Sekolah Bisa Mengisi PDSS SNMPTN Mulai Hari Ini Hingga 6 Maret 2014

Prof. Ganjar Kurnia (kanan) bersama dengan Koordinator IT SNMPTN 2014, Emil Budianto (tengah), dan Eddy Nurmanto, SSi., MBA (Kepala UPT TI Unpad) saat konperensi pers Pengisian PDSS SNMPTN (Foto oleh: Tedi Yusup)*

[Unpad.ac.id, 6/01/2014] Pengisian Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS) sebagai tahapan awal mengikuti Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2014 akan dibuka pada tanggal 6 Januari hingga 6 Maret 2014. Panitia SNMPTN pun menargetkan sekitar 15 ribu SMA dan sederajat di Indonesia akan melakukan pengisian PDSS.

Prof. Ganjar Kurnia (kanan) bersama dengan Koordinator IT SNMPTN 2014, Emil Budianto (tengah), dan Eddy Nurmanto, SSi., MBA (Kepala UPT TI Unpad) saat konperensi pers Pengisian PDSS SNMPTN (Foto oleh: Tedi Yusup)*
Prof. Ganjar Kurnia (kanan) bersama dengan Koordinator IT SNMPTN 2014, Emil Budianto (tengah), dan Eddy Nurmanto, SSi., MBA (Kepala UPT TI Unpad) saat konperensi pers Pengisian PDSS SNMPTN (Foto oleh: Tedi Yusup)*

“Pada Tahun Ajaran 2012/2013 lalu sudah 12 ribu sekolah terdaftar di PDSS. Untuk tahun ini kita targetkan menjadi 15 ribu sekolah,” ujar Ketua Panitia SNMPTN 2014, Prof. Ganjar Kurnia saat melakukan jumpa pers di Hotel Aston Primera, Bandung, Sabtu (04/01).

Lebih lanjut Prof. Ganjar menjelaskan, pengisian PDSS bisa dilakukan di laman http://pdss.snmptn.ac.id. Pengisian kali ini merupakan pengisian kedua sejak pertama diterapkan pada tahun 2013 lalu sehingga bagi sekolah yang telah mengisi PDSS sebelumnya dapat kembali mengisi dengan memasukkan Nomor Pokok Sekolah Nasional (NPSN) dan password untuk mengakses laman.

Sementara menurut Koordinator IT SNMPTN 2014, Emil Budianto, bagi sekolah yang sebelumnya belummendaftar dan memiliki password dapat langsung melakukan konfirmasi kepada panitia untuk mendapatkan password. “Untuk NPSN bisa diajukan ke Kemdikbud,” tambahnya.

Pengisian PDSS dilakukan langsung oleh Kepala Sekolah. Untuk tahun ini, pengisian PDSS meliputi nilai prestasi akademik seluruh siswa dari semester I sampai semester V serta catatan prestasi lainnya. Setelah pengisian PDSS oleh pihak sekolah, siswa langsung memverifikasi data tersebut hingga 6 Maret 2014.

Adapun pendaftaran SNMPTN untuk calon mahasiswa dibuka pada 17 Februari hingga 31 Maret 2014 melalui  http://snmptn.ac.id. Dalam hal ini, syarat bagi siswa untuk bisa mendaftar SNMPTN adalah memiliki Nomor Induk Siswa Nasional (NISN).

Emil mengungkapkan, apabila sekolah memiliki keterbatasan jaringan internet untuk mengisi PDSS dapat langsung mendatangi kantor pos di wilayahnya masing-masing untuk mengisi PDSS secara online. Panitia telah bekerja sama dengan PT Pos Indonesia dan PT Telkom sehingga pengisian PDSS di kantor tidak dipungut biaya.

“Apabila tetap tidak memungkinkan, sekolah dapat menghubungi PTN di wilayahnya untuk mengisi PDSS dengan cara membawa data PDSS dalam bentuk softcopy lalu mendatangi PTN terdekat untuk mengisi PDSS di sana, atau juga bisa PTN yang datang ke sekolah tersebut,” papar Emil.

Diharapkan, dengan adanya kemudahan di dalam pengisian PDSS, setiap sekolah di penjuru Indonesia dapat mengisi PDSS sehingga siswanya bisa mengikuti SNMPTN 2014.

Prof. Ganjar pun mengemukakan apabila sekolah tidak mengisi PDSS, maka siswa sekolah tersebut tidak bisa mendaftar dan mengikuti seleksi SNMPTN 2014. “Ini juga termasuk sekolah-sekolah yang di-blacklist karena melakukan kecurangan,” tambahnya.

Namun, pihak panitia SNMPTN sendiri akan membuka ruang bagi sekolah-sekolah yang diblokir sistem untuk melakukan klarifikasi. “Jika memang tidak bisa masuk ke sistem, bisa langsung hubungi Unpad selaku panitia penyelenggara. Kita akan melakukan klarifikasi dan jika lolos maka pemblokiran akan dibuka,” jelas Prof. Ganjar.

“Kita harapkan semua sekolah bersegera mengisikan PDSS,” tambahnya.

Panitia sendiri telah membuka layanan call center SNMPTN 2014. Layanan ini dapat dihubungi di 08041450450 dan http://halo.snmptn.ac.id/ .*

Laporan oleh Arief Maulana / eh *

Share this: