[Unpad.ac.id, 23/01/2013] Rektor Unpad, Prof. Ganjar Kurnia beserta pimpinan di lingkungan Unpad melakukan monitoring ke beberapa lokasi KKNM-PPMD Integratif Unpad Periode Januari – Februari 2014, Rabu (22/01). Monitoring tersebut dilakukan secara tersebar di 4 lokasi KKNM, yaitu Kabupaten Tasikmalaya, Ciamis, Garut, dan Sumedang.

Rektor sendiri melakukan monitoring di Kecamatan Sukaratu, Kabupaten Tasikmalaya. Ada 3 desa yang dikunjungi, yaitu Desa Sukaratu, Desa Indrajaya, serta Desa Sukagalih. Di Desa Indrajaya, Rektor pun mengunjungi SDN Sukaratu I. Di sekolah tersebut, para mahasiswa KKNM Desa Indrajaya sedang memberikan pengajaran kepada anak-anak.
Didampingi istri, Yatti Ganjar Kurnia, dan Wakil Ketua LPPM Unpad, Sondi Kuswaryan, Ir., M.S., Rektor bertanya kepada setiap mahasiswa KKNM tentang apa yang telah didapat selama melaksanakan KKNM. Berdasar pada tema KKNM Unpad yaitu “Belajar dari Masyarakat”, peserta KKNM dituntut untuk merasakan denyut kehidupan masyarakat di desa yang ditinggali. Sehingga, setelah KKNM selesai setiap kelompok menuangkan gagasan untuk bagaimana memajukan desa tersebut.
Dari 3 desa yang didatangi, satu persatu mahasiswa pun bercerita mengenai kondisi dari setiap desa. Rektor pun mengimbau kepada setiap mahasiswa KKNM untuk lebih meningkatkan rasa keingintahuan dan kepekaan terhadap segala permasalahan yang ada di desa tersebut.
“Sebenarnya banyak masalah yang bisa kita solusikan berdasarkan ilmu yang dipelajari. Solusi tersebut kemudian dituangkan ke dalam laporan KKNM,” kata Rektor.
Meskipun baru 2 minggu, para mahasiswa pun mengaku betah melaksanakan KKNM. “Desanya nyaman, saya belajar banyak dari masyarakat desa. Ini yang membuat saya betah melaksanakan KKNM,” ucap salah seorang mahasiswa KKNM di desa Sukagalih.
[nggallery id=101]
Foto-foto oleh: Tedi Yusup / Humas Unpad
Rektor pun berharap, para mahasiswa dapat mengoptimalkan waktu KKNM yang tersisa untuk lebih mempelajari kondisi dan permasalahan di desa yang ditinggali. “Masih ada waktu 2 minggu sebelum pulang. Manfaatkanlah waktu tersebut dengan sebaik-baiknya dan tetap jaga nama baik almamater,” pesan Rektor.
Sementara itu, Kepala Sekolah SDN Sukaratu I, Saepudin, S.Pd., mengapresiasi mahasiswa KKNM Unpad. “Kami sangat berterima kasih para mahasiswa di sini dapat ikut mengajar di kelas. Mahasiswanya pun sangat ramah meskipun masih agak canggung berbahasa Sunda,” ujarnya.
Sebelumnya, Selasa (21/01) malam, Rektor pun mengunjungi Desa Cikeusal, di Kecamatan Tanjungjaya, Tasikmalaya untuk menonton kesenian tradisional Sunda. Ada 5 jenis kesenian yang ditampilkan, yaitu Syi’iran, Tutunggulan, Terebang Sejak, Terebang Buhun, dan Beluk. *
Laporan oleh: Arief Maulana / eh *
