[Unpad.ac.id, 26/09/2013] Sekira 500 mahasiswa dari 49 perguruan tinggi di Jawa Barat mengikuti Workshop Program Wirausaha Muda Mandiri (WMM) dan Mandiri Young Teknopreneur (MYT) tahun 2013 yang diselenggarakan Bank Mandiri dan Unpad di Grha Sanusi Hardjadinata Unpad Kampus Bandung, Kamis (26/09).

Acara dibuka secara resmi oleh Wakil Rektor Bidang Pembelajaran dan Kemahasiswaan Unpad, Prof. Engkus Kuswarno, M.S. Menurutnya, acara ini sangat baik dilakukan dengan cakupan peserta para generasi muda. Sebab, kewirausahaan sejatinya harus dikembangkan sejak muda agar mampu meningkatkan jumlah wirausahawan di Indonesia yang saat ini masih belum memenuhi traget, yaitu sekitar 1,56% dengan target 2%.
“Mengutip tema workshop ini yaitu Yang Muda Yang Mengguncang Dunia, kewirausahaan haruslah dikembangkan oleh Anda, karena Anda nanti yang akan mengguncang dunia,” ujar Prof. Engkus kepada para peserta.
Workshop tersebut menghadirkan dua pembicara yang merupakan wirausahawan yang sukses, yaitu Nicko Widjaja, CEO dari Systec Group dan Wahyu Aditya, penggagas hellomotion dan Komite Desain Republik Indonesia. Acara juga dihadiri oleh Kepala Dinas Pendidikan Jabar, Wahyudin Zarkasyi.
Nicko membuka pemaparan mengenai wirausaha yang dijalankannya. Menurutnya, seorang wirausaha memiliki daya ofensif dalam strategi bisnisnya. Hal ini diwujudkan dalam bisnis yang dikembangkannya, yakni bisnis teknologi berbasis investasi ventura, yaitu suatu jenis investasi dalam bentuk pembiayaan modal dari suatu perusahaan kepada perusahaan mitranya. Jenis investasi ini diyakini masih belum banyak di Indonesia.
Melalui perusahaan yang dijalaninya, Nicko pun sukses melakukan investasi ventura kepada perusahaan rekanannya sehingga produknya kini banyak dipakai oleh publik. Nicko pun kini telah mengakuisisi situs Dwarapala, sebuah situs yang memudahkan seorang wirausaha untuk membuka toko online-nya.
“Saya melihat peluang bahwa banyak rekanan perusahaan yang berpotensi dikembangkan lebih jauh. Ini inovasi, kalau kita pikir inovasi tersebut dapat memberikan solusi kenapa nggak?” ujar Nicko yang juga dosen di Universitas Pelita Harapan.
Sementara itu, Wahyu Aditya memaparkan, wirausaha pun bisa dimulai dari hobi. Pria yang akrab disapa Waditya ini sehari-harinya bergelut di bidang desain dan industri kreatif. Bisnis tersebut berawal dari kecintaannya terhadap menggambar dan berimajinasi yang telah dilakukannya sejak kecil.
“Pada tahun 2006, saya mendirikan Kementrian Desain Republik Indonesia. Tujuannya, saya ingin menyebarkan gol mengenai semangat Indonesia melalui kekuatan audio visual. Pasalnya, banyak sekali logo-logo departemen/lembaga di Indonesia yang kaku dan tidak menarik. Langkah awal saya adalah mengubah semua logo itu menjadi menarik,” ujar Waditya yang juga menjadi finalis WMM 2009.
Ide itu pun berbuah manis, banyak visitor yang berkunjung ke situsnya. Semakin berkembang, Waditya pun rutin menggelar lomba desain yang mampu meraup sekitar 12.000 potensial desainer dengan 200 karya perminggu.
Waditya pun menyarankan para peserta workshop untuk mengikuti program yang menjadi CSR-nya Bank Mandiri. Diakuinya, meskipun ia menjadi finalis WMM sejak 4 tahun yang lalu, Bank Mandiri tetap mendukung dengan program jangka panjangnya.
“Saya merasakan banyak impact sejak mengikuti program WMM, yaitu mendapatkan binaan tentang bisnis, memperluas jaringan, bahkan berkesempatan dikirim ke Amerika untuk menjadi pembicara dan menjual barang dagangan saya hingga habis terjual,” kata Waditya.*
Laporan oleh: Arief Maulana / eh *
