Saat Para Pelajar Sekolah Dasar Menjadi Mahasiswa di Kinderuniversitat

Wakil Rektor III Unpad, Dr. med. Setiawan, dr., sedang menyampaikan materinya dihadapan para pelajar sekolah dasar pada acara Kinderuniversitat di Bale Sawala, Unpad Jatinangor, Sabtu (3/11). (Foto: Indra Nugraha)

[Unpad.ac.id, 03/11/2012] Sebuah ruang kuliah, materi, seorang dosen, dan para mahasiswa. Hal-hal tersebut nampaknya lumrah dalam suatu perkuliahan yang diadakan di sebuah kampus. Namun, menjadi menarik ketika para dosen dan guru besar itu menyampaikan materi yang mereka miliki bukan kepada para mahasiswanya, melainkan para siswa sekolah dasar (SD) dan sederajat.

Wakil Rektor III Unpad, Dr. med. Setiawan, dr., sedang menyampaikan materinya diantara para pelajar sekolah dasar pada acara Kinderuniversitat di Bale Sawala, Unpad Jatinangor, Sabtu (3/11). (Foto: Indra Nugraha)

Peristiwa langka dan cukup unik tersebut terjadi dalam acara Kinderuniversitat yang diadakan oleh Unpad, DAAD (Deutscher Akademischer Austausch Dienst), dan Kedutaan Besar Federal Jerman. Kinderuniversitat yang kurang lebih bermakna Universitas Anak-anak ini merupakan salah satu produk inovatif pendidikan dari Jerman. Disini, para dosen Unpad yang notabene merupakan alumni dari universitas asal Jerman yang akan mengajarkan materi mereka kepada para siswa SD.

Kinderuniversitat yang mengangkat tema “Mengetahui Banyak Hal itu Menyenangkan” diselenggarakan untuk menunjukan pada anak-anak bahwa ilmu itu menarik serta menggelitik rasa ingin tahu yang biasanya dimiliki oleh anak-anak. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk memberitahukan kehidupan sebuah kampus pada anak-anak.

Kinderuniversitat itu diadakan untuk memberikan informasi pada anak-anak apa itu ilmu, untuk kasih pengalaman di abidang ilmu, serta memberikan pengetahuan mengenai suasana di sebuah kampus, apa yang mahasiswa lakukan,” jelas Jutta Kunze, M.A., dari DAAD.

50 Universitas di seluruh dunia telah menyelenggarakan program ini. Unpad sendiri merupakan universitas pertama di Indonesia yang menyelenggarakan program yang ditahun 2012 ini merupakan kali kedua pelaksanaannya.

Berlangsung di Bale Sawala, Gedung Rektorat Unpad Jatinangor, Sabtu (03/11). Kuliah pertama yang diikuti oleh kurang lebih 150 orang siswa SD tersebut diberikan oleh Wakil Rektor III Unpad, Dr. med. Setiawan, dr. Dalam kuliahnya yang berjudul “Apa Sih Universitas itu?”, Dr. Setiawan mempergunakan materi yang sederhana, bahasa-bahasa yang tak sulit untuk dicerna, serta tampilan materi visual yang sangat menarik.

“Kalau kalian ingin jadi dokter, kalau kalian ingin jadi guru yang baik, maka kalian memerlukan sekolah sampai tingkat yang tinggi yang disebut universitas,” ujarnya dalam perkuliahan tersebut.

Dr. Setiawan yang juga merupakan alumni dari Jerman sekaligus pimpinan dari Unpad ini mengaku selain dalam rangka kerja sama dengan mitra kerja sama utama yang dimiliki Unpad, kegiatan ini juga merupakan salah satu bentuk pengabdian yang dilakukan oleh Unpad untuk masyarakat, terutama dalam membina para generasi muda agar memilki visi jauh kedepan.

“Dampak dari kegiatan ini diharapkan anak-anak yang mengikuti akan mendapatkan pengalaman yang luar biasa dan bisa memotivasi mereka agar lebih maju,” tuturnya.

Sementara itu, dikatakan Ketua Pelaksana kegiatan ini, Dr. Phil. N. Rinaju Purnomowulan, Kinderuniversitat yang berlangsung hingga tanggal 15 Desember mendatang ini akan diisi kegiatan perkuliahan lainnya juga di beberapa fakultas yang ada di Unpad. Para siswa SD yang untuk sementara menjadi mahasiswa itu nantinya akan mendapatkan kegiatan perkuliahan di Fakultas Pertanian, Fakultas MIPA, Fakultas Peternakan, Fakultas Kedokeran, serta Fakultas Ilmu Budaya. Tiap-tiap fakultas tersebut akan memberikan tema kuliah yang bermacam-macam namun dengan topik berupa pertanyaan yang kadang selalu ada di benak anak-anak seperti kuliah yang diberikan oleh Dr. Setiawan.

Dr. Rinaju juga berharap acara ini dapat membuat anak-anak jadi lebih cerdas serta lebih termotivasi untuk mencari dan menggali ilmu pengetahuan. Pengalaman yang terjadi pada anak-anak juga menjadi salah satu hal yang mesti didukung guna membentuk kepribadian mereka. “Jadi yang diharapkan pada akhirnya tentu terbentuknya kepribadian unggul pada anak-anak tadi,” tambahnya.

Ditemui seusai perkuliahan, Yoga Fadila Ramdhani beserta teman-temannya yang berasal dari SD Ciawi, Jatiangor ini mengaku senang dapat mengikuti kegiatan serta melihat-lihat apa yang ada di sebuah universitas. Yoga secara pribadi juga mengaku mendapatkan sesuatu dari acara yang ia ikuti ini. “Disini saya dapetin ilmu aama pengetahuan baru,” ucapnya.*

Laporan oleh: Indra Nugraha/mar

Share this: