Ragam Reaktualisasi Nilai Sumpah Pemuda di Lingkungan Mahasiswa

sumpah pemuda
Sejumlah tokoh muda inspiratif menjadi pembicara pada Talkshow “Transformasi Semangat & Reaktualisasi Nilai Sumpah Pemuda Dalam Menyongsong Indonesia Emas 2045” secara hybrid dari Grha Sanusi Hardjadinata Kampus Iwa Koesoemasoemantri, Jalan Dipati Ukur No, 35 Bandung, Jumat (28/10/2022). (Foto: Dadan Triawan)*

[Kanal Media Unpad] Memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-94,  Universitas Padjadjaran menggelar Talkshow “Transformasi Semangat & Reaktualisasi Nilai Sumpah Pemuda dalam Menyongsong Indonesia Emas 2045” dengan menghadirkan sejumlah tokoh muda inspiratif yang merupakan alumni Unpad.

Talkshow digelar secara hybrid dari Grha Sanusi Hardjadinata Kampus Iwa Koesoemasoemantri, Jalan Dipati Ukur No, 35 Bandung, Jumat (28/10/2022). Selain mahasiswa Unpad, hadir sejumlah mahasiswa Program Pertukaran Mahasiswa Merdeka (PMM) di Unpad yang berasal dari berbagai perguruan tinggi dari berbagai daerah di Indonesia.

Hadir sebagai pembicara yaitu Founder & CEO Haus! Gufron Syarif, Founder & CEO PT. Sinergi Medika Indonesia dr. Dani Ferdian, M.K.M., Sp. KKLP, Profesional Karier di BUMN & Kreator Konten Edukasi Vina Muliana, S.P., M.I.Kom, dan Putra Kebudayaan Jabar & Duta SDGs Unpad Raden Fabian M. Acara ini dimoderatori presenter yang juga alumnus Unpad Andromeda Mercury.

Pada kesempatan tersebut, Dani Ferdian mengatakan bahwa mahasiswa perlu mengetahui apa yang menjadi tujuannya. Proses mencapai tujuan ini perlu mulai dibangun sejak mahasiswa.

“Teman-teman mahasiswa, menurut saya tentukan ujungnya mau jadi apa, bangun kepakarannya di sana, nanti tinggal menunggu momentum dia akan jemput takdir sejarahnya,” kata Dani.

Sementara itu, bagi mahasiswa yang tertarik bisnis, Gufron Syarif memberi pesan kepada mahasiswa untuk banyak melakukan riset. Fasilitas di kampus pun perlu dimanfaatkan secara optimal dalam  melakukan riset .

“Mumpung ada di kampus, banyak akses ke perpustakaan, banyak akses ke jurnal, pelajari dengan baik, manfaatkan dengan baik,” ujar Gufron.

Sementara itu Vina Muliana mengatakan bahwa masa kuliah merupakan masa baginya untuk eksplorasi dan menemukan minat. Ia juga menekankan pentingnya membangun relasi.

Vina juga mengatakan bahwa konsistensi sangat didukung dari lingkungan. Untuk itu, penting bagi mahasiswa untuk membangun lingkaran pertemanan.

Mahasiswa perlu membentuk circle yang setidaknya terdiri dari orang yang dapat menjadi sandaran ketika situasi sulit, mereka yang dapat menjadi jembatan pada kesempatan-kesempatan baik, dan mereka yang dapat mendorong untuk menjadi lebih baik.

“Main boleh sama siapa saja, tetapi untuk masuk ke circle kita harus selektif,” kata Vina.

Acara tersebut dibuka oleh Rektor Unpad Prof. Rina Indiastuti. Rektor berharap acara ini dapat membawa pencerahan bagi mahasiswa mengenai apa yang akan dilakukan terutama dalam menyongsong Indonesia Emas tahun 2045.

 “Mudah-mudahan hasil acara ini bisa menjadi inpirasi para mahasiswa dan kami semua seperti apa peran pemuda di saat ini dan ke depan,” kata Rektor Unpad Prof. Rina Indiastuti saat membuka acara.

Rektor mengatakan, mahasiswa merupakan sumber daya manusia yang diandalkan bangsa Indonesia. Rektor berharap mahasiswa dapat menjadi talenta, yang memiliki kreasi dan bermanfaat bagi orang lain.

Pada kesempatan tersebut, secara simbolis Rektor memberikan penghargaan kepada 50 mahasiswa berprestasi Unpad dari berbagai bidang, yaitu: olah raga, penalaran, seni, pengabdian kepada masysarakat, dan kewirausahaan. (arm)*

Share this: