Usai Jalankan Tugas Sebagai Menteri, Prof. Armida S. Alisjahbana Kembali ke Kampus

Prof. Armida S. Alisjahbana (kiri), Prof. Ganjar Kurnia (tengah), dan Dr. Nury Effendi., SE., MA. (kanan) saat diskusi informal sebagai apresiasi bagi Prof. Armida yang baru usai menjalankan tugas sebagai Menteri Negara Perencanaan Pembangunan Nasional Republik Indonesia/ Kepala Bappenas *

[Unpad.ac.id, 13/11/2014] Berakhirnya masa kerja Kabinet Indonesia Bersatu II pada masa pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, maka berakhir pulalah masa kerja Prof. Dr. Armida Salsiah Alisjahbana, SE., MA., sebagai Menteri Negara Perencanaan Pembangunan Nasional Republik Indonesia/ Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas). Hal ini pun menandai kembalinya Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Unpad tersebut untuk kembali beraktivitas sebagai pengajar di Universitas Padjadjaran.

Prof. Armida S. Alisjahbana (kiri), Prof. Ganjar Kurnia (tengah), dan Dr. Nury Effendi., SE., MA. (kanan) saat diskusi informal sebagai apresiasi bagi Prof. Armida yang baru usai menjalankan tugas sebagai Menteri Negara Perencanaan Pembangunan Nasional Republik Indonesia/ Kepala Bappenas *
Prof. Armida S. Alisjahbana (kiri), Prof. Ganjar Kurnia (tengah), dan Dr. Nury Effendi., SE., MA. (kanan) saat diskusi informal sebagai apresiasi bagi Prof. Armida yang baru usai menjalankan tugas sebagai Menteri Negara Perencanaan Pembangunan Nasional Republik Indonesia/ Kepala Bappenas *

Untuk itu, pada Rabu (12/11) kemarin, Rektor Unpad Prof. Ganjar Kurnia, Dekan FEB Unpad Dr. Nury Effendi., SE., MA., beserta para guru besar dan civitas akademik FEB lainnya menggelar diskusi informal bersama Prof. Armida. Dalam diskusi tersebut Dekan FEB mengapresiasi kiprah Prof. Armida saat menjabat sebagai menteri.

“Prof. Armida telah melewati masa jabatannya dengan baik dan jauh dari kasus-kasus yang berbau negatif sehingga memberikan contoh yang baik sebagai seorang menteri dan telah mengakhiri masa jabatannya dengan soft landing,”ujar Dr. Nury.

Dalam diskusi tersebut, Prof. Armida juga banyak menyampaikan pengalaman serta ilmunya selama menjabat sebagai menteri. Menurutnya, periode jabatannya tersebut berlalu sangat cepat karena banyaknya tugas yang harus dilaksanakan dan masih berlanjut ke pemerintahan selanjutnya seperti pembuatan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2015-2019 dan Rencana Strategis (Renstra). Dengan pengalaman dan ilmu yang diperolehnya pada periode jabatannya tersebut, diharapkan dapat memperluas pengetahuan dan cara pandang civitas akademika FEB dalam melakukan analisis.

Menurutnya pula, saat ini posisi Bappenas yang langsung berada dibawah Presiden, menjadikan posisinya menjadi lebih strategis. Diharapkan dengan hasil kerja sama yang telah dibangun, bersama dengan posisi Bappenas yang menjadi lebih strategis, maka Unpad dan khususnya FEB dapat lebih berperan serta dalam perencanaan dan pelaksanaan pembangunan Indonesia.

“FEB perlu melihat kurikulumnya kembali, karena analisis-analisis ekonomi yang beredar baik di media maupun media sosial terkesan lemah dan dangkal,” tutur Prof. Armida.

Berbekal jaringan (networking) sebagai kekuatan yang sangat penting, Prof. Armida juga mengatakan bahwa banyak sekali manfaat yang dapat diperoleh oleh Unpad khususnya FEB. Manfaat tersebut diantaranya adalah kerja sama dengan berbagai instansi pemerintah maupun instansi internasional, antara lain dalam bentuk kerja sama penelitian.*

Rilis oleh: FEB Unpad/mar

Share this: