Maulana (Ekonomi Studi Pembangunan 2017), Clarita Rosa (administrasi Pemerintahan 2018), dan Eko Sudarsono (Teknik Geologi 2017).

Seri berikutnya dihadiri oleh Kepala Kelompok Inovasi dan Kemitraan Pembelajaran Bank Indonesia Institute Janu Dewandaru, People Hiring & Development Narasi Nyayanda Roselly, dan Ketua Program Studi Teknik Geologi Unpad Dr. R. Irvan Sophian, M. T.(arm)*

Share this: