Ikuti Program Asistensi Mengajar Kampus Merdeka, Mahasiswa Rasakan Banyak Manfaat

asistensi mengajar
Suasana acara penutupan dan evaluasi Asistensi Mengajar di Satuan Pendidikan Kampus Merdeka Angkatan 1 Tahun 2021 yang diselenggarakan Internal Unpad, Kamis (26/8).*

[unpad.ac.id] Sebanyak 13 mahasiswa Universitas Padjadjaran  mengikuti program Asistensi Mengajar di Satuan Pendidikan Kampus Merdeka Angkatan 1 Tahun 2021 yang diselenggarakan Internal Unpad pada Februari hingga Juni 2021. Penutupan dan evaluasi kegiatan telah dilaksanakan secara daring, Kamis (26/8).

Dalam sambutannya Direktur Kemahasiswaan dan Hubungan Alumni Unpad Dr. eng. Boy Yosep CSSSA, M.T., mengucapkan terima kasih kepada sekolah-sekolah yang bersedia menerima mahasiswa Unpad dalam program ini.

 “Selanjutnya kami akan melakukan evaluasi dan mengharapkan feedback dari mahasiswa dan dosen pelaksanaan kegiatan ini,” kata Boy.

Sementara itu, Dr. Cukup Mulyana sebagai ketua Pelaksana menyampaikan bahwa program ini memiliki manfaat bagi Unpad juga bagi sekolah. Bagi Unpad, kegiatan ini dapat menjadi fasilitas bagi mahasiswa dalam membangun softskill yang berharga melalui komunikasi, empati, serta belajar memahami permasalahan.

Sedangkan bagi sekolah, kegiatan ini dapat menjadi sarana peningkatan serta penguatan kemampuan literasi digital.

Kegiatan asistensi mengajar angkatan 1 Tahun 2021 telah dilaksanakan Unpad di bawah Direktorat Kemahasiswaan dan Hubungan Alumni, dengan tim terdiri dari Dr. Cukup Mulyana, M.Si, Ir. Raden Febrianto Christi, MS.,IPM, Ristina Mirwanti, S.Kep.,Ners.,Mkep, Inu Isnaeni Sidiq, PhD, Vira Kusuma Dewi, PhD, Santika, S.P.,MP, dan Deni Rustiandi.

Para mahasiswa Unpad tersebar untuk mengikuti kegiatan di tujuh Sekolah Menengah Atas di wilayah Jatinangor Kab. Sumedang, Bandung, dan sekitarnya.

Salah satu program Kampus Merdeka ini cukup diminati oleh mahasiswa  Unpad  dari berbagai program studi. Melalui program ini, mahasiswa dapat mentransfer ilmu pengetahuan yang dimiliki untuk sistem pendidikan di sekolah melalui peningkatan literasi dan numerasi.

Selain mendapatkan ilmu dan pengalaman berharga, mahasiswa juga dapat mengkonversi SKS setara 12 SKS dengan mata kuliah di prodi atau memperoleh SKPI (Surat Keterangan Pendamping Ijazah).

Acara penutupan dan evaluasi ini dihadiri oleh berbagai pihak yaitu kepala sekolah (SMAN 1 Jatinangor, SMK Baabul Kamil, SMA AlMasoem, SMK Darul Fatwa, SMK 5 Pangalengan, SMA Mekar Arum, SMP/SMA IT Asmaul husna, dosen pembimbing lapangan, guru pendamping di sekolah, serta mahasiswa yang mengikuti program tersebut.

Pada kesempatan tersebut, masing-masing pihak, meliputi pihak sekolah, dosen pembimbing, dan mahasiswa menyampaikan tanggapan dan evaluasi dari program ini

Salah seorang mahasiswa, Aji Nusa Bakti dari Fakultas Peternakan mengatakan banyak manfaat yang dirasa setelah mengikuti kegiatan ini. Bagi Aji, kegiatan ini menumbuhkan sifat kemandirian dan tanggung jawab.(rilis)*

Share this: