unpad
Rektor Universitas Padjadjaran Prof. Rina Indiastuti dan Ketua Ikatan Alumni Unpad Irawati Hermawan meresmikan kantor perwakilan Unpad di Lantai 2 Menara Danareksa Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Rabu (5/4/2023). (Foto: Dadan Triawan)*

[Kanal Media Unpad] Dalam upaya meningkatkan jejaring dan kolaborasi institusi, Universitas Padjadjaran membuka kantor perwakilan di Jakarta. Kantor yang beralamat di Lantai 2 Menara Danareksa Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, tersebut telah diresmikan pada Rabu (5/4/2023).

Peresmian dilakukan langsung Rektor Unpad Prof. Rina Indiastuti dan Ketua Ikatan Alumni Unpad Irawati Hermawan. Acara peresmian tersebut dihadiri sejumlah tamu undangan dan pimpinan di lingkungan Unpad.

Dalam sambutannya Rektor mengatakan, ada beberapa dasar dibukanya kantor perwakilan di Jakarta. Pertama, kantor ini sebagai sarana untuk menjembatani kampus dengan para alumni. Menurut Rektor, banyak alumni prominen Unpad yang saat ini berkiprah di Jakarta.

“Tahun ini, usia Unpad mau 66 tahun. Telah banyak prestasi yang dihasilkan Unpad, salah satunya oleh alumni yang terus menerus mendukung Unpad. Kebanyakan jejaring alumni prominen Unpad berada di Jakarta,” kata Rektor.

Dasar kedua adalah untuk mendekatkan Unpad dengan para pemangku kepentingan yang berada di Jakarta. Bentuk pendekatan yang dilakukan adalah berupa akademik dan non-akademik.

Karena itu, kantor perwakilan ini tidak sekadar sebagai ruang pertemuan, tetapi juga menggelar program akademik berupa Program Magister Hybrid Project-based Learning. 

Ada lima program studi Magister yang ditawarkan pada Program Magister Hybrid Project-based Learning, yaitu: Magister Manajemen konsentrasi Advanced Hospital Management dan konsentrasi Manajemen Strategis; Magister Ekonomi Terapan Konsentrasi Ekonomi Digital; dan Magister Hukum dengan tiga konsentrasi: konsentrasi penggabungan hukum Pidana, Administrasi Negara, Bisnis dan Tata Ruang, dan Lingkungan, konsentrasi Hukum Infrastruktur, serta konsentrasi Hukum Bisnis.

Dua prodi selanjutnya adalah Magister Inovasi Regional dengan konsentrasi Data Sains, konsentrasi Inovasi dan Regulasi Infrastruktur, dan konsentrasi Enterprise Risk Management; serta Magister Pariwisata Berkelanjutan konsentrasi Manajemen Pariwisata Berkelanjutan.

Rektor mengatakan, Program Magister Hybrid Project-based Learning merupakan program yang menggunakan metode pembelajaran hibrid dengan penekanan berbasis proyek. Hal ini merupakan bentuk inovasi pendidikan Unpad di program Magister yang ditawarkan bagi masyarakat Jakarta.

“Mereka bisa bawa bahasan permasalahan dengan pendekatan proyek. Perkuliahan dilakukan dengan kombinasi on site dan daring,” ujarnya.

Dasar lainnya adalah kantor ini sebagai sarana mempromosikan berbagai inovasi dan program di Unpad. Inovasi yang dihasilkan para peneliti Unpad diharapkan dapat menarik perhatian industri di tingkat pusat. Hal ini diharapkan dapat mempercepat proses hilirisasi dan komersialisasi produk riset Unpad.

“Itu yang kami ingin dekatkan dengan industri, sehingga proses business matching bisa dilakukan di sini. Kami memandang perlu adanya kantor perwakilan Unpad di Jakarta,” kata Rektor.

Program lain yang ditawarkan di Kampus Jakarta adalah program pembelajaran non-gelar melalui platform MOOC “Unpad Luhung”. Platform Unpad Luhung hadir untuk mendekatkan edukasi maupun pencerahan di masyarakat lewat pendidikan non-gelar. Platform ini terbuka untuk dikerjasamakan dengan berbagai pihak.

“Berbagai institusi yang mau bersama dengan Unpad dipersilakan garap pasaranya. Kantor ini akan memudahkan untuk membantu penyelenggaran pendidikan non-gelar,” ucap Rektor.

Acara juga diisi dengan kuliah umum dari Ketua Bidang Pelaksanaan Jasa Konstruksi Satgas Pelaksanaan Pembangunan Infrastruktur IKN Kementerian PUPR RI Tri Sasongko Widianto sebagai simbolis dilaksanakannya Program Magister Hybrid Project-based Learning.*

Share this: