Unpad Siap Berkontribusi dalam Peningkatan Daya Saing Bangsa

Prof. Dr. Rina Indiastuti, SE., MSIE., saat menjadi pembicara dalam “Seminar Perumusan Solusi Peningkatan Daya Saing Indonesia” di Aula MM Unpad Jln. Dipati Ukur 46 Bandung, Kamis 10 Oktober 2013 (Foto: Tedi Yusup) *

[Unpad.ac.id, 11/10/2013] Unpad ingin memberikan kontribusi berupa rumusan pemikiran untuk meningkatkan daya saing bangsa dari berbagai sektor dan dimensi.  Atas dasar itulah, sebagai salah satu rangkaian kegiatan Dies Natalis ke-56 Unpad, digelar “Seminar Perumusan Solusi Peningkatan Daya Saing Indonesia”.  Acara ini digelar atas kerja sama Unpad dengan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas).  Seminar dilaksanakan pada Kamis (10/10) kemarin di Aula MM Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unpad.

Prof. Dr. Rina Indiastuti, SE., MSIE., saat menjadi pembicara dalam “Seminar Perumusan Solusi Peningkatan Daya Saing Indonesia” di Aula MM Unpad Jln. Dipati Ukur 46 Bandung, Kamis 10 Oktober 2013 (Foto: Artanti Hendriyana) *

“Unpad juga kan punya dharma ketiga, pengabdian pada masyarakat, nah buah-buah pikiran itu diharapkan bisa di adopt oleh pemangku kepentingan misalnya oleh perencana yaitu Bappenas, oleh perumus kebijakan, bahkan oleh masyarakat,” ungkap Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Sistem Informasi,  dan Keuangan Unpad, Prof. Dr. Rina Indiastuti, SE., MSIE yang juga menjadi pembicara pada acara tersebut.

Bertindak sebagai pembicara pada acara ini adalah para intelektual/akademisi Unpad yang juga menjadi penulis buku sebagai output dari kegiatan ini. Mereka adalah Yuyun Wirasasmita, Ganjar Kurnia, Sutyastie S. Remi, Ernie Sule, Rina Indiastuti, Oekan S. Abdoellah, Dede Mariana, Ina Primiana, Nury Effendi, Budiono, Ronnie Natawidjaja, Kodrat Wibowo, Arief Anshory Yusuf, Yayan, Deni K. Sunjaya, Maman Setiawan, Mohamad Fahmi, R.M. Purnagunawan, An An Chandrawulan, dan Adiatma Siregar.

Dengan memperhatikan berbagai dimensi dan sektor, masing-masing intelektual mengusulkan 5 solusi prioritas untuk menjawab 5 permasalahan prioritas. Solusi tersebut dinilai paling efektif untuk dilaksanakan oleh masyarakat dan pemerintah dalam rangka peningkatan daya saing ekonomi Indonesia.

Sebelum seminar tersebut digelar, beberapa kegiatan FGD telah dilaksanakan sejak September 2013 lalu untuk memvalidasi hasil identifikasi 5 masalah prioritas dan usulan solusinya.  Seminar kemudian dilaksanakan untuk memvalidasi usulan solusi yang bersifat prioritas untuk setiap dimensi dan sektor serta integrasinya dalam rangka peningkatan kesejahteraan rakyat.

“Jadi kita tidak hanya membuat buah pemikiran, tetapi harus mengidentifikasi lima masalah  prioritas dari setiap sektor atau dimensi, lalu lima solusi prioritas. Nah untuk mengidentifikasi  itu banyak diskusi yang kita lakukan, maka keluarlah paper pada hari ini,” ungkap Prof. Rina.

Hasil seminar tersebut nantinya akan dirumuskan dan disempurnakan  untuk kemudian dijadikan buku. Buku akan diserahkan Rektor Unpad ke Bappenas akhir Oktober ini. Kegiatan ini diharapkan dapat menjembatani akademisi dan pemerintah, sehingga dapat ditemukan terobosan baru untuk meningkatkan daya saing bangsa.

“Kita juga akan mengundang dari berbagai kementerian terkait, kita akan coba diseminasikan. Mudah-mudahan bisa di-adopt oleh pemerintah atau pengambil kebijakan,” tutur Prof. Rina. *

Laporan oleh: Artanti Hendriyana / eh *

Share this: