FKG Unpad Komitmen Terapkan “Smart and Green Dentistry”

Rektor Universitas Padjadjaran Prof. Rina Indiastuti mendengar paparan Dekan Fakultas Kedokteran Gigi Dr. Dudi Aripin, drg., SpKG(K) mengenai konsep “Smart and Green Dentistry” dalam acara puncak “Smart and Green Dentistry 2” yang digelar di Gedung Dekanat FKG Unpad, Jatinangor, Kamis (2/5/2022). (Foto: Dadan Triawan)*

[Kanal Media Unpad] Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Padjadjaran berkomitmen menyelenggarakan pendidikan kedokteran gigi unggul yang mengintegrasikan inovasi guna memperkuat produktivitas dengan kepedulian terhadap kelestarian lingkungan.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui implementasi konsep “Smart and Green Dentistry” yang sudah berjalan sejak 2021. Diawali dengan penataan lingkungan pendidikan yang nyaman di komplek Rumah Sakit Gigi dan Mulut Maret 2021 lalu, kali ini “Smart and Green Dentistry” juga diimplementasikan di lingkungan kampus FKG di Jatinangor.

Dekan FKG Unpad Dr. Dudi Aripin, drg., SpKG(K), menjelaskan, “Smart and Green Dentistry” merupakan penggabungan konsep “school of dentistry with excellent management to achieve best research and technology” (Smart) dengan integrasi inovasi, produktivitas efektif dan efisien, serta mencegah polusi lingkungan di bidang kedokteran gigi (Green Dentistry).

“Program ini merupakan program unggulan FKG Unpad yang diharapkan berkontribusi dalam pencapaian target Unpad masuk 500 besar perguruan tinggi dunia,” kata Dudi saat memberikan sambutan pada acara puncak “Smart and Green Dentistry 2022” FKG Unpad di Kampus Jatinangor, Kamis (2/6/2022).

Konsep smart dentistry diimplementasikan melalui pemanfaatan beragam material dan teknologi mutakhir di bidang kedokteran gigi. Beberapa yang diaplikasikan, yaitu: teknologi replikasi virtual akurat jaringan rongga mulut dengan pemindaian tiga dimensi (digital impression), teknologi digital dalam prostodontik, rekonstruksi mandibula dengan operasi komputer, rekonstruksi cacat wajah dengan CAD, hingga penggunaan bahan aktif ramah lingkungan.

Sementara konsep green dentistry menggunakan pendekatan teknologi tinggi untuk mengurangi dampak lingkungan dari aktivitas kedokteran gigi, seperti manajemen limbah klinik gigi; teknologi yang menawarkan diagnosis dini, terapi pencegahan, dan pendidikan untuk melayani kebutuhan gaya hidup sehat; penggunaan material yang bisa didaur ulang; hingga eksplorasi tanaman obat untuk kesehatan gigi.

Pada tahun ini, ada beberapa fasilitas di kampus Jatinangor yang telah disiapkan untuk menunjang pendidikan, di antaranya renovasi lobi Dekanat yang lebih nyaman bagi sivitas akademika, tenaga kependidikan, dan tamu, serta penyediaan halte/shelter untuk menunggu jemputan ataupun diskusi mahasiswa.

Fasilitas itu kemudian diresmikan Rektor Unpad Prof. Rina Indiastuti di acara tersebut. Dalam sambutannya Rektor mengapresiasi upaya FKG Unpad dalam mencanangkan diri sebagai fakultas “Smart and Green Dentistry” berbasiskan riset, teknologi, dan kecintaan akan lingkungan hidup.

“Mudah-mudahan sivitas akademika termasuk lulusan bisa konsisten membawa warna itu sebagai warna dari FKG Unpad,” kata Rektor.

Lebih lanjut Rektor mengatakan, setiap tahun, seluruh fakultas di Unpad menghasilkan inovasi untuk mendongkrak peringkat Unpad di tingkat dunia. Diharapkan, program yang dicanangkan untuk memperkuat internasionalisasi Unpad ini dapat terwujud. Salah satunya masuknya bidang ilmu kedokteran gigi dalam pemeringkatan perguruan tinggi berdasarkan bidang keilmuan.

“Mudah-mudahan reputasi Unpad melalui bidang ilmu yang dimiliki dapat terekognisi di tataran internasional. Kalau rank by subject-nya menguat, peringkat universitasnya juga ikut menguat,” ucapnya.

Ketua pelaksana kegiatan Dr. Anne Agustina, drg., M.K.M., mengatakan, rangkaian kegiatan “Smart and Green Dentistry 2” FKG Unpad sudah digelar sejak Maret lalu. Kegiatan diawali dengan olahraga lari dan sepeda secara virtual serta penggalangan donasi pengembangan kampus dan pendidikan.*

Share this: