[Unpad.ac.id, 05/12/2012] Sebanyak lima orang perwakilan dari Ambalan-Racana Unpad (UKM Pramuka Unpad) akan mengikuti Jambore Maritim yang diselenggarakan oleh Pengakap Malaysia pada tanggal 11 sampai 18 Desember 2012 di Kepulauan Langkawi, Malaysia. Mereka ialah Yunita Anggraeni (Fak. Psikologi 2010), Muhammad Iqbal (Fak. Kedokteran 2010), Lalan Jaelani (Fak. Peternakan 2010), Mohammad Suryana (Fak. Peternakan 2010), dan Muhammad Fikrur Rizki (Fak. Perikanan dan Ilmu Kelautan 2010).

“Kita senang dan bangga bisa menjadi perwakilan Unpad dan bergabung dengan kwartir lain se-Indonesia untuk dikirim ke Malaysia,” ujar Yunita saat diwawancarai di Ruang UPT Humas Unpad Gedung Rektorat Kampus Unpad Jatinangor, Selasa (04/12). Dalam Jambore tersebut, mereka akan mengikuti pelatihan tentang diving, snorkling, cara melakukan penyelamatan di laut, penanaman mangrove, serta pertukaran budaya.
Adapun dalam kegiatan pertukaran budaya, mereka akan membawa alat musik Karinding, yakni alat musik tradisional dari Jawa Barat, untuk dipamerkan di sana. Pemilihan Karinding tersebut didasarkan atas dorongan penuh dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disubudpar) yang ingin mempromosikan lebih luas alat musik tersebut. Dengan mengenalkan alat musik Karinding ke luar negeri, mereka pun berharap dapat menjadi salah satu promotor pembentukan wadah bagi alat musik di Indonesia.
Mengenalkan budaya Indonesia ke luar negeri pun menjadi kebanggaan tersendiri bagi Iqbal. Menurutnya, tidak semua orang di Indonesia berkesempatan untuk mengenalkan kebudayaan Indonesia di luar negeri. Oleh karena itu, Iqbal dan timnya akan mempersiapkan diri untuk bisa bermain karinding dengan baik agar bisa mengenalkan dengan baik salah satu produk budaya tersebut di mata dunia, selain persiapan fisik, mental, dan administrasi yang sudah dipersiapkan terlebih dahulu.
Yunita pun berpendapat sama. Ia pun berpendapat bahwa kesempatan yang baik ini harus dimanfaatkan dengan baik pula. Membawa nama Unpad dan Indonesia tentunya memiliki kebanggaan sendiri dengan tetap harus dijaga dan dipertanggungjawabkan. “Intinya, jangan tanya apa yang telah negara berikan kepada kamu, tapi tanya apa yang sudah kamu berikan kepada negaramu. Jadi ini salah satu hal yang saya berikan ke negara saya bahwa saya bisa membawa ini ke luar,” ujar Yunita mantap.
Mereka pun berharap agar pengetahuan yang akan didapat dalam Jambore tersebut dapat menjadi bekal bagi perkembangan dunia Pramuka, khususnya di Unpad. “Ini adalah salah satu kesiapan dari unit Pramuka Unpad untuk bisa mengharumkan nama Unpad,” ujar Yunita.*
Laporan oleh Arief Maulana/mar
