[Unpad.ac.id, 15/10/2014] Unpad melalui Fakultas Ilmu Budaya (FIB) melakukan penandatanganan “Memorandum of Understanding” (MoU) dengan harian The Jakarta Post. Penandatanganan MoU dilakukan oleh Rektor Unpad, Prof. Ganjar Kurnia, Dekan FIB Unpad, Yuyu Yohana Risagarniwa, PhD., dengan Executive Director The Jakarta Post, Riyadi Suparno di Ruang Rektor Gedung Rektorat Unpad Kampus Jatinangor, Rabu (15/10).

Kepala Pusat Kerjasama FIB Unpad, Erlina, M.Hum., menuturkan, penjajakan kerja sama dengan The Jakarta Post ini sebenarnya telah berlangsung setahun lalu melalui digelarnya Workshop Journalism Writing. Kegiatan tersebut digelar atas kerjasama The Jakarta Post dengan program studi Sastra Inggris FIB Unpad.
“Dari kerjasama tersebut berkembang hingga penandatangan MoU dan kita sepakat untuk mengadakan workshop dan rekrutmen di tahun 2014,” ujar Erlina.
Kerjasama dengan Unpad ini akan terfokus pada pemanfaatan e-paper yang dipublikasikan The Jakarta Post untuk kebutuhan pengajaran. Di prodi Sastra Inggris sendiri, pemanfaatan e-paper ini sering digunakan untuk kepentingan perkuliahan, seperti pada mata kuliah analisis wacana, critical discourse analysis, debating, dan reference reading comprehension.
“Kita akan jadikan e-paper ini sebagai referensi kuliah. Untuk itu, pada semester depan kita akan menggelar pelatihan pemanfaatan e-paper untuk para dosen dan mahasiswa, bukan cuma di FIB tapi juga di fakultas lainnya,” ujar dosen Sastra Inggris tersebut.
Kerjasama lainnya adalah menggelar lokakarya penulisan populer ilmiah di media masa untuk para dosen. Mengingat dosen memiliki kewajiban menulis artikel dan memublikasikannya di media masa, The Jakarta Post pun memberikan fasilitas bagi dosen Unpad untuk memublikasikan artikelnya di harian berbahasa Inggris tersebut.
Selain menggelar pelatihan lokakarya, The Jakarta Post juga akan melakukan rekrutmen bagi alumni Unpad. Rekrutmen ini baru pertama kali dilakukan, sehingga menurut Erlina, akan ada kendala bagi para pelamar. Terlebih syarat yang diajukan salah satunya adalah memiliki nilai TOEFL di atas 550.
“Kita akan kembangkan rekrutmen ini sebagai ajang pelatihan TOEFL dan kriteria penerimaan di The Jakarta Post. Jika animo mahasiswanya banyak, kita akan gelar pelatihannya juga,” tambah Erlina.
Kerja sama ini sangat direspons positif oleh Unpad. Diharapkan mahasiswa dan dosen dapat lebih giat menulis artikel dan memublikasikannya di Harian The Jakarta Post. Unpad pun akan dijadikan salah satu sentral pemberitaan dan peliputan The Jakarta Post.
“Kerja sama ini diharapkan dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya bukan hanya oleh FIB tapi juga seluruh fakultas di Unpad,” harap Erlina.*
Laporan oleh: Arief Maulana / eh *
