Hadapi Pandemi, Kepekaan akan Kondisi Psikis Anak Diperlukan

psikis anak
Guru Besar Fakultas Keperawatan Universitas Padjadjaran Prof. Henny Suzanna Mediani, S.Kp., MNg., PhD, menjadi pembicara kunci pada webinar “Tetap Bahagia dimasa Pandemi Covid-19” yang diselenggarakan Fkep Unpad secara daring, Minggu (13/6).*

[unpad.ac.id] Situasi pandemi Covid-19 dapat membawa dampak negatif pada kondisi psikis anak. Peran orang tua pun sangat penting  agar anak tetap sehat dan bahagia dalam menghadapi pandemi.

“Yang utama adalah bagaimana orang tua bisa mengajarkan kepada anak dan keluarga untuk bisa beradaptasi dengan situasi dan kondisi selama pandemi Covid-19,” ujar Guru Besar Fakultas Keperawatan Unpad Prof. Henny Suzanna Mediani, S.Kp.,MNg.,PhD saat menjadi pembicara kunci pada webinar “Tetap Bahagia dimasa Pandemi Covid-19” yang diselenggarakan Fkep Unpad secara daring, Minggu (13/6).

Dikatakan Prof. Henny, orang tua sangat berperan dalam mendukung tumbuh kembang anak yang optimal agar anak dapat menjadi manusia unggul di kemudian hari.

Selain mengajarkan untuk beradaptasi pada pandemi, orang tua pun harus peka terhadap kondisi psikis anak dan mempunyai cara untuk mengurangi stresnya.

Prof. Henny mengungkapkan bahwa pandemi Covid-19 memberikan dampak negatif, baik jangka pendek dan jangka panjang yang dapat mengganggu tumbuh kembang anak. Dapat dikatakan, anak-anak merupakan korban tersembunyi dari pandemi Covid-19.

Dampak jangka pendek yang dialami anak diantaranya adalah jenuh, stres, bingung, cemas, marah, kurang motiviasi, dan meningkatnya angka kesakitan.

“Bila tidak dilakukan tindakan segera, tentu ini bisa berakibat fatal untuk anak-anak. Yaitu terjadi konsekuensi jangka panjang terhadap keselamatan, kesejahteraan, dan masa depan anak-anak,” ujar Prof. Henny.

Prof Henny menjelaskan bahwa bahagia dan optimistis dapat berperan dalam meningkatkan imunitas tubuh. Imunitas tubuh yang baik dapat mencegah tertular Covid-19 atau mempercepat penyembuhannya.

Berbicara mengenai kesehatan pun perlu dipandang secara keseluruhan. Bukan hanya melihat fisik, tetapi juga psikis.

Selain Prof. Henny, acara ini menghadirkan sejumlah pembicara. Pembicara pertama yaitu Siti Rahmawati Ismuhu, S.Kep.,Ners (Mahasiswa Magister Keperawatan Peminatan Anak Unpad) yang membahas tentang “Mangatasi Kejenuhan Anak Usia Sekolah dimasa Pandemi Covid-19”.

Pembicara kedua, Sri Hendrawati, S.Kep.,Ners,M.Kep (Dosen Departemen Keperawatan Anak Unpad) yang menyampaikan materi tentang “Mempersiapkan Anak Masuk Sekolah dimasa Pandemi Covid-19”. Selanjutnya, Efri Widianti. M.Kep.,Ners.,Sp.Kep.J, (Dosen Departemen Keperawatan Jiwa Unpad) menyampaikan materi tentang “Mengelola Stres Pengasuhan dimasa Pandemi Covid-19”.

Webinar tersebut digelar Departemen Keperawatan Anak Fkep Unpad dalam memperingati International Children Day sekaligus sebagai rangkaian Dies Natalis ke-27 Fkep Unpad. Acara ini dibuka oleh Kaprodi Magister Keperawatan Cecep Eli Kosasih, S.Kp.,MNS.,PhD.

Webinar ini bertujuan untuk menguatkan dan meningkatkan wawasan orang tua, tenaga kesehatan, dan mahasiswa, agar dapat berperan dalam  mendukung tumbuh kembang anak pada kondisi pandemi Covid-19.*

Share this: