sawitri supardi
Sivitas akademika, tenaga kependidikan, dan kerabat melakukan salat jenazah dan doa bersama pada upacara pelepasan Guru Besar Emeritus Fakultas Psikologi Universitas Padjadjaran Prof. Dr. Sawitri Supardi Sadarjoen, Psi. Klin., pada upacara pelepasan yang digelar di Masjid Al-Jihad Unpad Kampus Iwa Koesoemasoemantri, Bandung, Selasa (1/11/2022). (Foto: Dadan Triawan)*

[Kanal Media Unpad] Universitas Padjadjaran kembali kehilangan salah seorang guru besarnya. Prof. Dr. Sawitri Supardi Sadarjoen, Psi. Klin., Guru Besar Emeritus dari Fakultas Psikologi meninggal dunia pada usia 79 tahun di Jakarta, Senin (31/10/2022) pukul 13.35 WIB.

Almarhumah Prof. Sawitri Supardi merupakan Guru Besar bidang Psikologi Klinis. Lahir di Jakarta, 20 Maret 1943, Prof. Sawitri mengenyam pendidikan Sarjana di Fapsi Unpad pada tahun 1961. Bersama 29 rekan-rekannya, ia merupakan mahasiswa angkatan pertama di Fapsi Unpad.

Dalam artikel yang diterbitkan Kanal Media Unpad, 10 Oktober 2011, disebutkan, selain aktif mengajar, Prof. Sawitri juga aktif menulis buku dan artikel. Hal ini dilakukan sebagai upaya almarhumah dalam membagi ilmu pengetahuan dan membantu banyak orang mengatasi berbagai masalah psikologisnya.

Prof. Sawitri Supardi pernah menjadi pengisi tetap rubrik “Konsultasi Psikologi” di harian Kompas. Artikel-artikel yang pernah ditulisnya ini pun dikumpulkan dalam beberapa judul buku terbitan Penerbit Buku Kompas. 

Prof. Dr. Sawitri Supardi Sadarjoen, Psi. Klin. (Foto: Arsip Kantor Komunikasi Publik Unpad)*

Beberapa buku ini yaitu Pendampingku tak Seperti Dulu Lagi, Pernak-pernik Hubungan Orang Tua-Remaja, Anak Bertingkah Orang Tua Mengekang, dan Jiwa yang Rentan, Pernak-pernik Permasalahan Kepribadian, Kejiwaan, dan Stres.

Prof. Sawitri Supardi sendiri lebih mendalami bidang Psikologi Klinis karena menurutnya, bidang ini langsung berkaitan dengan individu. Bidang ini lebih mendalami tentang keadaam manusia daripada bidang psikologi lain.

Dalam praktiknya, Prof. Sawitri Supardi lebih banyak berkecimpung di dunia Psikologi Kesehatan, untuk membantu pasien-pasien dalam menghadapi proses kesembuhannya. Menurutnya, pasien dengan penyakit parah dan memerlukan proses perawatan yang lama juga memiliki masalah emosional.

Almarhumah mendapat penghormatan terakhir oleh segenap sivitas akademika, tenaga kependidikan, dan kerabat dalam upacara pelepasan yang digelar di Masjid Al-Jihad Unpad Kampus Iwa Koesoemasoemantri, Bandung, Selasa (1/11/2022).

Almarhumah dilepas oleh Wakil Rektor Bidang Keuangan dan Sumber Daya Unpad Prof. Dr. Ida Nurlinda, M.H. Selanjutnya, almarhum diberangkatkan menuju tempat peristirahatan terakhirnya di TPU Cikutra, Bandung.

Selain almarhum Prof. Sawitri, pada Senin (31/10/2022) lalu, Unpad juga kehilangan Guru Besar Emeritus Fakultas Ilmu Budaya Prof. Dr. Partini Sardjono Pradotokusumo.*

Share this: