FTIP Unpad Gelar International Virtual Mobility Program

Suasana kegiatan International Virtual Mobility Program yang digelar Fakultas Teknologi Industri Pertanian Universitas Padjadjaran.*

[Kanal Media Unpad] Fakultas Teknologi Industri Pertanian Universitas Padjadjaran menyelenggarakan International Virtual Mobility Program (VMP) pada tanggal 21-23 November 2023.

Program yang digelar secara daring ini mengangkat tema besar “Trends and Innovations in Food Science and Technology to Address Future Challenges” dengan menghadirkan para peneliti dan akademisi dari luar dan dalam negeri yang berkompeten di bidangnya sebagai pembicara.

“VMP dapat dimanfaatkan sebagai sarana untuk bertukar pikiran antara peneliti, akademisi, mahasiswa dalam dan luar negeri, meningkatkan peluang jumlah mahasiswa internasional di universitas masing-masing, memberikan pengalaman internasional kepada dosen dan mahasiswa, serta menjadi kunci bagi membuka program lain,” ucap Dian Kurniati, S.Si., M.Si., Ph.D sebagai ketua kegiatan.

Pembicara dalam kegiatan ini : Dr. Randah Alqurashi dari King Faisal University (Arab Saudi); Prof. Yaya Rukayadi, Ph.D. dari Universiti Putra Malaysia (Malaysia); Rona Camille M. Lizardo-Agustin, Ph.D. dari University of the Philippines Los Baños (Philippines); Prof. Yukari Egashira dari Chiba University (Japan); Prof. Dr. Jasur Safarov dari Tashkent State Technical University (Uzbekistan); Prof. Gulum Sumnu dari Middle East Technical University (Turkey); Dr. Mohd Nizam bin Lani dari Universiti Malaysia Terengganu; Yana Cahyana, Ph.D., Bambang Nurhadi, Ph.D., and Tri Yuliana, Ph. D. dari Universitas Padjadjaran (Indonesia).

Acara dibuka secara resmi oleh Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Unpad Prof. Arief Sjamsulaksan. Dalam sambutannya Prof. Arief menyampaikan program mobilitas virtual ini menunjukkan kekuatan kolaborasi global dan kemajuan teknologi yang memungkinkan kita untuk terhubung dan berbagi pengetahuan lintas batas negara.

Dekan FTIP Unpad Dr. Ir. Sarifah Nurjanah, M.App.Sc., mengatakan, VMP yang menginjak penyelenggaraan ke-3 ini merupakan salah satu upaya untuk mewujudkan visi Unpad yaitu menjadi universitas kelas dunia.

“Sehingga merupakan bagian dari kepedulian kita terhadap kontribusi ilmu pengetahuan dan teknologi khususnya terhadap pemanfaatan biomassa. Mudah-mudahan, kita semua dapat memberikan kontribusi yang lebih besar terhadap keterlibatan internasional dalam waktu dekat,” ucapnya.

Melalui program VMP,  diharapkan hadirnya inovasi-inovasi inovatif yang tidak hanya mengatasi tantangan saat ini, tetapi juga membuka jalan menuju masa depan yang lebih tangguh, berkelanjutan, dan efisien. (rilis)*

Share this: