[Unpad.ac.id, 01/11/2012] Sebagai perwujudan dari Tridharma Perguruan Tinggi, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Keluarga Farmasi (Kema) Fakultas Farmasi Unpad menggelar kegiatan bertajuk “Bakti Desa 2012”. Kegiatan yang sebelumnya bertajuk Bina Desa ini merupakan program tahunan yang rutin digelar oleh BEM Kema Fakultas Farmasi Unpad.

Mengambil tema “Mengabdi Bersama untuk Mencerdaskan dan Menyehatkan Masyarakat”, kegiatan Bakti Desa ini terdiri dari beberapa rangkaian acara seperti Home Care, Pekan Pemberdayaan, Penyuluhan Narkoba dan Free Sex, Penyuluhan Obat dan Pengobatan Gratis, yang telah digelar dari bulan Mei hingga Oktober lalu di Desa Jatimukti, Kecamatan Jatinangor. Berangkat dari tema tersebut, kegiatan ini bertujuan sebagai bentuk pengabdian civitas akademika Fakultas Farmasi Unpad untuk membagi ilmu tentang kesehatan masyarakat untuk dipraktikkan di dalam kehidupan sehari-hari.
Selama bulan Mei hingga Oktober beragam kegiatan tersebut telah selesai dilaksanakan, yakni Home Care yang telah dilaksanakan pada 19 Mei lalu. Kegiatan ini dilakukan secara door to door ke rumah warga untuk melakukan sosialisasi mengenai PHBS (Pola Hidup Bersih Sehat). Kegiatan selanjutnya ialah Pekan Pemberdayaan, yaitu kegiatan pembinaan kepada ibu rumah tangga agar menjadi ibu rumah tangga yang kreatif dan inovatif dalam mengolah sampah serta mampu menghasilkan produk dari tanaman obat yang digelar di Balai Pertemuan Desa Jatimukti.
Kemudian, pada tanggal 17 Juli telah dilaksanakan kegiatan Penyuluhan Narkoba dan Free Sex di MTs Ar-Raudloh, Cileunyi dengan tema “Pronestyl (Pharmacist Talk About Drugs and Free Sex Prevention for Healthy Life)”. Kegiatan berupa talk show dengan pemateri dari Badan Narkotik Provinsi (BNP), dosen, dan mantan pengguna narkoba dengan tujuan untuk memberikan informasi dan pemahaman kepada siswa MTs mengenai bahaya narkoba, rokok dan free sex kepada siswa siswi MTs Ar-Raudloh.
Kegiatan Bakti Desa ini ditutup dengan Penyuluhan Obat dan Pengobatan Gratis yang digelar pada 7 Oktober lalu dengan melibatkan apoteker dan asisten apoteker di Fakultas Farmasi. Mengambil tema “Farmacare” kegiatan ini bertujuan untuk memupuk jiwa peduli lingkungan sosial sebagai peran Ilmu Farmasi dalam meningkatkan taraf kesehatan masyarakat Indonesia. Sekitar 120 warga antusias mengikuti kegiatan ini. Diharapkan, kegiatan ini dapat memberikan banyak manfaat kepada masyarakat, khususnya di Desa Jatimukti serta melatih peran tenaga kesehatan untuk berjalan sinergis dan harmonis dalam melayani masyarakat.
Ketua BEM Kema Fakultas Farmasi Unpad, Tegar Jolandraw, mengatakan kegiatan ini sangat baik digelar dimana partisipasi antara mahasiswa, dosen, dan karyawan di lingkungan Fakultas Farmasi sangat aktif. Selain itu, kegiatan ini diakuinya mendapat respons yang baik dari pihak warga Desa Jatimukti. “Kita belajar bagaimana menjadi mahasiswa yang dapat secara konkrit memberikan pengabdian kepada masyarakat sekitar dan kami sangat senang dengan respon yang sangat baik dari warga Desa Jatimukti Kecamatan Jatinangor,” jelasnya.*
Rilis oleh: BEM Kema Fakultas Farmasi Unpad/arf
