Tahap Persiapan Bersama

 

Mengapa diselenggarakan TPB di Unpad?

Tahun pertama merupakan sebuah langkah awal bagi para mahasiswa baru program sarjana dan sarjana terapan Unpad untuk memulai studi di Perguruan Tinggi. Tahun pertama juga merupakan masa transisi dari kehidupan SMA ke Perguruan Tinggi. Selain menghadapi lingkungan baru, pada tahun pertama Mahasiswa juga disatukan dari beragam latar belakang dalam satu naungan perguruan tinggi sehingga pada masa ini mahasiswa dianggap begitu perlu untuk diberikan bekal untuk siap menghadapi kehidupan barunya di perguruan tinggi.

Apa yang perlu Anda ketahui tentang TPB? 

  • TPB merupakan proses pembekalan yang diberikan kepada mahasiswa di tahun pertama masa studi.
  • TPB memberikan pembelajaran yang bersifat akademik dan pembekalan karakter yang menanamkan rasa kebersamaan dan mengenalkan nilai-nilai dan wawasan yang dapat menjadi penciri mahasiswa pada saat lulus di masa datang, meliputi:
  • Dalam TPB, mahasiswa dari berbagai fakultas digabungkan dalam satu kelas atau kelompok belajar agar dapat saling mengenal sesama mahasiswa Unpad lintas fakultas, sehingga diharapkan mahasiswa tidak hanya memiliki kebanggaan terhadap program studinya masing-masing, namun juga memiliki rasa memiliki terhadap almamaternya yang lebih luas yaitu Universitas Padjadjaran.

Berikut tautan untuk panduan TPB Unpad

Apa tujuan dan sasaran pelaksanaan TPB?

Tujuan diselenggarakannya TPB adalah untuk:

  • Memfasilitasi dan membantu mahasiswa baru untuk sukses melalui proses transisi.
  • Menyiapkan mahasiswa baru agar mampu dan siap menyesuaikan diri untuk mengikuti pendidikan di Unpad.
  • Menyiapkan mahasiswa baru agar mampu mengembangkan:
    • keterampilan mengelola relasi dengan sivitas akademika dan masyarakat
    • karakteristik pembelajar sepanjang hayat
    • kualitas pribadi yang selaras dengan nilai dan norma yang berlaku
  • Meningkatkan retensi dan mendukung upaya meningkatkan lulusan tepat waktu program sarjana (8 semester)

Sasaran dari TPB adalah terbentuknya mahasiswa baru yang memiliki:

  • Kesiapan akademik
  • Agenda pengembangan diri
  • Kepribadian dan karakter sesuai ciri khas Unpad
  • Kepedulian, kematangan emosi untuk berperan dan berkontribusi yang nyata dalam kehidupan kampus dan masyarakat

Apa capaian pembelajaran kegiatan TPB?

Sebagai capaian pembelajaran dari kegiatan TPB, mahasiswa baru akan memiliki:

  • Etika kewarganegaraan dan karakter baik yang diwujudkan dalam sikap religius, kepekaan dan kepedulian sosial serta menghargai keberagaman.
  • Kemampuan bahasa, berkomunikasi inter dan antar profesi serta kemampuan literasi.
  • Kemampuan berpikir kritis dan analisis serta mampu menjadi pembelajar sepanjang hayat.
  • Kesehatan dan gaya hidup yang baik.
  • Karakter kepemimpinan, kewirausahaan dan inovasi yang baik.

Bagaimana pelaksanaan perkuliahan TPB?

  • Mahasiswa dibagi ke dalam kelas yang terdiri atas mahasiswa dari berbagai fakultas (kurang lebih 40 orang per kelas) dan diampu oleh dosen dan fasilitator sesuai dengan mata kuliahnya.
  • Perkuliahan TPB akan dilaksanakan secara online/daring menggunakan platform Learning Management System (LMS) LiVE Unpad yang dapat diakses di reguler.live.unpad.ac.id. Pendaftaran akan dilakukan otomatis dan akan ada pemberitahuan via akun email unpad masing-masing.
  • Model pembelajaran TPB adalah  Blended Learning (sinkronus/tatap muka via video conference dan asinkronus/belajar mandiri) selama 16 kali pertemuan.
  • Jadwal kuliah TPB adalah hari Selasa dan hari Jumat (lihat tabel).
  • Kuliah perdana TPB dimulai Selasa 1 September 2020, yaitu Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris. Mahasiswa baru dipersilakan mengakses langsung (tidak perlu mendaftar) di website live.unpad.ac.id untuk mengikuti perkuliahan Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris secara asinkronus (menyaksikan tayangan video pembelajaran masing-masing).
  • Kuliah perdana TPB pada hari Jumat 4 September 2020, yaitu Agama, PKN dan OKK, mahasiswa dapat mengikuti secara sinkronus (langsung) via live streaming YouTube.
  • Metode perkuliahan secara sinkronus akan menggunakan Google Meet/Zoom Meeting/aplikasi lainnya sesuai dengan yang disampaikan oleh dosen masing-masing.
  • Metode perkuliahan secara asinkronus akan menggunakan reguler.live.unpad.ac.id (lihat Informasi cara penggunaan LiVE Unpad).
  • Pada setiap perkuliahan, mahasiswa diharuskan mengisi daftar kehadiran pada Google Form yang disediakan.

Info bagi mentor

FAQ

1. Mentor harus ngapain, dan mulai dari apa dulu?
Mulai dari langkah proyek no 1. Penjelasan ada pada buku panduan, kenalan dan menentukan proyeknya

2. Nanti pembelajaran tuh pakai LMS Unpad atau google meet
Bebas disesuaikan dengan kenyamanan Mentor & Tim. Namun kami menyarankan menggunakan keduanya untuk saling melengkapi kegiatan sinkronus dan asinkronus. Lakukan sesuai dengan yang disukai mentor

3. Projeknya mahasiswa sudah punya sendiri atau bebas, mentor yang bantu mereka menemukan ide proyeknya ?
Proyek adalah bidang yang diminati mentor dan dipilih oleh mahasiswa yang memilih sesuai minatnya. Mentor adalah Project/Product owner yang mengarahkan mahasiswa terlibat didalamnya. Namun dalam proses diskusi antara mentor dan mahasiswa, mungkin ada pengembangan dalam proyek tersebut yang berasal dari ide mahasiswa.

4. Terus pas tahap implementasi, sampai prototipe fisik atau mock up aja ?
Prototype dilakukan hingga implementasi di lapangan dalam skala pemula

5. Di buku panduan bilang bahwa 400 kelompok bersama-sama mengerjakan satu tema projek yang sama per kelompok. Maksudnya semua mentor harus sama proyeknya?
Proyek berbeda-beda setiap mentor. Namun, Kami sangat mengapresiasi semua bentuk ide dan gagasan, sehingga tidak menutup kemungkinan bahwa proyek mentor serupa dengan mentor lainnya.

6. Jadwal Mentoring bersama Mentor kapan?
Bebas dan Fleksibel. Dilakukan secara teratur dengan cara-cara yang kreatif, mentor dapat berinisiatif melalui cara-caranya masing-masing dengan mengutamakan prinsip-prinsip kreatifitas, inklusifitas dan inovatif.

7. Ada UTS /  UAS Tidak ada?
UTS dan UAS ditiadakan dalam bentuk ujian tulis serempak. Namun ada rubrik penilaian progres yang akan diberikan pada mentor untuk menilai perkembangan karakter sepanjang proses pelaksanaan. Penilaian tersebut yang akan diakumulasikan sebagai nilai UTS dan UAS.

8. Proyek nanti itu apakah sudah ditentukan dari unpad atau mentor bebas bikin proyek sesuai bidangnya?
Mahasiswa memilih mentor didasarkan atas tema / passion / project yang dituliskan  pada form pendaftaran, jadi mentor dipilih mahasiswa berdasarkan proyek yang diusulkan mentor
Topik Proyek; Passion mentor dibingkai dalam Konteks SDGs

9. Proyekya seperti apa?
Membimbing mahasiswa untuk melakukan proyek yang bermanfaat sebagai aktualisasi nilai-nilai Pancasila dan sebagai warga negara yang memiliki keinginan berkontribusi bagi bangsanya melalui aksi-aksi kreatif.

10. Ada laporannya?

Mahasiswa untuk menuliskan proses dan aksi-aksi nyatanya dalam Bahasa Indonesia yang baik dalam bentuk tulisan ilmiah dan popular sehingga masyarakat umum dapat terinformasikan akan Gerakan kreatif yang dilakukannya

11. Berapa banyak mahasiswa?
1 Mentor 15-16  Mahasiswa

12. Berapa lama?
16 Minggu, Menyelenggarakan proyek selama 1 Semester (lihat panduan)

13. Jadwalnya apakah membuat sendiri janjian dengan mahasiswa atau sudah ada jam khusus dari unpad?
1.Mentor melakukan proses pendampingan proyek secara kreatif dengan waktu yang fleksibel. Tidak perlu mengacu pada tanggal Asynchronous
2.Jam fleksibel menurut kesediaan mentor, cara dan waktu fleksibel selama 16 minggu. Tidak ditentukan Unpad.  Mentor juga tidak dibebani administrative dan kewajiban mengakses LMS.
3. Pertemuan dengan mentor dilakukan bersama mentor minimum satu kali satu minggu, dengan pendekatan yang dibebaskan sesuai karakter projek dan mentornya.

14. Temanya TPB kan tentang nilai Pancasila, untuk proyeknya apakah lebih ke pancasila atau bisa sesuai bidang mentor?
Sesuai dengan Mentor, kegiatan-kegiatan yang bermanfaat, proyek yang baik berkontribusi bagi kebermanfaatan, baik sosial atau komersial berorientasi kemajuan. Hal-hal yang mencerminkan kontribusi positif apapun bentuknya yang dilakukan dengan passionate dan kreatif.

15. Projeknya harus menghasilkan produk atau bagaimana?
Tidak. Proyeknya dapat berupa barang, gagasan, tulisan, karya bermanfaat dll. Orientasi pada Character Building, proyek menjadi wadah belajar. Produk bukan tujuan utama, yang utama adalah melatih karakter yang kompeten, inovatif dan kreatif.

16. Mahasiswa proyeknya harus beda – beda atau 1 mentor memberikan judul projek yang sama ?
Mahasiswa bersama-sama melakukan proyek yang sama sesuai proyek mentor. Bergotong-royong bersama-sama.