FKG Unpad Tawarkan Program Pertukaran ke Malaysia dan Jepang

Ketua Program Studi Sarjana Kedokteran Gigi Dr. Asty Samiati Setiawan, drg.,M.Kes., menyampaikan kurikulum OBE (Outcome Based Education) yang menjadi acuan pembelajaran FKG Unpad secara virtual, Rabu (11/5/2022).*

[Kanal Media Unpad] Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Padjadjaran menawarkan kesempatan pertukaran mahasiswa melalui program International Undergraduate Program (IUP) yang dibuka kembali pada tahun 2022 ini. Tahun ini, program tersebut menawarkan pertukaran mahasiswa ke Malaysia dan Jepang.

Demikian disampaikan Kepala Kantor Internasional FKG Unpad Dewi Zakiawati, drg.,M.Sc.,Sp.PM., dalam acara Open House International Undergraduate Program of Dentistry Unpad secara virtual, Rabu (11/5/2022).

Dewi menjelaskan, IUP FKG Unpad sudah dibuka sejak tahun 2003. Tahun ini, FKG Unpad berkesempatan membuka kembali kelas internasional ini.

“Dahulu kita menyebutnya Kelas Pengantar Berbahasa Inggris (KPBI), yang membedakannya adalah kurikulum yang mengikuti dikti, juga terdapat exchange program dengan mitra kerja sama internasional,” kata Dewi dalam keterangan tertulis kepada Kanal Media Unpad.

Program pertukaran mahasiswa ini mengikutsertakan dua mitra, yaitu International Islamic University Malaysia dan Hiroshima University. Penawaran program di antaranya terdiri short term stay maksimal 3 bulan di International Islamic University Malaysia untuk 10 orang mahasiswa dengan mendapat kesempatan lectures, community dentistry, dan program lain non klinik.

Sementara Hiroshima University menawarkan kesempatan untuk satu orang mahasiswa mengikuti spring program (April-September) dengan keuntungan menambah ilmu kedokteran gigi serta pengalaman hidup merasakan kebudayaan Jepang.

Melalui program outbound dan inbound, mahasiswa diharapkan mendapatkan kesempatan berharga untuk belajar tidak hanya di bidang kedokteran gigi ,tetapi juga pengalaman yang lebih luas dalam memajukan keahlian mereka.

Ada pula program transcendent berupa program international summer school dentistr. Kegiatan rutin lain yang biasanya diadakan adalah kuliah pakar yang mengundang para pakar/ahli kedokteran gigi dari luar negeri.

Lebih lanjut Dewi mengatakan, kesempatan pertukaran mahasiswa juga terbuka ke universitas di negara lainnya. Unit Internasionalisasi FKG Unpad terus menjajaki kerja sama exchange program dan kerja sama riset.

“Selain dari program IUP di semester VIII sebenarnya ada juga kesempatan lain seperti ada program exchange dari IISMA tapi mungkin akan ada persaingan yang lebih ketatnya yang bersaing dengan mahasiswa di seluruh Indonesia, tapi kalau di IUP hanya di program itu saja karena atas kesepakatan bersama dengan universitas tersebut,” tambah dosen Departemen Ilmu Penyakit Mulut ini.

Lebih jauh mengenai International Undergraduate Program (IUP) FKG Unpad, Ketua Program Studi Sarjana Kedokteran Gigi Dr. Asty Samiati Setiawan, drg.,M.Kes., menyampaikan kurikulum OBE (Outcome Based Education) yang menjadi acuan pembelajaran FKG Unpad.

Menurutnya, kurikulum OBE (Outcome Based Education) merupakan kurikulum yang berbasis pengetahuan dan praktikal sehingga diharapkan menambah kompetensi mahasiswa ketika lulus nanti.

“OBE juga memunculkan inovasi dan interaksi antara mahasiswa dan dosen yang harapannya para lulusan dapat langsung bekerja. Selain itu OBE juga didukung dengen metode student center learning sehingga pengajar hanya mengarahkan apa yang dipelajari oleh mahasiswa,” tambahnya.

Kurikulum OBE yang ditawarkan FKG Unpad salah satunya adalah exchange program pada semester VIII yang bersamaan dengan undergraduate thesis (skripsi). Keistimewaan exchange program ini adalah kesempatan yang hanya diberikan pada mahasiswa IUP. Sedangkan untuk metode pembelajaran yang diterapkan adalah student center learning dengan berbasis pada problem based learning dari permasalah kesehatan yang ada di sekeliling.

Testimoni juga diberikan oleh beberapa alumni IUP yang dulu lebih dikenal dengan KPBI (Kelas Pengantar Berbahasa Inggris). “IUP ini agak berbeda (pembelajaran dan sistem), dengan based learning system Saya rasa selama 5 tahun mengikuti pendidikan IUP membuat saya menjadi dokter gigi yang kompeten, saya sudah siap setelah saya lulus dan mengikuti pendidikan untuk mempersiapkan saya menjadi seorang dokter gigi,” ujar Dr. Sharifah Wadeah Wafa, DDS, alumni angkatan 2004 asal Malaysia.

Ketentuan pendaftaran IUP yang dapaat diakses lebih lengkap melalui laman https://smup.unpad.ac.id/international-student/international-undergraduate-program-iup/.(rilis/Humas FKG)*

Share this: