Mahasiswa Fakultas Keperawatan Unpad Raih Juara Lomba “Public Speaking”

keperawatan
Mahasiswa Fakultas Keperawatan Universitas Padjadjaran Putri Karisa meraih juara pada ajang “Lomba Public Speaking dalam rangka Mempersiapkan Generasi Speak Up Kategori Mahasiswa S1/Profesi KeperawatanTingkat Jawa Barat dan Banten”, secara daring 25 April 2021 lalu.*

[unpad.ac.id] Mahasiswa Fakultas Keperawatan Universitas Padjadjaran Putri Karisa meraih Juara II dan Juara Favorit II pada ajang “Lomba Public Speaking dalam rangka Mempersiapkan Generasi Speak Up Kategori Mahasiswa S1/Profesi KeperawatanTingkat Jawa Barat dan Banten”, secara daring 25 April 2021 lalu.

Acara diselenggarakan oleh AIPVIKI Regional IV Jabar Banten bekerja sama dengan AIPNI dan PPNI.

“Semoga ini bisa menjadi batu loncatan untuk saya meraih prestasi lebih tinggi atau lebih banyak lagi. Kemudian harapannya juga saya bisa memotivasi rekan-rekan baik dari keperawatan maupun fakultas lain, dan dapat meningkatkan eksistensi keperawatan di luar sana terkait public speaking,” harap Putri saat dihubungi Kantor Komunikasi Publik Unpad, Senin (10/5).

Kompetisi tersebut terbagi dalam babak penyisihan dan final. Di penyisihan, para peserta diminta untuk memilih satu dari sepuluh tema. Tema tersebut kemudian dibuat menjadi pidato melalui video dan dikirimkan ke panitia.

Pada babak penyisihan ini, Putri memaparkan mengenai perkembangan teknologi di bidang keperawatan di era revolusi 5.0.

Dari babak penyisihan terpilih sepuluh peserta terbaik untuk berlaga di final. Putri berhasil lolos masuk ke babak final.

Pada babak final, para peserta menyampaikan pidato sesuai dengan tema yang diberikan panitia satu hari sebelumnya. Peserta berpidato di hadapan dewan juri melalui aplikasi Zoom Meeting.

“Di final itu saya memaparkan terkait perjuangan perawat di masa pandemi Covid ini,” ungkap Putri.

Adapun kriteria penelitian di antaranya dilihat dari kesesuaian tema, teknik dan gaya presentasi, interaksi dengan audiens, tata bahasa, serta orisinalitas.

Diungkapkan Putri, ia tertarik mengikuti kompetisi tersebut karena menurutnya, kemampuan berbicara menjadi kemampuan yang penting dimiliki mahasiswa, termasuk mahasiswa keperawatan. Kemampuan komunikasi yang baik akan dibutuhkan di dunia kerja nanti.

Baca juga: Konsisten dan Tertib Administrasi, Unpad Raih Penghargaan dari Kanwil Ditjen Perbendaharaan Jabar

“Komunikasi juga ikut menentukan seberapa besar keberhasilan asuhan keperawatan yang diberikan kepada pasien, itu juga ditentukan oleh kualitas komunikasi dan kemampuan yang dimiliki oleh seorang perawat,” ujar mahasiswa angkatan 2019 ini.

Menurut Putri, perawat juga dapat berfungsi sebagai konselor, edukator, bahkan pengambil kebijakan sehingga kemampuan komunikasi yang baik perlu dimiliki.

Selain itu, Putri juga memiliki motivasi untuk berprestasi. Dengan mengikuti kompetisi, ia ingin melatih jiwa kompetisinya.

“Melalui kompetisi ini saya ingin mengukur kemampuan saya dalam berbicara di depan umum itu sejauh mana,” ungkap Putri.(arm)*

Share this: