Jalin Kerja Sama, Unpad dan Pemkab akan Optimalkan Aset Unpad di Garut

Rektor Universitas Padjadjaran Prof. Rina Indiastuti bersama Bupati Garut Rudy Gunawan menandatangi Nota Kesepahaman di Ruang Rapat Setda Garut, Selasa (6/9/2022). (Foto: Dadan Triawan)*

[Kanal Media Unpad] Universitas Padjadjaran menjalin kerja sama bidang pendidikan, penelitian, pengembangan, dan pengabdian kepada masyarakat dengan Pemerintah Kabupaten Garut. Kerja Sama diwujudkan melalui penandatanganan Nota Kesepahaman yang digelar di ruang rapat Kantor Setda Garut, Selasa (6/9/2022).

Penandatanganan Nota Kesepahaman tersebut dilakukan langsung Rektor Unpad Prof. Rina Indiastuti dengan Bupati Garut Rudy Gunawan. Pada pertemuan tersebut Rektor didampingi sejumlah Wakil Rektor, Direktur, dan Dekan Fakultas Keperawatan Unpad, sedangkan dari pihak Pemkab Garut hadir Sekretaris Daerah Kabupaten Garut Nurdin Yana.

Rektor mengatakan, kerja sama tersebut dilakukan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Garut melalui pemanfaatan aset Unpad berupa gedung pendidikan yang berlokasi di Jalan Proklamasi, Garut. Gedung pendidikan tersebut merupakan hasil hibah langsung dari Pemkab Garut.

“Kami sudah diberikan aset. Kalau (aset ini) isunya diarahkan ke kesehatan, kita ingin membangun fasilitas yang sifatnya menunjang kesehatan masyarakat, selain mendidik SDM Garut,” kata Rektor.

Untuk itu, Rektor meminta arahan Bupati Garut untuk mendorong fasilitas apa yang masyarakat Garut saat ini butuhkan di sektor kesehatan.

Menanggapi arahan tersebut, Rudy mengatakan bahwa Garut memerlukan klinik khusus ibu dan anak dengan fasilitas optimal. Hal ini disebabkan, ketersediaan klinik obstetri dan ginekologi di Garut terbatas, sedangkan jumlah angka kelahiran di Garut termasuk tinggi. Selain itu, angka kematian ibu dan bayi di Garut juga tinggi.

Karena itu, Rudy mendorong agar aset Unpad tersebut bisa dioptimalkan untuk mengembangkan fasilitas kesehatan khusus ibu dan anak. “Unpad bisa sediakan dokter spesialisnya, nanti kami akan bangunkan fasilitasnya,” ujarnya.

Selain dikembangkan menjadi klinik ibu dan anak, sebagian aset tersebut juga akan dikembangkan menjadi pusat pelatihan perawat berstandar internasional.

“Kami ingin perawat asal Jawa Barat ini bisa di-upgrade skill-nya dengan skill internasional, sehingga perawat-perawat asal Garut dan Jabar bisa berangkat ke luar negeri. Pendidikan keperawatannya di Unpad, nanti pelatihannya di Garut,” kata Rektor.

Usai penandatanganan Nota Kesepahaman tersebut, Rektor beserta rombongan kemudian meninjau aset Unpad. Aset yang sebelumnya merupakan Gedung Akademi Keperawatan Garut tersebut dihibahkan untuk kemudian dikelola penuh oleh Unpad.*

Share this: