[Unpad.ac.id, 08/11/2012] Untuk meningkatkan dan mengembangkan kualitas pendidikan dan penelitian, Unpad terus melakukan serangkaian kerja sama dengan berbagai universitas, baik di dalam negeri maupun luar negeri. Salah satu bentuk kerja sama yang baru dilakukan adalah penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Unpad dengan Suez Canal University, Mesir.

Penandatanganan perjanjian antara kedua universitas tersebut dilakukan di Ruang Kerja Sama Kampus Unpad Bandung, Rabu (07/11) kemarin. Penandatanganan tersebut dilakukan oleh Wakil Rektor III Unpad, Dr.med. Setiawan, dr., dengan pihak dari Suez Canal University yang dalam hal ini diwakili oleh Prof. Dr. Mahmoud Abdel Mohsen.
Ditemui setelah penandatanganan, Dr. Setiawan mengungkapkan pendatangan kerja sama ini lebih difokuskan pada join research yang dilakukan di beberapa fakultas di Unpad, diantaranya ialah Fakultas Teknik Geologi (FTG), Fakultas Pertanian (Faperta), dengan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB). Untuk kerja sama dengan FTG sendiri, bentuk kerja sama yang akan segera operasional ialah penelitian mengenai analisis Hidrogeologi.
“Hasil diskusi antara Dekan FTG dengan Suez Canal, keduanya sepakat untuk melakukan kerja sama analisis Hidrogeologi. Pihak Suez Canal sendiri akan mencarikan profesor yang relevan dalam bidang tersebut,” jelas Dr. Setiawan.
Untuk kerja sama dengan Faperta, akan dilakukan kerja sama pembuatan irigasi untuk daerah yang sulit air. Di wilayah Indonesia sendiri, khususnya di bagian Indonesia Timur, ada musim-musim tertentu yang kekurangan sumber air. Oleh karena itu, Dr. Setiawan optimis bahwa kerja sama penerapan teknologi irigasi di daerah tersebut akan berjalan dengan baik.
Selain join research, bentuk kerja sama yang sifatnya terinstitusionalisasi ialah rencana pembukaan Program Studi Ekonomi Islam yang akan dibuka di Fakultas Ekonomi dan Bisnis. Namun, mengingat program studi yang akan dibuka itu benar-benar baru, maka Unpad pun akan melakukan pertukaran pelajar dan dosen dengan pihak dari Suez Canal. “Pembantu Dekan I FEB sendiri sudah mendorong para pengajar pengampu di Program Studi tersebut untuk bisa dikirim ke Mesir, untuk mempelajari bagaimana Ekonomi Islam di sana,” ujar Dr. Setiawan.
Bentuk kerja sama lainnya ialah summer course dan beasiswa studi lanjut di Mesir. FEB sendiri telah memiliki program untuk mengirimkan mahasiswa dengan kuota 5 orang untuk mengikuti summer course di Mesir. Namun, Dr. Setiawan sendiri berharap agar kuota tersebut bisa diperbanyak yang nantinya akan merangkul lebih banyak mahasiswa lagi untuk dikirim ke sana.
Diharapkan, tahun 2013 nanti kerja sama dengan Suez Canal University akan segera dilaksanakan. Hal tersebut tentunya akan memperkaya pengembangan penelitian dan pendidikan antara Unpad dan Suez Canal University. “Dalam konteks hubungan diplomatik, Indonesia dan Mesir telah lama menjalin kerja sama dalam berbagai pihak. Karena kedekatan inilah, kerja sama yang dilakukan antara Unpad dengan Suez Canal University dilaksanakan,” pungkasnya.*
Laporan oleh Arief Maulana/mar
